Mengenal 5 Pantangan Setelah Treatment HIFU Miss V

Mengenal 5 Pantangan Setelah Treatment HIFU Miss V

Di Tinjau oleh Dokter

Perawatan estetika kini tidak hanya berfokus pada wajah, namun juga mencakup area intim wanita. Salah satu perawatan yang semakin populer di dunia kecantikan adalah perawatan miss V menggunakan teknologi HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound). Teknologi HIFU memanfaatkan gelombang ultrasonik berintensitas tinggi untuk mengencangkan jaringan di area miss V. Tujuan dari perawatan ini adalah untuk meningkatkan elastisitas dan mengurangi ketidaknyamanan di area miss V. Namun, sebelum menjalani perawatan ini, Anda perlu memahami apa saja pantangan setelah treatment HIFU pada miss V agar mendapatkan hasil yang maksimal dan menghindari risiko terjadinya komplikasi. Anda dapat menemukan informasi lebih lanjut dalam artikel Plasthetic Clinic berikut ini!

Apa Itu Treatment HIFU Miss V?

Prosedur HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound) untuk miss V merupakan salah satu tindakan non-invasif yang menggunakan gelombang ultrasonik berintensitas tinggi yang difokuskan pada jaringan area intim wanita. 

Energi yang dihasilkan oleh gelombang ultrasonik ini memiliki kemampuan untuk menembus lapisan kulit terluar tanpa perlu melakukan pembedahan. Energi ini kemudian bekerja pada lapisan yang lebih dalam untuk merangsang produksi kolagen, yang memiliki peran penting dalam menjaga elastisitas dan kekuatan jaringan.

Tujuan utama dari treatment HIFU Miss V adalah untuk meningkatkan kekencangan dan elastisitas jaringan di area intim. Proses ini bermanfaat bagi wanita yang telah kehilangan kekencangan dan jaringan yang mengendur akibat berbagai faktor, seperti proses penuaan, melahirkan, atau perubahan hormonal. Dengan merangsang produksi kolagen, treatment ini dapat membantu mengembalikan kekencangan dan struktur alami jaringan di sekitar miss V.

Baca Juga: Mengenal Manfaat HIFU Miss V dan Prosedurnya

Apa Saja Pantangan Setelah Treatment HIFU Miss V?

Setelah menjalani perawatan HIFU pada area miss V, biasanya terdapat beberapa pantangan setelah treatment HIFU yang dianjurkan oleh dokter untuk diikuti, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut. 

1. Menghindari Melakukan Hubungan Intim

Setelah menjalani perawatan HIFU pada area miss V, penting untuk memberikan waktu bagi area tersebut untuk pulih sepenuhnya. Biasanya, dokter Anda akan menyarankan untuk menghindari melakukan hubungan intim dengan pasangan sekitar 3 hari setelah prosedur.

2. Tidak Menggunakan Produk Feminim Berbahan Kimia

Pasca-perawatan, sebaiknya Anda menghindari penggunaan sabun atau produk pembersih feminin dengan kandungan bahan kimia yang terlalu keras bagi kulit. Sebab, produk-produk tersebut dapat menyebabkan iritasi dan mengganggu proses penyembuhan alami area intim.

3. Menghindari Aktivitas Fisik Berat

Untuk sementara waktu, sebaiknya Anda menghindari aktivitas fisik yang berat, terutama aktivitas fisik yang melibatkan banyak gerakan di area panggul. Hal ini bertujuan untuk menghindari tekanan atau gesekan yang bisa mengganggu area yang baru saja dilakukan perawatan.

4. Menghindari Penggunaan Pakaian Ketat

Memakai pakaian yang terlalu ketat bisa menyebabkan gesekan dan tekanan pada area miss V. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memilih pakaian yang longgar dan nyaman, terutama dalam beberapa hari setelah menjalani treatment HIFU.

Baca Juga: Inilah 11 Cara Merawat Miss V Setelah Melahirkan Normal

5. Menghindari Berenang atau Berendam di Bathtub

Di samping itu, disarankan bagi Anda untuk menghindari aktivitas berenang atau berendam di bathtub dengan air panas maupun pergi ke sauna setelah menjalani perawatan miss V dengan HIFU. Sebab, berendam dalam air panas di bathtub  atau sauna dapat meningkatkan ketidaknyamanan dan rasa nyeri di area miss V. Selain itu, tindakan ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko infeksi dan menjaga agar area miss V tetap kering dan bersih selama proses penyembuhan. 

