Sudah pernah dengar tentang peptide? Bahan aktif yang satu ini kini semakin populer di dunia skincare. Pasalnya, peptide tidak hanya menjadi andalan dalam produk anti-aging, tapi juga dikenal karena kemampuannya yang luar biasa dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan kulit secara menyeluruh.
Manfaat peptide untuk wajah meliputi kemampuannya dalam merangsang produksi kolagen, menjaga elastisitas kulit, hingga memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier). Namun, muncul pertanyaan, apakah peptide hanya sekadar tren sesaat atau justru merupakan elemen penting dalam perawatan kulit?
Jika Anda penasaran bagaimana sebenarnya cara kerja peptide dan mengapa kandungan ini disebut-sebut sebagai game changer dalam dunia skincare, simak penjelasan di bawah ini!
Table of Contents
ToggleApa Saja Manfaat Peptide untuk Wajah?
Peptide merupakan bagian dasar dari pembentuk protein, yang tersusun dari rantai pendek asam amino. Dalam tubuh, asam amino berperan sebagai unit terkecil. Ketika beberapa asam amino bergabung, terbentuklah peptide. Nantinya, kumpulan peptide ini akan menciptakan protein seperti kolagen dan elastin yang sangat penting untuk kesehatan kulit.
Peptide sendiri bukan hanya bahan aktif biasa dalam skincare, melainkan kunci penting dalam menjaga kulit tetap sehat dan awet muda. Berikut manfaat peptide untuk wajah yang dapat Anda ketahui:
1. Memperkuat Pelindung Alami Kulit
Peptide berperan dalam memperkuat skin barrier, yaitu lapisan pelindung alami kulit dari paparan sinar UV, polusi, bakteri, dan zat berbahaya dari lingkungan. Ketika pelindung kulit ini rusak akibat faktor seperti eksfoliasi yang terlalu sering, polusi udara, atau kurang tidur, peptide membantu memperbaikinya agar kulit tetap sehat dan terlindungi.
2. Mengurangi Garis Halus dan Kerutan
Peptide bekerja dengan merangsang produksi kolagen, sehingga kulit menjadi lebih kencang dan elastis. Efek ini membantu menyamarkan garis halus, mengurangi hiperpigmentasi, mengurangi kerutan, menjadikan peptide sebagai salah satu kandungan favorit dalam produk perawatan anti-aging.
Baca Juga: 7 Bahan Aktif Skincare yang Boleh Digunakan Bersamaan
3. Meningkatkan Elastisitas Kulit dan Kekencangan
Peptide, bersama kolagen, membantu membentuk serat elastin, protein penting yang menjaga kelenturan dan kekenyalan kulit. Dengan demikian, kulit wajah akan terlihat lebih kencang dan awet muda.
4. Meredakan Peradangan dan Iritasi Kulit
Peptide memiliki sifat anti-inflamasi yang mampu menenangkan kulit yang mengalami peradangan, mempercepat proses penyembuhan, dan membantu menyamarkan warna kulit yang tidak merata. Kandungan ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki kulit sensitif atau sedang mengalami iritasi ringan.
5. Membantu Mengatasi Jerawat
Beberapa jenis peptide memiliki sifat antimikroba, yaitu mampu membunuh bakteri penyebab jerawat. Hal ini menjadikannya efektif untuk membantu menjaga kulit tetap bersih dan mencegah peradangan yang disebabkan oleh jerawat.
6. Meredakan Kemerahan dan Peradangan
Peptide dapat membantu menenangkan kulit sensitif yang mengalami peradangan dengan mengurangi kemerahan yang muncul. Hal ini dilakukan melalui peningkatan produksi prostaglandin, yaitu senyawa anti-inflamasi yang berperan dalam meredakan pembengkakan dan iritasi pada kulit.
7. Mempercepat Penyembuhan Luka
Peptide juga berperan penting dalam proses regenerasi kulit dengan cara merangsang pembentukan jaringan baru. Kandungan ini membantu mempercepat penyembuhan luka, baik luka bekas jerawat maupun iritasi ringan akibat paparan sinar matahari atau perawatan kulit tertentu. Dengan kemampuan tersebut, peptide dapat membantu kulit tampak lebih halus, sehat, dan bebas dari bekas luka yang mengganggu.
