Breast Augmentation

Breast Augmentation

Bentuk payudara yang kecil atau kurang berisi seringkali menjadi kekhawatiran bagi wanita dalam menilai diri mereka sendiri. Kekhawatiran ini muncul khususnya setelah wanita melalui fase melahirkan dan menyusui, yang dapat memengaruhi bentuk payudara. Dua fase ini dapat menyebabkan perubahan kondisi payudara, yang pada gilirannya dapat mengurangi rasa percaya diri.

Kondisi di mana payudara tidak terlihat berkembang juga dapat menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian wanita, membuat mereka berpikir bahwa ada yang salah dengan tubuh mereka. Cacat bawaan atau pengalaman trauma dapat menjadi faktor yang menyebabkan payudara terlihat kecil. Masalah ini pun berujung pada hal yang sama, yakni kepercayaan diri yang menurun.

Untuk mengatasi kekhawatiran ini, banyak wanita memilih untuk menjalani operasi implan payudara. Metode ini diminati karena memberikan hasil yang cepat dan instan. Perubahan bentuk payudara dapat terlihat setelah menjalani operasi hanya dalam waktu 2 hingga 4 jam.

Procedure Purpose

Klinik kecantikan Plasthetic Clinic di Jakarta menyediakan operasi pembesaran payudara lewat layanan Breast Augmentation. Ada dua cara yang bisa Anda pilih untuk menjalani operasi ini, yaitu melalui prosedur operasi implan payudara atau menggunakan lemak (fat transfer).

Prosedur operasi implan payudara ini dilakukan dengan cara pemasangan implan (breast implants) di bawah jaringan parut atau otot dada. Salah satu jenis implan payudara adalah implan saline, yaitu menggunakan kantong silikon berisi air garam steril (air saline). Ada pula implan silikon, di mana kantung dan cairan di dalamnya sama-sama menggunakan bahan silikon.

Cara kedua adalah metode fat transfer. Metode ini menggunakan lemak manusia dari area tubuh lainnya untuk pengangkatan payudara. Lemak yang dikumpulkan kemudian dimasukkan ke payudara dengan metode injeksi.

Sebelum menjalani prosedur ini, Anda perlu melakukan konsultasi dengan dokter yang terkait terlebih dahulu. Plasthetic Clinic juga menyediakan layanan konsultasi pra prosedur pemasangan implan payudara untuk mendiskusikan masalah kesehatan serta metode Breast Augmentation yang sesuai. Di sini, pasien akan dijelaskan secara detail prosedur implan atau lemak yang akan dijalani.

Candidate

Prosedur Breast Implant Surgery dapat dilakukan pada pasien yang memenuhi beberapa kriteria tertentu, diantaranya sebagai berikut.

  • Pasien dengan bentuk atau ukuran payudara yang terlalu kecil
  • Pasien dengan permasalahan payudara mengendur dan kecil
  • Pasien dengan payudara yang mengalami cacat bawaan atau trauma

Duration

Umumnya, prosedur Breast Augmentation membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 2 hingga 4 jam. Durasi ini mencakup seluruh proses operasi, mulai dari persiapan pra-operatif, induksi anestesi, hingga tahap pemulihan awal di ruang operasi.

Downtime

Downtime yang diperlukan setelah menjalani prosedur Breast Augmentation umumnya berkisar antara 1 hingga 2 bulan. Dalam periode ini, pasien perlu menghindari aktivitas fisik yang berat serta menjaga kebersihan dan perawatan luka operasi sesuai instruksi dokter. Periode pemulihan ini juga mencakup waktu yang diperlukan bagi payudara untuk sembuh sepenuhnya, serta penyesuaian terhadap implantasi yang baru.

Risk of Complications

Breast Augmentation dapat menghasilkan efek samping yang dapat dirasakan pada tubuh. Biasanya, beberapa hari pertama setelah prosedur dianggap sebagai periode yang paling menyakitkan. Pada saat ini, Anda mungkin akan mengalami beberapa risiko komplikasi, termasuk:

  • Pembengkakan dan memar pada payudara.
  • Rasa sakit pada otot dada.
  • Kemungkinan adanya sedikit perdarahan di area sayatan.

