Eksim merupakan masalah kulit yang dapat menimbulkan rasa gatal, kemerahan, kulit kering, hingga iritasi yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini sering kambuh jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, memahami cara mengobati eksim yang benar sangat penting agar gejala dapat terkendali dan kualitas hidup tetap terjaga.
Table of Contents
ToggleBagaimana Cara Mengobati Eksim pada Kulit?
Cara mengobati eksim tidak hanya berfokus pada menghilangkan rasa gatal, tetapi juga menjaga kesehatan lapisan kulit dan mencegah kekambuhan. Penanganannya dapat dilakukan melalui perawatan mandiri di rumah hingga tindakan medis sesuai tingkat keparahan gejala.
Berikut beberapa cara mengobati eksim pada kulit yang bisa Anda ketahui:
1. Menggunakan Pelembap Secara Rutin
Salah satu cara mengobati eksim yang paling penting adalah menjaga kelembapan kulit. Kulit penderita eksim cenderung kehilangan lapisan pelindung alami sehingga menjadi lebih kering dan mudah iritasi.
Losion atau pelembap dapat membantu menjaga kulit tetap lembap. Ketika mengalami eksim, pastikan Anda rutin menggunakan pelembap setidaknya dua kali sehari, terutama setelah mandi dan sebelum tidur.
Pilih pelembap yang bebas pewangi dan tidak mengandung bahan yang berpotensi memicu iritasi. Produk yang terlalu banyak mengandung parfum atau alkohol dapat membuat kulit semakin sensitif.
Penggunaan pelembap secara konsisten dapat membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit sekaligus mengurangi rasa gatal dan kering.
Baca Juga: Eksim Bibir: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya dengan Aman
2. Menghindari Pemicu Alergi dan Iritasi
Eksim sering kali kambuh akibat adanya faktor pemicu tertentu. Saat kulit sedang sensitif, hal-hal sederhana seperti keringat atau pakaian tertentu dapat memicu munculnya ruam.
Beberapa pemicu eksim yang umum antara lain:
- Debu dan tungau
- Keringat berlebih
- Sabun dengan kandungan bahan keras
- Pakaian berbahan wol dan mohair
- Pakaian ketat atau kasar
- Cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin
- Alergi makanan tertentu
Mengenali faktor pemicu merupakan bagian penting dalam pengobatan eksim jangka panjang. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat mengurangi risiko kekambuhan.
3. Menggunakan Obat Oles Sesuai Anjuran Dokter
Saat eksim sedang meradang hebat hingga memicu kemerahan yang terasa panas, pelembap biasa terkadang tidak cukup. Anda memerlukan cara mengobati eksim dengan bantuan medis, salah satunya menggunakan obat oles atau salep topikal.
Dokter biasanya akan meresepkan salep kortikosteroid atau obat antiinflamasi non-steroid untuk menekan peradangan di bawah kulit. Sangat penting untuk menggunakan obat oles ini secara bijak dan sesuai instruksi dokter agar tidak menimbulkan efek samping seperti penipisan kulit.
4. Menghindari Kebiasaan Menggaruk Kulit
Menggaruk memang memberikan rasa lega sementara, tetapi kebiasaan ini justru dapat memperparah eksim.
Kulit yang terus digaruk bisa mengalami luka, menebal, bahkan meningkatkan risiko infeksi. Selain itu, siklus gatal dan garukan dapat membuat proses penyembuhan menjadi lebih lama.
Apabila rasa gatal muncul, Anda dapat mengompres area kulit menggunakan handuk dingin atau mengalihkan perhatian dengan aktivitas lain.
5. Menjaga Kebersihan dan Kelembapan Kulit
Kulit yang bersih dan lembap akan membantu mengurangi risiko iritasi. Mandi secara teratur menggunakan air hangat suam-suam kuku dapat membantu membersihkan kulit tanpa membuatnya terlalu kering.
Setelah mandi, segera gunakan pelembap agar kadar air di kulit tetap terjaga. Hindari menggosok tubuh terlalu keras menggunakan handuk karena dapat memperparah iritasi.
6. Menggunakan Produk Perawatan yang Lembut
Pemilihan produk perawatan kulit sangat memengaruhi kondisi eksim. Gunakan sabun dan produk perawatan yang diformulasikan untuk kulit sensitif.
Hindari produk yang mengandung:
- Parfum berlebihan
- Alkohol
- Pewarna buatan
- Formaldehida
- Paraben tertentu
Produk dengan kandungan lembut seperti oatmeal koloid dapat membantu memperbaiki lapisan kulit dan menjaga kelembapan.
Baca Juga: 7 Perbedaan Kulit Sensitif dan Alergi yang Perlu Anda Pahami
7. Mengelola Stres dengan Baik
Keseimbangan emosi ternyata sangat berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Stres dapat meningkatkan hormon kortisol yang berpotensi memicu kekambuhan eksim.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengelola stres antara lain:
- Teknik pernapasan
- Meditasi selama 5–10 menit setiap hari
- Olahraga ringan
- Journaling
- Tidur yang cukup
Ketika kondisi mental lebih stabil, tubuh juga dapat merespons peradangan dengan lebih baik.
