Breast Lift: Prosedur dan Bedanya dengan Breast Augmentation

Breast Lift: Prosedur dan Bedanya dengan Breast Augmentation

Di Tinjau oleh Dokter

Pada dasarnya, payudara akan bisa kehilangan elastisitas serta kekencangannya seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu pun, penyebab dari payudara tidak kencang serta mengendur tersebut sebagian besar karena pengaruh kehamilan, menyusui, serta faktor genetik.

Perubahan yang ditimbulkan adalah berat badan, baik peningkatan maupun penurunan, dapat mengakibatkan kulit payudara kendur secara signifikan. Akibatnya, volume payudara mengecil, sehingga diperlukan pengencangan payudara. Salah satu cara untuk dapat mengencangkan payudara adalah dengan melakukan prosedur breast lift. Lantas, apakah breast lift tersebut, simak selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Breast Lift?

Breast lift adalah prosedur pembedahan yang dilakukan hanya dilakukan oleh dokter bedah plastik untuk dapat mengangkat payudara serta mengubah posisinya tanpa sedikitpun membuang jaringan, contohnya pengecilan payudara. Hasil dari operasi pengencangan payudara atau breast lift  tersebut ialah payudara akan menjadi lebih tinggi  kencang serta bulat. 

Baca Juga: Transfer Lemak Payudara, Manfaat, Prosedur, dan Perbedaannya dengan Implan Payudara

Kapan Perlu Melakukan Breast Lift?

Selain faktor-faktor yang bisa menyebabkan payudara kendur, untuk dapat menentukan apakah Anda memerlukan tindakan operasi breast lift atau tidak, Anda dapat mencoba beberapa langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Tempelkan selembar kertas polos di bawah payudara (tanpa menggunakan bra) sehingga kertas melekat pada lipatan payudara.
  2. Kemudian, ketika berdiri di depan cermin, perhatikan apakah puting payudara berada di bawah tepi atas kertas tersebut atau tidak.

Apabila puting payudara berada di bawah tepi atas kertas, hal itu bisa menjadi indikasi kuat bahwa payudara Anda cukup kendur dan memerlukan tindakan breast lift untuk mengembalikannya ke posisi yang lebih kencang.

Apa Saja Manfaat Melakukan Breast Lift?

Secara umum, breast lift  tersebut menjadi pilihan bagi mereka yang ragu karena posisi puting yang memburuk ataupun bentuk payudara yang berubah menjadi melengkung setelah menyusui. Prosedur breast lift ini tidak dapat mengubah bentuk payudara secara signifikan.

Perlu dicatat bahwa a breast lift procedure tidak boleh dilakukan selama kehamilan dan menyusui. Saat hamil dan menyusui ada kemungkinan bentuk payudara Anda akan berubah lagi. Karena keadaan ini, hasil breast lift bisa berubah. Berikut ini adalah berbagai manfaat yang didapatkan ketika Anda melakukan prosedur breast lift, yaitu: 

  1. Menghilangkan payudara yang kendur, termasuk payudara yang sudah berubah bentuk, kurang berisi dan terlihat kasar.
  2. Memperbaiki posisi puting lebih rendah karena ukuran payudara kendur
  3. Memperbaiki areola yang membesar serta tidak proporsional terhadap bentuk payudara.

Baca Juga: 5 Kegiatan yang dapat Membesarkan Payudara!

Bagaimana Prosedur Melakukan Breast Lift?

Berikut ini adalah prosedur umum yang dilakukan ketika melakukan breast lift , antara lain:

  1. Setelah semua persiapan selesai, prosedur akan dilakukan. Pertama, dokter melakukan pembiusan kemudian membuat beberapa sayatan di area payudara
  2. Dokter kemudian melanjutkan prosesnya dengan membuang jaringan payudara dengan melalui sayatan yang tadi sudah dibuat. Jika diperlukan implan, dokter akan memasukkannya pada langkah berikutnya. Akan tetapi, jika implan tidak diperlukan, dokter biasanya akan langsung mengangkat kulit berlebih yang menyebabkan payudara kendur. Operasi ini juga dilakukan dengan menempatkan puting pada posisi yang benar.
  3. Saat semuanya tampak selesai, dokter kemudian akan menutup kembali kulit payudara yang terbuka berdasarkan sayatan yang dibuat sebelumnya. Seluruh proses biasanya memakan waktu lebih dari 2-3 jam. Namun, tergantung pada keadaan, bisa lebih atau kurang.
  4. Setelah menyelesaikan semua prosedur pengencangan payudara, area dada ditutup dengan kain kasa dan bra khusus. Sebuah tabung kecil juga dimasukkan ke dalam area sayatan untuk menampung kelebihan darah atau cairan yang bocor. Pada tahap ini, rasa sakit dan bengkak dapat terjadi, terutama di area sayatan. Mati rasa pada puting, areola dan kulit payudara bisa bertahan hingga 6 minggu. Akan tetapi, hal tersebut merupakan efek samping yang normal.
  5. Setelah 1-2 minggu, perban kasa, benang dan tabung yang dipasang di dada biasanya dilepas. Kemudian proses selanjutnya ialah pemulihan.  
  6. Prosedur yang tertulis disini mungkin saja akan ada perubahan atau perbedaan dengan di dalam ruang operasi. Dokter akan menjelaskan lebih rinci saat proses konsultasi.

 

Setelah menjalani operasi breast lift, mungkin kamu akan mengalami rasa sakit, ketidaknyamanan, atau pembengkakan, tetapi gejala tersebut akan mereda dalam beberapa hari. Jika perlu, kamu dapat mengonsumsi obat pereda nyeri.

Disarankan untuk menghindari aktivitas berat selama 4-6 minggu dan menggunakan bra khusus untuk menjaga bentuk payudara setidaknya selama 2-3 minggu. Proses pengencangan payudara melalui breast lift biasanya terlihat secara bertahap setelah 2 bulan pasca operasi.

Banner Plastic Surgeon

Apa Saja Perbedaan Breast Lift dan Breast Augmentation?

Berikut ini adalah perbedaan breast lift dan breast augmentation yang perlu Anda ketahui, ya teman Plasthetic, diantaranya:

1. Breast Lift

  1. Bertujuan untuk mengubah posisi dan membentuk kembali jaringan payudara sehingga lebih tinggi, lebih kencang, dan lebih bulat
  2. Prosedur operasi yang dibutuhkan ± 2-3 jam
  3. Persyaratan usia kandidat ideal yang melakukan tindakan ini 20 tahun ke atas
  4. Prosedur diawali dengan dokter melakukan anestesi umum, kemudian dilanjutkan dengan membuat sayatan di sekitar puting dan membuang kulit berlebih untuk mengencangkan payudara serta diakhiri dengan jahitan penutup.

Baca Juga: Kenali 9 Cara Mengencangkan Payudara Setelah Menyusui

2. Breast Augmentation

  1. Bertujuan untuk dapat memperbesar payudara dengan menggunakan implan / fat transfer
  2. Prosedur operasi yang dibutuhkan ± 2-3 jam
  3. Persyaratan usia kandidat yang ideal untuk melakukan prosedur ini adalah 22 tahun
  4. Prosedur ini diawali dengan pemberian anestesi umum oleh dokter, kemudian dilanjutkan dengan membuat sayatan di sekitar area puting dan memasang implan payudara (saline/silikon) untuk dapat mengisi payudara serta diakhiri dengan penutupan jahitan.

Perlu diketahui, bahwa kedua operasi ini dapat dilakukan secara bersamaan, lho teman Plasthetic. Terutama bagi wanita yang setelah hamil serta menyusui akan dapat mengalami perubahan nyata pada payudaranya terutama karena hilangnya bentuk serta volume payudara. Oleh karena itu, kombinasi operasi payudara ini tidak hanya mengencangkan payudara, tetapi juga menambah volume payudara dan membuatnya menjadi lebih kencang. 

Baca Juga: Biaya Operasi Payudara di Jakarta, Aman dan Terjangkau!

Apa Saja Risiko Komplikasi Setelah Breast Lift?

Setiap prosedur pembedahan pasti akan memiliki risiko, termasuk operasi pengencangan dan pembesaran payudara ini. Meskipun hal ini tidak selalu terjadi, ada beberapa risiko yang harus diperhatikan:

  1. Jaringan parut terbentuk pada kulit di sekitar payudara.
  2. Payudara akan berbeda ukuran dan bentuk.
  3. Puting atau areola rusak karena berkurangnya aliran darah.
  4. Dan risiko lainnya.

Mempertimbangkan dengan berbagai risiko ini, Anda dapat mendiskusikan permasalahan tersebut secara lebih rinci dengan dokter. Karena itu, pilihlah klinik kecantikan dengan dokter yang sudah terpercaya dan bersertifikat seperti di Plasthetic Clinic, ya teman Plasthetic. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kami untuk mendapatkan saran yang tepat sesuai dengan permasalahan Anda. Yuk, kunjungi Plasthetic Clinic sekarang juga!

*Proses, risiko, komplikasi, dan hasil bisa berbeda setiap individu dan konsultasikan dulu kepada ahlinya.

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

Ini Dia Manfaat Suntik Vitamin C untuk Kesehatan Tubuh!

Read More

7 Cara Menghilangkan Lemak di Bokong Secara Alami dan Operasi

Read More

Mengenal Perbedaan Tarik Benang dan Tanam Benang

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!