Mengenal Bentuk Puting Normal dan Jenis-Jenisnya

bentuk puting normal

Mengenal Bentuk Puting Normal dan Jenis-Jenisnya

23/07/2026

Di Tinjau oleh Dokter

Setiap manusia tentu memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda, termasuk bagian yang jarang mendapatkan perhatian seperti puting susu. Variasi bentuk puting sendiri merupakan hal yang wajar dan mencerminkan keragaman alami tubuh manusia. Meski begitu, penting untuk mengetahui seperti apa bentuk puting normal agar Anda bisa lebih waspada terhadap perubahan yang mencurigakan.

Dalam artikel ini, kami akan membahas berbagai bentuk puting yang umum dijumpai serta tanda-tanda puting tidak normal yang perlu mendapat perhatian medis. Simak pembahasannya sampai akhir untuk memahami kondisi tubuh Anda lebih baik!

7 Jenis-Jenis Bentuk Puting Normal dan Umum 

Layaknya sidik jari, puting susu memiliki bentuk dan ukuran yang unik pada setiap individu. Keberagaman ini adalah hal yang wajar dan tidak ada satu pun bentuk yang lebih benar dari yang lain. Justru, pemahaman akan variasi ini dapat membantu kita lebih menghargai keunikan tubuh masing-masing. Mari kita kenali beberapa jenis puting yang paling umum ditemui:

1. Puting Susu Pipih

Puting susu adalah bagian yang terletak di tengah areola dan biasanya akan menonjol saat mendapat rangsangan, meskipun pada beberapa ibu bentuknya bisa tetap datar atau pipih bahkan selama kehamilan. 

Meski tidak menonjol, kondisi ini tetap memungkinkan proses menyusui berlangsung dengan baik karena bayi akan menyusu dengan menempel pada seluruh area payudara, termasuk areola. Untuk membantu puting menonjol sebelum menyusui, ibu dapat menggunakan pompa payudara sebagai alternatif.

2. Puting Susu Besar

Puting susu yang berukuran besar terkadang membuat ibu khawatir si kecil akan mengalami kesulitan saat menyusu. Namun sebenarnya, selama posisi pelekatan mulut bayi tepat, ia tetap dapat mengisap seluruh bagian puting dan areola dengan baik. 

Bila terlihat kesulitan, ibu dapat mencoba memompa payudara beberapa saat sebelum menyusui untuk membuat puting lebih ramping dan mempermudah proses menyusu.

3. Puting Susu Tertarik

Retracted nipple adalah kondisi di mana puting yang seharusnya menonjol justru tertarik masuk ke dalam. Perubahan arah ini bisa berupa pergeseran atau pelipatan puting, dan bisa terjadi pada salah satu maupun kedua payudara. 

Tidak seperti puting normal yang akan mencuat saat diberi rangsangan, puting tertarik umumnya tidak akan kembali menonjol. Beberapa penyebab yang mungkin melatarbelakanginya antara lain ekstasia duktus (pembengkakan dan sumbatan pada saluran susu), proses penuaan, hingga kemungkinan kanker payudara. 

Untuk memastikan penyebabnya, dokter biasanya akan menyarankan pemeriksaan seperti mamogram, USG payudara, atau MRI agar penanganan yang tepat bisa segera dilakukan.

Baca Juga: 6 Cara Efektif Mengatasi Inverted Nipple

4. Puting Susu Terbalik

Puting terbalik merupakan kondisi di mana puting mengarah ke dalam tubuh, bukan menonjol ke luar seperti biasanya. Hal ini dapat terjadi pada satu maupun kedua payudara, dan jika terjadi secara tiba-tiba disertai dengan benjolan, bisa menjadi indikasi adanya kanker payudara yang juga ditandai dengan perubahan bentuk payudara. 

Meskipun begitu, ibu dengan kondisi ini tetap dapat menyusui selama bayi dapat menempel dengan baik, proses menyusu berjalan lancar, dan berat badan bayi meningkat, sehingga tidak perlu melakukan perubahan bentuk puting secara khusus.

5. Beberapa Individu Memiliki Lebih dari Dua Puting

Meskipun jarang terjadi, beberapa wanita dilahirkan dengan lebih dari dua puting, sebuah kondisi medis yang dikenal sebagai politeleia. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya bagi kesehatan. Namun, keberadaan puting tambahan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau mengurangi rasa percaya diri bagi sebagian wanita, meskipun biasanya tidak menyebabkan masalah medis.

6. Terdapat Rambut Halus

Tumbuhnya rambut halus di sekitar puting merupakan hal yang normal dan sering dijumpai. Jumlahnya bisa bervariasi pada setiap orang, tergantung pada perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh.