8. Menjalani Perawatan Medis Jika Diperlukan
Pada beberapa kasus, eksim memerlukan penanganan medis yang lebih intensif. Dokter dapat melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan penyebab, tingkat keparahan, serta terapi yang paling sesuai.
Perawatan medis menjadi penting terutama jika eksim sering kambuh, semakin meluas, atau tidak membaik dengan perawatan mandiri.
Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Mengalami Eksim
Selain mengetahui cara mengobati eksim, Anda juga perlu menghindari beberapa kebiasaan yang dapat memperparah gejala. Berikut di antaranya:
1. Mandi dengan Air Terlalu Panas
Air panas dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alami. Kulit yang kering merupakan salah satu faktor utama pemicu eksim.
Mandi menggunakan air hangat diperbolehkan untuk membantu meredakan gatal, tetapi suhu air sebaiknya tidak melebihi suhu tubuh atau sekitar 37 derajat Celsius.
2. Menggunakan Sabun yang Mengandung Bahan Keras
Sabun dengan kandungan bahan kimia yang kuat dapat merusak lapisan pelindung kulit dan memperparah iritasi.
Pilih sabun yang lembut, bebas pewangi, dan diformulasikan untuk kulit sensitif.
3. Menggaruk Area Kulit yang Gatal
Menggaruk merupakan salah satu pantangan utama bagi penderita eksim.
Kulit yang terus digaruk dapat menjadi pecah, menebal, bahkan berdarah. Kondisi ini juga meningkatkan risiko infeksi.
Untuk mengurangi keinginan menggaruk, Anda dapat mengompres kulit menggunakan kain dingin atau mencubit lembut area di sekitar kulit yang gatal.
4. Menggunakan Produk Skincare dengan Parfum Berlebihan
Produk yang mengandung pewangi, pewarna, alkohol, paraben, atau formaldehida berpotensi menyebabkan iritasi dan memperburuk eksim.
Sebaiknya gunakan produk dengan bahan yang lebih lembut dan aman bagi kulit sensitif.
5. Membiarkan Kulit Terlalu Kering
Kulit yang kering akan lebih mudah mengalami peradangan dan rasa gatal. Oleh karena itu, penggunaan pelembap secara rutin sangat dianjurkan.
6. Terlalu Sering Terpapar Debu, Keringat, dan Iritan
Debu, keringat berlebih, dan bahan iritan tertentu dapat memicu munculnya gejala eksim.
Menjaga kebersihan lingkungan dan mengganti pakaian setelah berkeringat dapat membantu mengurangi risiko kambuh.
Baca Juga: Apa Itu Eksim di Wajah? Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Kapan Eksim Perlu Diperiksakan ke Dokter?
Meskipun banyak kasus eksim dapat dikontrol dengan perawatan mandiri, beberapa kondisi memerlukan penanganan medis.
Segera konsultasikan ke dokter apabila:
- Gatal sangat mengganggu aktivitas sehari-hari
- Ruam semakin luas atau bertambah parah
- Kulit mengalami infeksi
- Gejala tidak membaik setelah perawatan mandiri
- Eksim sering kambuh dalam waktu singkat
Pemeriksaan yang tepat dapat membantu menentukan penyebab dan memberikan pengobatan yang sesuai.
Konsultasikan Masalah Eksim dan Kesehatan Kulit Anda di Plasthetic Clinic
Penanganan eksim yang tepat sangat penting untuk membantu mengurangi gejala dan mencegah kekambuhan. Setiap orang dapat memiliki penyebab, tingkat keparahan, dan kondisi kulit yang berbeda sehingga memerlukan evaluasi yang tepat.
Jika Anda mengalami keluhan kulit gatal, kemerahan, iritasi, atau gejala eksim yang tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan tim profesional di Plasthetic Clinic. Dokter akan membantu mengevaluasi kondisi kulit Anda dan merekomendasikan perawatan yang sesuai untuk menjaga kesehatan kulit secara optimal.
Anda juga dapat memperoleh informasi mengenai Klinik Perawatan Kulit Wajah untuk membantu menjaga kesehatan dan kondisi kulit sesuai kebutuhan Anda.
Plasthetic Clinic, Enhance Quality of Life!
Ditinjau oleh: Tim Plasthetic Clinic
Sumber:
https://ciputrahospital.com/cara-mengobati-penyakit-eksim/
https://hellosehat.com/penyakit-kulit/dermatitis/pantangan-eksim/#goog_rewarded
https://erhaultimate.co.id/article/sudah-coba-banyak-cara-ini-12-rahasia-mengobati-eksim-yang-efektif
