Jerawat memang bisa muncul di mana saja, tetapi banyak orang yang khususnya merasa terganggu ketika area pipi yang menjadi sasaran.
Padahal, penyebab jerawat pipi tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.
Inilah alasan mengapa jerawat tidak boleh dianggap sepele, karena faktor pemicunya cukup kompleks dan harus dipahami agar Anda dapat mengatasinya secara tepat.
Dengan mengenali penyebabnya sejak awal, Anda dapat menentukan langkah pencegahan yang sesuai sekaligus mendapatkan perawatan yang efektif.
Untuk membantu Anda dalam mengetahui penyebab jerawat pipi, Plasthetic Clinic telah merangkum beberapa penyebab hingga cara mengatasinya. Penasaran? Yuk, simak artikel berikut hingga tuntas!
Table of Contents
ToggleApa Saja Penyebab Jerawat Pipi?
Sebelum membahas langkah penanganannya, penting bagi Anda memahami penyebab yang membuat area pipi lebih mudah berjerawat.
Berikut adalah beberapa penyebab jerawat pipi yang dapat Anda ketahui:
1. Stres
Stres merupakan salah satu pemicu jerawat yang sering tidak disadari. Saat Anda berada di bawah tekanan, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi. Hormon inilah yang dapat memperparah minyak berlebih sehingga pori-pori mudah tersumbat dan memicu peradangan.
Selain itu, stres juga membuat pola makan dan pola tidur menjadi tidak teratur. Kombinasi faktor inilah yang akhirnya memperbesar risiko jerawat muncul terutama di area pipi.
Baca Juga: 7 Perbedaan Purging dan Jerawat serta Cara Mengatasinya
2. Pola Makan yang Tidak Sehat
Konsumsi makanan tinggi gula, makanan berminyak, atau produk olahan dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh.
Ketika insulin meningkat, produksi sebum juga ikut meningkat, sehingga kulit menjadi lebih rentan berjerawat.
Dari perspektif kesehatan, lonjakan kadar gula darah juga memicu ketidakseimbangan hormon androgen dan estrogen, yang kemudian mempercepat munculnya jerawat di pipi. Pola makan sehari-hari menjadi faktor besar dalam menentukan kondisi kulit.
3. Salah Menggunakan Produk Skincare
Setiap produk skincare memiliki formulasi yang berbeda, dan tidak semuanya cocok untuk semua jenis kulit.
Jika Anda menggunakan produk yang terlalu berat, terlalu aktif, atau non-komedogenik, pori-pori dapat mudah tersumbat.
Reaksi alergi juga bisa terjadi bila ada kandungan tertentu yang tidak cocok dengan kulit Anda. Akibatnya, jerawat, iritasi, serta peradangan dapat muncul di area pipi. Melakukan patch test jauh lebih aman sebelum Anda memakai produk secara rutin.
4. Efek Samping Obat-obatan
Beberapa jenis obat dapat memberikan efek samping berupa jerawat. Misalnya, obat yang mengandung testosteron, steroid, lithium, hingga beberapa jenis pil kontrasepsi.
Obat-obatan tersebut dapat memengaruhi hormon tubuh dan memicu produksi minyak berlebih. Oleh karena itu, penting untuk berdiskusi dengan dokter bila Anda mengalami jerawat setelah mengonsumsi obat tertentu.
5. Tidak Membersihkan Wajah
Kotoran, polusi, dan sisa makeup dapat menempel sepanjang hari di wajah. Bila tidak dibersihkan secara benar, terutama sebelum tidur, pori-pori dapat tersumbat dan menyebabkan jerawat di area pipi.
Ini juga memicu peradangan dan membuat jerawat semakin besar. Membersihkan wajah secara benar adalah langkah paling dasar untuk mencegah jerawat, terutama bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan.
6. Penggunaan Kosmetik Tertentu
Beberapa kosmetik, seperti foundation atau primer, mengandung bahan komedogenik yang menyumbat pori-pori.
Jika digunakan terlalu lama atau tidak dibersihkan dengan benar, risiko jerawat meningkat. Pilihlah produk berlabel non-comedogenic agar kulit tetap aman. Selain itu, gunakan kosmetik sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.
7. Perubahan Hormon
Perubahan hormon merupakan salah satu faktor terbesar penyebab jerawat. Ini biasanya terjadi saat pubertas, menjelang menstruasi, selama kehamilan, atau menopause.
Ketika hormon androgen meningkat, produksi minyak meningkat sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat. Selain itu, perubahan hormon juga dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif dan mudah meradang.
Baca Juga: 6 Manfaat Vitamin C untuk Wajah Berjerawat dan Cara Menggunakannya
8. Faktor Lingkungan
Polusi dan paparan sinar matahari dapat memperparah kondisi jerawat. Polusi membawa partikel kotoran halus yang dapat masuk ke pori-pori dan memicu peradangan.
