Filler dagu kini semakin populer sebagai salah satu prosedur perawatan estetika. Namun, sebelum memutuskan untuk melakukannya, penting untuk memahami secara menyeluruh tentang apa itu filler dagu, manfaat yang ditawarkan, tahapan prosedur yang akan dijalani, serta berapa lama filler dagu bertahan. Selain itu, mengetahui cara perawatan setelah prosedur juga sangat penting untuk memastikan hasil yang optimal dan tetap aman bagi kesehatan Anda.
Table of Contents
ToggleApa itu Filler Dagu dan Manfaatnya
Filler dagu adalah perawatan wajah non-bedah yang dilakukan dengan menyuntikkan cairan khusus ke jaringan lunak di bawah kulit. Prosedur ini bermanfaat bagi mereka yang ingin memperbaiki bentuk rahang dan dagu, serta menciptakan tampilan wajah yang lebih awet muda dengan mengurangi garis halus, kerutan, dan mengencangkan kulit.
Proses filler dagu tergolong cukup sederhana karena hanya melibatkan penyuntikan zat berbentuk gel ke area jaringan lunak di sekitar rahang dan dagu. Meskipun sederhana, prosedur ini tetap memerlukan ketelitian dan dilakukan oleh tenaga medis profesional untuk memastikan hasil yang optimal dan aman bagi kesehatan.
Baca Juga: Apakah Filler Hidung Aman untuk Ibu Hamil? Cek Faktanya
Prosedur Filler Dagu
Sebelum memutuskan untuk menjalani perawatan ini, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu bagaimana prosedur filler dagu dilakukan, berikut di antaranya:
1. Konsultasi Awal
Melakukan konsultasi dengan dokter ahli adalah langkah pertama yang sangat penting. Dalam langkah ini, dokter akan menilai struktur wajah Anda, mendiskusikan hasil yang diinginkan, serta menjelaskan risiko dan manfaat yang dihasilkan dari prosedur ini.
2. Pembersihan Area Kulit
Dokter akan membersihkan area kulit secara menyeluruh untuk memastikan kebersihan dan mencegah risiko infeksi.
3. Pemberian Anestesi
Area yang akan disuntik filler diberikan anestesi menggunakan krim mati rasa untuk mengurangi rasa tidak nyaman selama prosedur.
4. Penyuntikan Filler
Proses penyuntikan filler ke area dagu dilakukan oleh dokter menggunakan jarum atau kanula khusus, yang biasanya memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Hasilnya bisa langsung terlihat setelah prosedur, meskipun mungkin muncul sedikit pembengkakan atau memar yang akan berangsur membaik dalam beberapa hari.
Untuk memastikan hasil yang optimal dan meminimalkan risiko komplikasi, sangat penting mengikuti instruksi perawatan pasca prosedur dari dokter.
Baca Juga: 5 Perbedaan Implan dan Filler Hidung yang Perlu Diketahui
Berapa Lama Filler Dagu Bertahan?
Pada umumnya, filler dagu memiliki daya tahan antara 4 bulan hingga 2 tahun, tergantung pada berbagai faktor yang saling berkaitan, berikut di antaranya:
1. Jenis Filler
Jenis filler dengan kepadatan lebih tinggi cenderung memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan jenis filler lainnya.
2. Teknik Injeksi
Teknik penyuntikan yang dilakukan oleh dokter berpengalaman dapat memperpanjang masa pakai filler, karena penempatan yang presisi membuat hasil lebih stabil.
3. Perawatan Setelah Prosedur
Merawat area yang telah menjalani prosedur filler dengan menghindari paparan sinar matahari langsung dan membatasi gerakan wajah yang berlebihan dapat membantu mempertahankan hasil filler agar tetap awet dan optimal.
4. Metabolisme Tubuh
Setiap orang memiliki tingkat metabolisme yang berbeda-beda, di mana metabolisme yang lebih cepat cenderung membuat filler lebih cepat larut, sedangkan metabolisme yang lebih lambat dapat membantu filler bertahan lebih lama di dalam tubuh.
Baca Juga: 5 Pantangan Setelah Filler Dagu yang Perlu Anda Ketahui
Perawatan Pasca Prosedur Filler Dagu
Perawatan yang tepat setelah menjalani prosedur filler dagu sangat penting untuk menjaga hasil tetap optimal dan meminimalkan risiko komplikasi. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk mendukung proses pemulihan dan memastikan hasil yang diinginkan, di antaranya sebagai berikut.
1. Hindari Menyentuh atau Menekan Area Dagu
Selama 24 hingga 48 jam pertama, hindari menyentuh, menekan, atau memijat area yang telah disuntik untuk mencegah pergeseran filler yang bisa merusak hasil.
2. Batasi Aktivitas Fisik Berat
Hindari olahraga intens seperti angkat beban, bersepeda, lari, dan aktivitas fisik berat lainnya, termasuk aktivitas seksual, selama beberapa hari pertama. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko pembengkakan dan memar akibat peningkatan tekanan darah dan detak jantung.
3. Jauhi Paparan Panas Ekstrem
Hindari sauna, mandi air panas, dan berjemur di bawah sinar matahari langsung setidaknya selama satu minggu. Pasalnya, paparan panas berlebih dapat mempercepat penyusutan filler dan memicu peradangan.
4. Hindari Konsumsi Alkohol dan Makanan Asin
Penting juga bagi Anda untuk menghindari mengonsumsi alkohol dan makanan asin. Sebab, alkohol dan makanan dengan kandungan garam yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi serta meningkatkan risiko pembengkakan di area yang telah disuntik filler.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, Anda kini sudah mengetahui bahwa daya tahan filler dagu dapat bervariasi, tergantung pada jenis filler yang digunakan hingga faktor metabolisme tubuh, dengan kisaran waktu antara 4 bulan hingga 2 tahun. Agar hasilnya tetap optimal, sangat penting untuk memilih klinik kecantikan yang terpercaya serta mematuhi semua instruksi perawatan setelah prosedur.
Jika Anda mempertimbangkan untuk melakukan Filler Jakarta, Plasthetic Clinic menawarkan layanan profesional dengan tenaga medis berpengalaman.
Selain itu, Plasthetic juga menyediakan liposuction Jakarta untuk mengurangi lemak Anda.
Agar terhindar dari risiko dan komplikasi yang tidak diinginkan, penting bagi Anda untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kami di sini.
Dengan melakukan konsultasi, Anda bisa mendiskusikan harapan dan tujuan Anda dengan dokter yang terkait. Semoga informasi mengenai berapa lama filler dagu bertahan di atas dapat bermanfaat untuk Anda!
Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!
Ditinjau oleh: Tim Plasthetic Clinic
Sumber:
https://hdmall.id/c/filler-dagu
https://www.miracle-clinic.com/news/read/berapa-lama-filler-dagu-bisa-bertahan-bagaimana-prosedurnya
https://jakartaaestheticclinic.co.id/blog/pantangan-setelah-filler/