Baca Juga: AHA BHA PHA Boleh Dicampur Dengan 5 Bahan Ini
Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Peptide?
Waktu yang tepat untuk mulai menggunakan peptide adalah sejak akhir usia 20-an atau awal 30-an, atau saat tanda-tanda awal penuaan seperti garis halus dan kehilangan elastisitas mulai muncul. Namun, penggunaan peptide juga aman dilakukan lebih dini sebagai langkah pencegahan, terutama bagi Anda yang sering terpapar sinar matahari atau polusi.
Untuk hasil optimal, peptide sebaiknya diaplikasikan dua kali sehari, yaitu di pagi hari untuk membantu melindungi kulit dari kerusakan lingkungan, dan di malam hari untuk mendukung proses regenerasi alami kulit saat tidur.
Peptide Tidak Boleh Digabung dengan Bahan Skincare Apa?
Penting untuk diketahui bahwa penggunaan peptide sebaiknya tidak dikombinasikan dengan beberapa bahan aktif dalam produk perawatan kulit. Pasalnya, kandungan peptide bekerja paling efektif pada tingkat pH tertentu dan dapat mudah bereaksi secara kimiawi dengan zat lain
Jika dikombinasikan secara asal, manfaat peptide untuk wajah bisa berkurang atau bahkan menimbulkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui bahan-bahan skincare apa saja yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan peptide. Berikut di antaranya:
1. Hindari Kombinasi Peptide dengan Vitamin C
Vitamin C paling efektif bekerja pada pH rendah (sekitar 3–4), sementara peptide membutuhkan pH netral agar tetap stabil dan memberikan hasil yang optimal. Jika kedua bahan ini digunakan bersamaan, vitamin C bisa mengalami oksidasi yang tidak hanya mengurangi efektivitasnya, tetapi juga dapat merusak struktur peptide.
Untuk tetap mendapatkan manfaat maksimal dari keduanya, sebaiknya digunakan di waktu yang berbeda. Contohnya, aplikasikan vitamin C di pagi hari untuk perlindungan dari radikal bebas, lalu gunakan peptide di malam hari untuk membantu regenerasi kulit saat tidur.
2. Jangan Gunakan Peptide Bersamaan dengan Benzoyl Peroxide
Benzoyl peroxide adalah bahan aktif yang kuat dan dapat mengganggu struktur peptide bila digunakan bersamaan, mengurangi efektivitas peptide dalam merawat kulit. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya gunakan benzoyl peroxide pada malam hari dan peptide pada pagi hari, atau sebaliknya.
3. Tidak Menggabungkan Peptide dengan AHA dan BHA
AHA dan BHA juga bekerja pada pH rendah, sama seperti vitamin C. Apabila digabungkan dengan peptide, pH rendah dari AHA atau BHA bisa mengganggu stabilitas peptide, sehingga efektivitasnya menurun dan berisiko menyebabkan iritasi pada kulit.
Untuk menghindari hal ini, sebaiknya gunakan AHA/BHA dan peptide secara terpisah dalam rutinitas skincare harian. Jika ingin tetap memakai keduanya, beri jeda waktu beberapa jam antara aplikasi masing-masing kandungan.
Baca Juga: 5 Kandungan Skincare yang Comedogenic dan Harus Dihindari
Bagaimana Cara Menggunakan Peptide dalam Skincare?
Agar manfaat peptide bisa dirasakan secara optimal, tentu penggunaannya tidak boleh asal-asalan. Mulai dari memilih produk yang tepat hingga cara mengaplikasikannya, semuanya perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit Anda.
Nah, agar penggunaan peptide dalam rutinitas skincare Anda lebih efektif, berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:
1. Pahami Jenis dan Kondisi Kulit Anda
Sebelum memilih produk skincare yang mengandung peptide, langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah memahami kondisi kulit Anda. Apakah kulit Anda cenderung berminyak, kering, kombinasi, atau sensitif? Apakah sedang mengalami masalah seperti jerawat, hiperpigmentasi, atau tanda-tanda penuaan?