Meskipun demikian, rasa sakit dan ketidaknyamanan ini cenderung berkurang dalam rentang waktu sekitar 5 hingga 7 hari. Untuk membantu mengurangi rasa sakit, dokter biasanya akan merekomendasikan penggunaan obat pereda nyeri, baik yang diresepkan maupun yang dijual bebas.

Risk of Complications

Our Doctor

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!

[show_faq_sp_old]

FAQ

Prosedur breast augmentation dilakukan dengan keamanan tinggi agar risikonya bisa diminimalisir. Sebelum operasi, anestesi diberikan agar pasien tidak merasakan sakit selama prosesnya. Kondisi kesehatan dan fisik pasien juga berpengaruh besar terhadap amannya prosedur ini, jadi kami akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dulu.

Durasi operasi breast augmentation hanya dilakukan selama 2-4 jam. Setelah operasi, pasien membutuhkan waktu downtime atau pemulihan selama 1-2 bulan. Selama proses tersebut, gunakan bra khusus dan jalani prosedur pemulihan sesuai rekomendasi kami.

Bisa. Rekonstruksi payudara akibat cacat, kecelakaan yang dialami, atau kanker payudara juga termasuk dalam prosedur breast augmentation Plasthetic. Konsultasikan saja masalah payudara Anda dan kami akan mencari solusi breast augmentation terbaik.

Pasien harus berada dalam keadaan sehat sebelum menjalankan prosedur ini. Makanlah makanan yang bergizi dan hindari merokok sebelum melakukan breast augmentation. Selain itu, lakukan konsultasi kepada dokter di Plasthetic mengenai prosedur ini.

Semua tergantung pada masalah dan kondisi tubuh Anda. Jadi, lebih baik melakukan konsultasi dengan lengkap agar kami bisa memberikan metode breast augmentation yang sesuai.

Penggunaan implan payudara tentu tidak dapat bertahan seumur hidup. Baik implan saline maupun implan silikon, keduanya akan bertahan antara 10 hingga 20 tahun. Namun, banyak individu yang melepasnya dalam kurun waktu 8 hingga 10 tahun.  Jika sudah mencapai waktu tersebut, disarankan untuk melakukan pemeriksaan atau kunjungan kontrol ke dokter untuk melakukan observasi lebih lanjut.

 

Bisa. Anda bisa menghubungi salah satu WhatsApp BC kami untuk mulai konsultasi secara online:

  • +62 811 819 1888 ( BC Lenny )
  • +62 812 9720 2869 ( BC Timi )
  • +62 813 1903 0041 ( BC Amy )

 

Seperti halnya prosedur bedah lainnya, operasi implan payudara juga memiliki beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan, seperti risiko infeksi, pendarahan, nyeri pada payudara, perubahan sensitivitas pada payudara dan puting, terbentuknya jaringan parut yang dapat mempengaruhi posisi implan, hingga perubahan ukuran payudara. Selain itu, setiap jenis benda asing yang dimasukkan ke dalam tubuh dapat menyebabkan reaksi penolakan dari tubuh, sehingga penting dilakukan di klinik yang dijalankan oleh dokter yang berpengalaman. Pasien juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin setiap beberapa tahun sekali untuk menghindari komplikasi yang tidak diinginkan.

Biaya operasi implan payudara dapat bervariasi untuk setiap individu, tergantung pada beberapa faktor seperti lokasi klinik atau rumah sakit, tingkat pengalaman dan reputasi ahli bedah, kompleksitas prosedur, serta biaya tambahan seperti biaya anestesi, perawatan pasca-operasi, dan biaya rawat inap di rumah sakit jika diperlukan. Untuk mendapatkan perkiraan biaya yang lebih akurat, Anda dapat melakukan konsultasi di Plasthetic Clinic dengan biaya mulai dari Rp250.000.

Semua yang tertulis di website memungkinkan terjadinya perbedaan dari segi proses, risiko, komplikasi, dan hasil bagi setiap individu. Maka dari itu, lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya.