Cara Mengatasi Inverted Nipple: Pengertian dan Penyebabnya

inverted nipple artinya

Cara Mengatasi Inverted Nipple: Pengertian dan Penyebabnya

29/10/2025

Di Tinjau oleh Dokter

Pernahkah Anda memerhatikan bahwa bentuk dan ukuran puting susu setiap individu berbeda-beda? Salah satu variasi yang cukup umum adalah puting susu yang tertarik ke dalam atau yang biasa disebut inverted nipple. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, namun bisa menjadi perhatian bagi sebagian orang, terutama ibu menyusui. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai inverted nipple artinya, apa saja penyebabnya, hingga bagaimana cara mengatasi inverted nipple.

Apa itu Inverted Nipple?

Puting susu terbalik atau inverted nipple artinya adalah sebuah kondisi di mana puting susu tidak menonjol keluar, melainkan rata atau bahkan cekung ke dalam. Kondisi ini disebabkan oleh jaringan di bawah areola yang menarik puting susu ke dalam. 

Meskipun umumnya tidak berbahaya dan merupakan variasi anatomi yang normal, puting susu terbalik dapat menimbulkan tantangan saat menyusui dan memengaruhi kepercayaan diri seseorang. Kondisi ini dapat terjadi sejak lahir atau berkembang seiring waktu, dengan prevalensi sekitar 10-20% populasi dunia.

Inverted nipple sendiri umumnya dapat dikategorikan menjadi tiga tingkatan yang didasari dengan tingkat keparahannya. Pada tingkat 1, puting susu masih fleksibel dan mudah ditarik keluar, serta saluran ASI berfungsi normal sehingga tidak mengganggu proses menyusui. 

Tingkat 2 ditandai dengan adanya jaringan parut yang membuat puting susu lebih sulit ditarik keluar dan dapat memengaruhi proses menyusui. Sementara itu, pada tingkat 3, kondisi puting susu yang paling parah. Jaringan parut yang tebal membuat puting susu tidak dapat ditarik keluar sama sekali, sehingga sering kali menyebabkan kesulitan dalam menyusui dan memicu masalah lainnya seperti luka dan mastitis. 

Baca Juga: Payudara Besar Sebelah Apakah Normal? Simak Penjelasannya

Penyebab Inverted Nipple

Salah satu penyebab inverted nipple yang paling umum terjadi adalah karena saluran susu yang belum berkembang atau karena pangkal puting susu yang tetap kecil selama perkembangan janin.

Selain faktor genetik, beberapa kondisi medis juga bisa menyebabkan kondisi satu ini, berikut di antaranya. 

1. Penuaan

Perubahan hormonal yang terjadi selama menopause sering kali menyebabkan saluran susu menyusut. Akibatnya, puting susu dapat tertarik ke dalam dan tampak lebih datar. 

2. Jaringan Parut di Area Payudara

Cedera pada payudara, baik akibat posisi menyusui yang salah atau bekas operasi, dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut. Jaringan parut ini bisa membuat bentuk dan fungsi payudara, termasuk puting susu, berubah. 

3. Ektasia Saluran Susu

Ektasia saluran susu adalah kondisi di mana saluran-saluran kecil di dalam payudara yang berfungsi membawa ASI menjadi melebar dan tersumbat.

4. Mastitis

Mastitis adalah kondisi di mana kelenjar susu mengalami peradangan atau infeksi. Kondisi ini sering kali terjadi akibat penyumbatan pada saluran susu atau masuknya bakteri ke dalam jaringan payudara.

Baca Juga: Mengenal 5 Perbedaan Breast Lift dan Breast Augmentation

5. Abses Areolar

Abses areolar adalah kondisi di mana terbentuknya kantong berisi nanah di sekitar area berwarna gelap di sekitar puting susu (areola).

6. Kanker Payudara

Salah satu tanda peringatan dini kanker payudara adalah perubahan pada puting susu, seperti tiba-tiba menjadi terbalik. Meskipun tidak semua kasus puting susu terbalik disebabkan oleh kanker, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter, terutama jika disertai dengan gejala lain seperti benjolan atau perubahan bentuk payudara.

7. Nekrosis Lemak

Nekrosis lemak merupakan suatu kondisi ketika jaringan lemak pada payudara mati akibat trauma maupun operasi. Kondisi satu ini umumnya dapat mengganggu aliran darah ke puting susu dan menyebabkan berbagai masalah.

Bagaimana Cara Mengatasi Inverted Nipple?

Meskipun inverted nipple umumnya tidak berbahaya, beberapa individu mungkin ingin mengatasinya karena alasan estetika atau kenyamanan.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan, terutama bagi ibu menyusui, untuk mengatasi kondisi inverted nipple.

1. Memompa ASI

Ibu menyusui dengan kondisi inverted nipples dapat memanfaatkan pompa ASI sebagai solusi. Penghisap pada pompa ASI dirancang khusus untuk membantu menarik keluar puting susu yang datar atau terbalik.

Dengan penggunaan yang teratur, pompa ASI dapat membantu membentuk puting susu agar lebih menonjol dan memudahkan bayi untuk menyusui. 

2. Memijat Payudara

Untuk membantu mengeluarkan ASI pada ibu menyusui dengan puting susu terbalik, Anda bisa mencoba teknik pijatan sederhana. Caranya, bentuklah tangan Anda seperti huruf “C” di sekitar areola lalu peras payudara dengan lembut.

Ulangi gerakan ini secara perlahan dan ritmis. Teknik ini dapat merangsang keluarnya ASI, meskipun awalnya hanya sedikit demi sedikit.

3. Merangsang Puting

Merangsang puting susu dengan gerakan memutar atau kompres dingin dapat menjadi cara efektif untuk mengatasi inverted nipples.

Teknik ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke puting susu dan membuatnya lebih menonjol, sehingga memudahkan bayi untuk menyusui.

Baca Juga: 5 Pantangan Setelah Breast Reduction yang Harus Anda Pahami

4. Menggunakan Pelindung Puting

Pelindung puting adalah alat bantu yang dirancang untuk membantu ibu menyusui dengan kondisi puting datar. Alat ini akan terlihat seperti puting tiruan yang dipasang di atas puting asli. 

Namun, penggunaan pelindung puting ini masih menjadi perdebatan. Beberapa ahli berpendapat bahwa alat ini dapat mengurangi jumlah ASI yang didapatkan bayi dan membuat bayi sulit beradaptasi dengan puting asli.

5. Posisi Menyusui yang Baik

Untuk mengatasi kesulitan menyusui akibat inverted nipple, ibu perlu menyusui bayi secara teratur, setidaknya 8-12 kali dalam 24 jam. Menyusui yang sering akan membantu mengurangi produksi ASI berlebih yang membuat puting semakin terbenam. 

Selain itu, pastikan bayi menghisap puting dan areola secara sempurna. Posisi menyusui yang benar akan merangsang produksi ASI dan membantu bayi mendapatkan nutrisi yang cukup.

Bagaimana Cara Menyusui Bayi Jika Puting Datar atau Masuk ke Dalam?

Puting yang datar atau terbalik memang dapat membuat proses menyusui terasa lebih menantang. Namun, kondisi ini bukan berarti Anda tidak bisa memberikan ASI secara langsung. Ada beberapa cara yang bisa membantu agar menyusui tetap berjalan lancar, yaitu:

  1. Stimulasi Manual
    Gunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk memijat area sekitar puting dengan gerakan memutar secara perlahan. Cara ini dapat membantu merangsang puting agar lebih menonjol, sehingga bayi lebih mudah menyusu.

  2. Menggunakan Pompa ASI
    Pompa ASI dapat membantu menarik puting keluar sebelum bayi mulai menyusu. Setelah sisi puting menonjol, pastikan bayi menempel pada area areola (bagian gelap di sekitar puting), bukan hanya pada putingnya saja, agar hisapannya lebih efektif.

  3. Menerapkan Teknik Hoffman
    Letakkan kedua ibu jari di sisi kanan dan kiri puting, lalu tekan perlahan ke arah dalam dan tarik menjauh ke samping. Lakukan secara rutin untuk membantu puting lebih menonjol sehingga bayi bisa menyusu dengan nyaman.

Inverted nipple atau puting terbenam adalah kondisi di mana puting susu tidak menonjol keluar. Kondisi ini bisa disebabkan oleh faktor genetik, penuaan, atau kondisi medis tertentu seperti mastitis. Meski umumnya tidak berbahaya, puting terbenam dapat mengganggu penampilan dan proses menyusui.

Banner Plastic Surgeon Plasthetic Clinic

Apabila cara-cara mengatasi inverted nipple di atas tidak membuahkan hasil yang optimal, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan prosedur Nipple Surgery di Plasthetic Clinic.  

Dalam prosedur ini, dokter bedah akan melakukan sayatan kecil di area sekitar puting untuk memperbaiki jaringan yang menyebabkan puting masuk ke dalam. Tindakan ini umumnya dilakukan dengan anestesi lokal, semi sedasi, maupun sedasi, sehingga pasien dapat merasa nyaman selama prosedur berlangsung. 

Sebelum melakukan prosedur satu ini, pastikan Anda untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kami di sini agar terhindar dari risiko dan efek samping yang tentunya tidak Anda inginkan. Semoga informasi mengenai inverted nipple artinya di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!

Ditinjau oleh: dr. Vania Aramita Sari, Sp.B.P.R.E., Subsp.E.L.,(K)

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

cara mengetahui selaput dara sudah robek atau belum

3 Cara Mengetahui Selaput Dara Sudah Robek Atau Belum

Read More
Cara Mendapatkan Glass Skin

7 Cara Mendapatkan Glass Skin

Read More
laser face brightening

Mengenal Laser Face Brightening, Manfaat, dan Prosedurnya

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!