Banner Plastic Surgeon

Apa Saja Efek Samping Treatment HIFU Miss V?

Meskipun treatment HIFU untuk miss V dianggap aman, namun seperti prosedur lainnya, perawatan ini juga memiliki beberapa efek samping yang mungkin timbul. Berikut adalah beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah treatment HIFU untuk miss V.

1. Menyebabkan Luka Bakar pada Jaringan Vagina dan Perut

Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, salah satu kemungkinan efek samping yang dapat terjadi setelah menjalani treatment HIFU pada miss V adalah terjadinya luka bakar pada jaringan vagina atau area perut. Ini dapat terjadi jika energi ultrasonik yang digunakan terlalu tinggi atau jika prosedur ini tidak dilakukan dengan benar. Akan tetapi, risiko ini dapat dikurangi dengan menggunakan peralatan yang sesuai dan dilakukan oleh tenaga medis yang berpengalaman.

2. Gangguan pada Pencernaan

Meskipun jarang terjadi, sebagian wanita mungkin mengalami gangguan pencernaan ringan setelah menjalani perawatan HIFU pada miss V. Hal ini bisa terjadi akibat perubahan yang terjadi di area panggul yang dapat memengaruhi sistem pencernaan. Selain itu, gangguan pada pencernaan yang terkait dengan pengeluaran urine juga dapat terjadi setelah menjalani perawatan ini.

Baca Juga: Kenali 6 Cara Mengencangkan Miss V yang Mulai Kendur

3. Munculnya Rasa Sakit atau Nyeri

Beberapa wanita juga mungkin mengalami sensasi sakit atau nyeri di area yang telah menjalani prosedur. Namun, umumnya sensasi ini bersifat sementara dan akan mereda dengan sendirinya setelah 3 hingga 4 hari.

Melakukan perawatan HIFU pada area miss V dapat menghadirkan beberapa manfaat bagi kesehatan Anda, seperti meningkatkan kekencangan dan elastisitas jaringan pada area intim. Dengan mematuhi pantangan setelah treatment HIFU pada miss V yang telah dijelaskan sebelumnya, maka Anda dapat melalui masa pemulihan dengan aman dan nyaman.

Apabila Anda tertarik untuk menjalani perawatan ini, maka Anda bisa melakukannya di Plasthetic Clinic melalui perawatan Vaginal Tight. Di Plasthetic Clinic, proses perawatan Vaginal Tight akan dilakukan dengan bantuan teknologi HIFU yang canggih.

Cara kerja treatment ini melibatkan penggunaan gelombang ultrasonik berintensitas tinggi secara non-invasif pada area vagina. Energi ultrasonik ini merangsang produksi kolagen, yang sangat penting dalam mempertahankan elastisitas dan struktur jaringan vagina. Tujuannya adalah untuk mengencangkan jaringan yang telah mengendur akibat berbagai faktor seperti proses penuaan, melahirkan, dan lainnya.

Sebelum menjalani perawatan ini, sangat penting untuk menjalani sesi konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang terkait. Proses konsultasi ini diperlukan agar dokter dapat mengevaluasi kondisi Anda secara mendalam dan Anda juga dapat memahami risiko serta efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut atau untuk menjadwalkan konsultasi, Anda bisa langsung menghubungi tim kami di sini. Semoga informasi mengenai pantangan setelah treatment HIFU di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!

Ditinjau oleh: dr. Aema Y. Amir

Sumber:

  • https://yoona.id/blog/hifu-vagina-adalah-perawatan-mengencangkan-vagina-amankah/ 
  • https://www.halodoc.com/artikel/terapi-hifu-bisa-kembali-rapatkan-miss-v-benarkah 

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

Ini Efek Samping Sedot Lemak yang Perlu Kamu Ketahui

Read More

Ini Dia Biaya Transplantasi Rambut di Jakarta!

Read More

Facelift Adalah: Pengertian, Jenis, Serta Durasi Prosedurnya

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!