Sementara sinar UV dapat membuat noda jerawat semakin gelap. Menggunakan sunscreen setiap hari adalah langkah krusial untuk melindungi kulit.
9. Kebiasaan Buruk yang Memicu Jerawat
Kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang tidak bersih atau memencet jerawat dapat membuat bakteri berpindah ke permukaan kulit.
Hal ini membuat jerawat di area pipi semakin mudah muncul. Banyak orang tidak sadar bahwa tangan merupakan salah satu sumber bakteri terbesar yang dapat memicu timbulnya jerawat.
10. Sprei yang Kotor
Kotoran seperti debu, minyak, dan bakteri yang menumpuk pada sprei atau sarung bantal dapat menjadi pemicu munculnya jerawat.
Saat wajah terus-menerus menyentuh permukaan yang tidak bersih itu sepanjang malam, pori-pori lebih mudah tersumbat.Select 65 more words to run Humanizer.
Bagaimana Cara Mengatasi Jerawat di Pipi?
Selain memahami apa saja penyebab jerawat pipi, penting juga untuk mengetahui langkah penanganannya.
Dengan mengetahui cara yang tepat, Anda dapat membantu kulit kembali pulih dan kembali ke kondisi normal. Berikut beberapa metode yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi jerawat di pipi:
1. Lakukan Eksfoliasi
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori yang tersumbat, sehingga jerawat berkurang dan bekasnya memudar.
Pilih produk dengan bahan aktif seperti AHA atau BHA yang terbukti efektif untuk kulit berjerawat. Melakukan eksfoliasi 1–2 kali seminggu adalah frekuensi yang ideal agar kulit tetap sehat tanpa iritasi.
2. Disiplin Melakukan Perawatan Harian
Rutinitas skincare harian sangat penting untuk mengontrol minyak dan mencegah munculnya jerawat baru.
Mulailah dari pembersihan, penggunaan toner, serum, moisturizer, hingga sunscreen. Semakin rutin Anda merawat kulit, semakin cepat jerawat teratasi.
3. Tidak Lupa Pakai Tabir Surya
Sunscreen membantu mencegah peradangan akibat sinar UV yang dapat memperburuk jerawat dan bekasnya. Pilih sunscreen dengan tekstur ringan dan non-comedogenic. Gunakan setiap hari, bahkan di dalam ruangan.
Baca Juga: Berapa Lama Bekas Jerawat Hilang: Proses, Perawatan, dan Cara Mempercepatnya
4. Mengelola Stres
Karena stres berhubungan langsung dengan jerawat, penting bagi Anda untuk mengelolanya dengan baik. Lakukan aktivitas yang Anda sukai, seperti berjalan santai, memasak, journaling, atau tidur cukup. Kesehatan mental berperan besar dalam kesehatan kulit.
5. Menggunakan Produk Skincare yang Tepat
Pastikan skincare yang Anda gunakan sesuai dengan jenis kulit. Produk yang tepat akan membantu menenangkan peradangan dan memperbaiki skin barrier. Hindari produk yang terlalu keras atau menyebabkan iritasi.
6. Terapkan Pola Hidup Sehat
Perbanyak minum air putih, kurangi makanan manis, konsumsi buah dan sayuran, serta tidur cukup. Semua kebiasaan ini berpengaruh besar dalam menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan kulit.
7. Ganti Sarung Bantal dan Sprei
Pastikan Anda mengganti sarung bantal minimal seminggu sekali untuk mengurangi paparan bakteri pada wajah.
8. Rutin Membersihkan Ponsel
Karena ponsel sering menempel di pipi, membersihkan layarnya secara rutin dapat membantu mencegah perpindahan bakteri.
9. Hindari Menyentuh Wajah
Usahakan menyentuh wajah hanya ketika benar-benar perlu, karena tangan membawa banyak kuman yang dapat memicu jerawat.
Kesimpulan
Jika jerawat di pipi berlangsung lama atau terus muncul berulang, Anda dapat mempertimbangkan perawatan profesional.
Plasthetic Clinic menyediakan berbagai treatment seperti Facial Acne, Laser Acne, Acne Injection, hingga Morpheus8 yang efektif mengatasi jerawat beserta bekasnya.
Tim dokter yang berpengalaman akan membantu menentukan perawatan yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda.
Untuk Anda yang ingin mendapatkan hasil lebih efektif, kunjungi layanan klinik laser jerawat di Plasthetic Clinic. Jangan lupa untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu agar Anda mendapatkan rekomendasi perawatan yang sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan kulit yang Anda miliki.
Plasthetic Clinic, Enhance Quality of Life!
Ditinjau oleh: Tim Plasthetic Clinic
Sumber:
https://www.halodoc.com/artikel/perlu-tahu-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-jerawat-di-pipi?srsltid=AfmBOorlnX10IsgkC78rs2UkJGe7am4ZdpKEQZAGoYITbLG8Uw6Hcsld
https://hellosehat.com/penyakit-kulit/jerawat/penyebab-jerawat-di-pipi/