Mengenali kebutuhan kulit secara menyeluruh akan memudahkan Anda dalam memilih jenis peptide yang paling sesuai dan memberikan hasil yang optimal.
2. Periksa Konsentrasi Peptide dalam Produk
Tidak semua produk yang mengklaim mengandung peptide memiliki efektivitas yang sama. Salah satu cara memastikan kualitasnya adalah dengan melihat posisi peptide dalam daftar komposisi.
Produk yang mencantumkan peptide di bagian awal umumnya mengandung konsentrasi lebih tinggi. Agar hasilnya lebih optimal, pilih produk yang juga mengandung bahan aktif lain seperti antioksidan, retinoid, hyaluronic acid, atau niacinamide.
3. Pilih Bentuk Produk yang Sesuai dengan Kebutuhan Kulit
Setiap jenis kulit membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam perawatannya. Oleh karena itu, pemilihan produk skincare yang mengandung peptide perlu disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kulit Anda. Jika Anda menginginkan hasil yang lebih intensif, serum berbahan peptide bisa menjadi pilihan utama.
Untuk kulit yang memerlukan hidrasi lebih, penggunaan krim atau lotion deput menjadi opsi yang tepat. Sementara itu, masker peptide dapat menjadi solusi cepat dan praktis untuk memberikan tampilan kulit yang lebih segar dan sehat, terutama menjelang acara penting.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Kandungan Skincare untuk Skin Barrier
Kesimpulan
Peptide dikenal sebagai salah satu bahan aktif dalam skincare yang tidak hanya membantu kulit tampak lebih muda dan kencang, tetapi juga memperkuat kesehatan kulit secara keseluruhan.
Mulai dari memperbaiki skin barrier, mengurangi peradangan, hingga merangsang produksi kolagen dan elastin, manfaat peptide mencakup berbagai aspek penting dalam perawatan wajah.
Namun, agar hasilnya maksimal dan kulit tetap aman dari risiko iritasi, penggunaan peptide harus dilakukan dengan tepat. Mulai dari memilih produk yang sesuai, waktu penggunaan, hingga memerhatikan kombinasi dengan bahan aktif lainnya.
Untuk mendukung hasil penggunaan peptide secara optimal, Anda juga dapat mengombinasikannya dengan perawatan profesional di klinik kecantikan seperti Plasthetic Clinic. Berikut beberapa perawatan yang direkomendasikan:
Perawatan ini berfungsi memberikan nutrisi penting bagi kulit, menjadikannya tampak lebih cerah, lembap, dan kenyal. Cocok untuk semua jenis kulit, namun sebaiknya dilakukan setelah konsultasi terlebih dahulu agar hasilnya lebih optimal.
Dirancang untuk menangani berbagai permasalahan kulit wajah, perawatan ini mampu membantu memperbaiki pigmentasi sehingga kulit tampak lebih cerah, bercahaya, dan sehat. Dapat digunakan untuk semua jenis kulit.
Merupakan prosedur pembersihan mendalam yang efektif untuk mengangkat sel kulit mati serta kotoran yang menumpuk di wajah. Selain itu, perawatan ini juga merangsang regenerasi sel agar kulit terlihat lebih segar dan bersih.
Perawatan yang difokuskan untuk meremajakan kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan kerutan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, disarankan melakukan prosedur ini secara berkala.
Sebelum melakukan perawatan-perawatan di klinik perawatan wajah, pastikan Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kami. Prosedur konsultasi ini dilakukan agar Anda bisa mendapatkan rekomendasi perawatan yang sesuai dengan jenis dan kondisi yang Anda miliki.
Semoga, informasi mengenai manfaat peptide untuk wajah di atas dapat bermanfaat untuk Anda!
Plasthetic Clinic, Enhance Quality of Life!
Ditinjau oleh: dr. Aema Y. Amir
Sumber:
https://health.clevelandclinic.org/peptides-for-skin
https://www.healthline.com/health/peptides-for-skin#benefits
https://int.medik8.com/pages/the-power-of-peptides-in-skincare?srsltid=AfmBOoqDbAQzVf3Q3WSZmSfrnRQFRuAbQQ0YvOJUGrU-gapqbsdi10U-
https://cityskinclinic.com/peptides-skin-benefits/
