Search

Hati-hati ini Bahaya Efek Kegemukan pada Wanita!


Efek kegemukan pada wanita dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak hanya menjadi lebih mudah lelah ketika selepas naik tangga atau berjalan jauh, orang yang memiliki berat badan terlalu gemuk dapat rentan terkena penyakit-penyakit yang berbahaya. Oleh karena itu, apabila kamu terlalu gemuk atau mengalami obesitas, melakukan diet merupakan hal yang sangat baik demi kesehatan tubuh mu.


Seseorang bisa dikatakan terlalu gemuk atau obesitas ketika ia memiliki indeks massa tubuh (IMT) di atas 30, yang bisa dihitung dengan cara membagi berat badan dalam satuan kilogram dengan tinggi badan dalam satuan meter kuadrat. Memiliki kelebihan berat badan bisa memicu bahaya-bahaya pada tubuhmu. Yuk kita simak seperti apa bahaya yang mungkin dapat ditimbulkan apabila memiliki berat badan berlebih atau efek kegemukan pada wanita!


Apa saja Efek Kegemukan pada Wanita?


Ada beberapa efek yang ditimbulkan akibat kegemukan, dalam artikel ini fokus utamanya adalah wanita. Wanita dengan kelebihan berat badan atau kegemukan mungkin memiliki efek-efek tertentu yang dipengaruhi oleh berat badannya. Selanjutnya, berikut adalah efek samping yang mungkin saja terjadi, akan tetapi setiap orang memiliki efek yang berbeda-beda.


1. Menstruasi Tidak Teratur


Obesitas atau kelebihan pada berat badan dapat memicu ketidakseimbangan hormone dalam tubuh. Sementara itu, menstruasi yang tidak teratur diakibatkan oleh faktor ketidakseimbangan hormone dalam tubuh. Kelebihan lemak tubuh dapat mempengaruhi kinerja hormone, sehingga hormone tidak dapat berfungsi secara normal. Wanita dengan berat badan berlebih harus berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi.


2. Komplikasi Kehamilan


Wanita hamil yang terlalu gemuk cenderung lebih beresiko mengalami kadar gula darah tinggi dan tekanan darah tinggi. Hal ini kemudian dapat meningkatkan resiko terjadinya komplikasi selama masa kehamilan dan persalinan, diantaranya seperti keguguran, preeklamsia atau kelainan perkembangan dan fungsi plasenta, kelahiran secara prematur, mengalami pendarahan berat setelah melahirkan, kelahiran mati, hingga cacar otak dan sumsum tulang belakang pada bayi.


3. Tekanan Darah Tinggi / Hipertensi


Selanjutnya, efek kegemukan pada wanita juga memungkinkan terjadinya hipertensi atau tekanan darah yang terlalu tinggi. Salah satu resiko yang dialami adalah meningkatnya tekanan darah pada tubuh, sehingga banyak diantara kita yang memiliki berat badan berlebih pada tubuh mengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi yang mungkin juga dapat memicu penyakit jantung apabila pola hidup tidak segera diubah.


4. Mengalami Stress / Depresi


Kegemukan juga dapat memicu depresi. Orang yang merasa dirinya gendut atau kegemukan cenderung lebih mudah tertekan karena perasaan rendah diri menjadi salah satu faktor pengidap menjadi lebih mudah stress atau depresi. Kualitas hidup juga menjadi menurun dengan seringkali orang genemukan mengalami gangguan tidur yang identic dengan mendengkur. Jaringan lemak pada leher menekan saluran napas bagian atas, terutama ketika berbaring, yang menyebabkan pengidap mendengkur.


5. Mengalami Diabetes


Kelebihan berat badan dapat menyebabkan resistensi insulin, sehingga membuat kadar gula dalam darah meningkat. Apabila hal ini sampai terjadi, kamu mungkin beresiko terkena penyakit diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 beresiko untuk terkena gangguan kesehatan lain seperti penyakit jantung, gagal ginjal, stroke, hingga kebutaan.


Cara Mengurangi Efek Kegemukan pada Wanita



Kegemukan pada wanita dapat diminimalisir efeknya dengan memperbaiki gaya hidup menjadi jauh lebih baik. Setelah mengetahui efek kegemukan pada wanita, sekarang mari kita cari tahu mengenai apa saja yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir efek yang terjadi akibat kegemukan.


1. Mengonsumsi Makanan Sehat


Mulailah membiasakan diri dengan membatasi makan-makanan yang tidak sehat dan menggantinya dengan makanan sehat bergizi seimbang. Beberapa jenis makanan yang dimaksud adalah seperti makanan yang kaya akan serat, buah serta sayuran yang mengandung vitamin, mineral, dan serta, serta mengandung lebih sedikit kalori dibandingkan makanan lainnya.


Kamu juga bisa mulai mengkonsumsi sumber karbohidrat yang kompleks. Meski sedang berusaha menurunkan berat badan, kamu harus tetap mendapatkan asupan karbohidrat yang merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Batasi konsumsi yang banyak mengandung tepung, seperti kue, roti, dan mi, serta perbanyak karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, dan kentang.


2. Berolahraga secara Rutin


Berbagai jenis olahraga, seperti bersepeda, berenang, jogging, dan Latihan angkat beban sangat direkomendasikan untuk kamu menjalani program penurunan berat badan. Olahraga akan meningkatkan metabolisme tubuh sehingga kalori yang dibakar pun lebih banyak dan bisa mengurangi efek kegemukan pada wanita. Lakukan olahraga secara rutin dan konsisten ya!


3. Mengikuti Nutritionist Program


Nutritionist Program merupakan salah satu program yang dibentuk oleh Plasthetic Clinic demi memfasilitasi pasien untuk bisa meningkatkan kualitas hidup dengan menurunkan berat badan. Nutritionist program ini sendiri dipegang dan prosesnya dipantau oleh Dokter Spesialis Gizi Klinis, sehingga kamu dan dokter akan sama-sama berdiskusi mengenai pola makan, pola olahraga, serta pola hidup yang lebih teratur. Jangan sembarangan melakukan diet karena tiap-tiap program diet tidak dapat dilakukan oleh semua orang.


4. Melakukan Cek Nutrigenomik


Nutrigenomik adalah ilmu yang mempelajari respon gen terhadap makanan yang kamu makan, tujuannya adalah untuk mengetahui secara dini perubahan apa saja yang akan terjadi setelah makanan itu masuk ke dalam tubuh. Nutrigenomic dikaitkan dengan kejadian berbagai penyakit yang dapat disebabkan oleh makanan.


Program Nutrigenomik merupakan program pengaturan diet dan latihan fisik yang sudah dikembangkan dan diaplikasikan pada populasi dunia. Program ini dilakukan dengan melakukan pemeriksaan genetik DNA menggunakan air liur atau Saliva. Hasil dari pemeriksaan genetik yang sudah dilakukan akan diolah oleh dokter spesialis gizi klinik untuk kemudian akan disesuaikan dengan pola makan atau diet dan pola olahraga yang dibutuhkan.


Perawatan Wellness di Plasthetic Clinic