7. Munculnya Bintik atau Benjolan Kecil di Sekitar Puting

Saat Anda menemukan benjolan atau bintik kecil di sekitar puting, kemungkinan besar itu adalah kelenjar montgomery atau kelenjar areolar yang merupakan kondisi normal dan tidak berbahaya. Kelenjar ini berperan penting dalam memproduksi minyak alami. Minyak ini berfungsi menjaga kelembapan puting dan areola, terutama selama masa kehamilan dan menyusui.

Baca Juga: Mengenal Inverted Nipple: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Ciri-Ciri Puting Tidak Normal dan Perlu Diperiksa Dokter

Meskipun sebagian besar bentuk puting adalah normal, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai. Ciri-ciri berikut menunjukkan bahwa puting atau areola mungkin memerlukan perhatian medis.

1. Keluarnya Cairan dari Puting di Luar Masa Menyusui

Jika puting mengeluarkan cairan saat Anda tidak menyusui, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan. Hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada payudara atau gejala dari penyakit tertentu. Beberapa penyebab yang patut diwaspadai antara lain infeksi, polip, penyumbatan pada saluran susu (ektasia), penurunan hormon reproduksi, efek samping dari penggunaan kontrasepsi, hingga kemungkinan kanker payudara.

Cairan yang keluar sendiri bisa bervariasi, mulai dari yang encer dan bening hingga kental dengan warna kekuningan, kehijauan, atau kecoklatan, dan dapat muncul pada satu atau kedua payudara.

2. Pertumbuhan Rambut Tebal secara Tiba-tiba

Penting untuk mewaspadai pertumbuhan bulu-bulu halus yang tiba-tiba dan dalam jumlah banyak di area puting atau payudara. Sebab, kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda dari Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS), sebuah gangguan hormonal yang umum pada wanita dan berpotensi mengganggu kesuburan. 

Jika Anda mengalami kondisi ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan yang sesuai.

3. Muncul Benjolan

Ciri-ciri puting dan payudara yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah munculnya benjolan, yang bisa menjadi indikasi adanya kondisi medis tertentu seperti kanker payudara, tumor jinak, atau mastitis laktasi. 

Melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin sangat penting untuk mendeteksi adanya benjolan yang tidak normal sejak dini dan segera mencari tahu penyebabnya. 

Meskipun demikian, perlu diingat bahwa tidak semua benjolan di sekitar puting berbahaya; beberapa di antaranya bisa disebabkan oleh perubahan hormonal yang wajar, terutama pada wanita muda saat menstruasi.

4. Puting Berdarah

Keluarnya darah dari puting, baik bersama cairan maupun nanah, dapat mengindikasikan adanya infeksi payudara atau masalah hormon yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, puting juga dapat mengeluarkan bercak darah akibat lecet, misalnya karena gesekan saat menyusui atau gigitan bayi. 

Meskipun lecet pada puting sering dianggap sepele, kondisi ini tetap perlu diperhatikan, karena jika dibiarkan tanpa perawatan yang tepat, dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih serius pada payudara.

Baca Juga: Bentuk Payudara Normal yang Perlu untuk Diketahui

Kesimpulan

Mengetahui bentuk puting yang normal dan mengenali ciri-ciri puting yang tidak normal sangat penting untuk menjaga kesehatan payudara. Jika Anda merasa khawatir tentang perubahan atau gejala yang Anda alami, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Jika Anda membutuhkan prosedur medis untuk masalah terkait puting, Plasthetic Clinic menawarkan solusi seperti Nipple Surgery yang dapat membantu memperbaiki kondisi atau penampilan puting. Konsultasikan dengan dokter kami untuk mendapatkan perawatan terbaik di klinik bedah plastik kami yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Semoga informasi mengenai bentuk puting normal di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!

Ditinjau oleh: dr. Elrica Sapphira, Sp.B.P.R.E., Subsp.E.L.,(K)

Sumber:

https://www.johnsonsbaby.co.id/masa-menyusui/mengenal-berbagai-bentuk-puting-susu-yang-normal-pada-ibu 

https://www.mooimom.id/mamapedia/kamu-salah-satunya-7-fakta-warna-dan-bentuk-puting-normal?srsltid=AfmBOoqLGIoqV_K6EGo5Vr5DtAENtuvQ2x4-N2lYlW51lxvZ1O56LEvY 

https://hellosehat.com/wanita/ciri-puting-payudara-normal-dan-abnormal/

banner-plastic-surgeon-1536x658

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

cara-menghilangkan-hypertrophic-scar

3 Cara Menghilangkan Hypertrophic Scar

Read More
jenis mata panda

3 Jenis Mata Panda, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Read More
pantangan setelah skin booster

7 Pantangan Setelah Skin Booster yang Perlu Anda Pahami

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!