Membedah Efek Veneer Gigi dan Risikonya

Membedah Efek Veneer Gigi dan Risikonya

Di Tinjau oleh Dokter

Belakangan ini, masalah gigi kerap menjadi perbincangan yang hangat di kalangan dunia kecantikan. Veneer gigi ini nantinya berfungsi untuk dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda dan membuat senyum Anda terlihat lebih cerah. Maka tak heran jika banyak orang yang ingin memasang veneer. Padahal, setiap manfaat selalu memiliki efek samping. Berikut ulasan lengkapnya!

Apa Saja Fungsi Veneer Gigi?

Berikut ini ialah berbagai manfaat dari veener gigi yang harus Anda ketahui:

1. Membuat Gigi Menjadi Lebih Putih

Manfaat veneer gigi tersebut diketahui dapat membuat penampilan gigi menjadi lebih putih. Bahkan, lebih populer daripada metode pemutihan gigi seperti pemutihan gigi. 

2. Membentuk Gigi

Banyak orang suka membentuk gigi mereka menjadi gigi buck karena menurut mereka bentuk ini menghasilkan senyuman yang lebih manis. Veneernya sendiri bisa menciptakan bentuk gigi kelinci sesuka Anda.

3. Menambah Kepercayaan Diri

Veneer gigi ini dapat berfungsi untuk membuat Anda terlihat lebih percaya diri karena dapat mengatasi bermacam-macam permasalah gigi Anda. Gigi yang tidak putih, gigi yang tidak kinclong, gigi yang terlihat patah serta lainnya Keunggulan veneer adalah Anda dapat mengatasi masalah kurang percaya diri, sehingga Anda akan semakin percaya diri setelah menggunakannya.

Baca Juga : Lebih Dekat dengan Prosedur Veneer Gigi Agar Gigi Tampak Berkilau

Apa Saja Efek Veneer Gigi dan Resikonya?

Berikut ini adalah berbagai efek veneer gigi jika tidak dilakukan dengan baik, simak selengkapnya.

1. Perubahan Warna Gigi Asli yang Menjadi Tidak Rata

Menurut The Journal of American Dental Association, warna veneer Anda akan bergantung pada warna dasar gigi asli Anda, dan warna alami gigi Anda akan menentukan warna serta jenis veneer yang nantinya akan dipasang pada gigi Anda. Veneer gigi ini mungkin mengalami perubahan pada warna ataupun noda pada tepi gigi karena masalah kelembaban yang terjadi saat veneer dipasang oleh dokter.

2. Warna Veneer Tidak Dapat Diperbaiki Setelah Pemasangan

Dokter tidak dapat mengubah warna veneer setelah dipasang pada gigi Anda. Warna asli dari veneer gigi ini biasanya akan bertahan 5-10 tahun setelah Anda melakukan pemasangan, jadi pastikan veneer dipasang oleh dokter gigi berpengalaman.

Dengan demikian, hasilnya maksimal serta Anda akan merasa aman dan nyaman selama melakukan perawatan veneer. 

3. Kemungkinan Terjadi Masalah saat Pemasangan Veneer

Ketika pemasangan veneer tidak berjalan lancar, masalah bisa saja dapat timbul. Misalnya, jika posisi veneer tidak sesuai, ini dapat merusak gigi di bawahnya. Situasi ini bisa mengakibatkan kerusakan pada permukaan luar tepi veneer.

Veneer juga menjadi berlendir atau memiliki tekstur kasar, yang dapat membuat benang gigi tersangkut di tepi veneer. Ini dapat mengakibatkan kesulitan dalam membersihkan gigi, menyebabkan rasa sakit gigi, dan meningkatkan risiko iritasi pada gusi.

4. Gigi Jadi Lebih Sensitif

Memasang veneer pada gigi akan mengharuskan dokter Anda untuk mengikis enamel gigi dari permukaan gigi Anda, yang dapat membuat gigi Anda sensitif. Jika sudah terlanjur sensitif, Anda mungkin akan mengalami nyeri saat Anda mengonsumsi makanan ataupun minuman dingin atau panas. Dalam kasus yang lebih parah, dapat membunuh jaringan gigi karena terlalu banyak enamel yang hilang.

Baca Juga : Mengenal Efek Samping Veneer Gigi, Baca Selengkapnya Disini!

Banner Plastic Dentist

Bagaimana Cara Merawat Veneer Gigi yang Benar?

Mengetahui hal ini, sangat penting untuk merawat tali sepatu agar tahan lama. Berikut cara penanganan untuk dapat menjadi ketahanan veneer gigi yang bisa Anda lakukan:

1. Rajin Menyikat Gigi

Menyikat gigi tentunya adalah kunci untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kondisi rongga mulut yang sudah bersih akan dapat mencegah berbagai penyakit menyerang gigi. Bahkan setelah perawatan, Anda masih bisa merasakan manfaat menyikat gigi secara teratur. Jika Anda memperhatikan kebersihan mulut, veneer akan bertahan lebih lama. Alasannya adalah veneer bertahan lama di rongga mulut yang bersih.

2. Berkumur Setelah Makan dan Minum

Setelah makan, bisa dipastikan akan ada residu di gigi yang bisa menempel di gigi. Sisa makanan juga mencemari bakteri sehingga menyebabkan kerusakan gigi. Lapisan veneer sangat berisiko untuk karies sekunder dan juga untuk adhesi karang gigi. Keduanya dapat memperpendek umur susu. Salah satu cara mengobati gigi berlubang adalah dengan berkumur setelah Anda melakukan makan atau minum. Cara ini akan efektif untuk dapat mencegah makanan yang menempel di gigi.

3. Gunakan Dental Floss 

Layaknya partikel makanan yang menempel di gigi, sisa makanan yang sudah menempel dapat merusak gusi. Akan tetapi, kebanyakan orang menggunakan tusuk gigi untuk menghilangkan makanan yang menempel. Sebenarnya, ini sangat tidak dianjurkan. Bahan tusuk gigi keras dan tebal. Jika sering digunakan, susu akan tenggelam dan mudah rontok. Anda dapat mengurangi risiko veneer lepas dengan menggunakan benang gigi sebagai pengganti tusuk gigi.  

Baca Juga : Dental Bridge: Proses, Keuntungan, dan Potensi Risikonya

Rekomendasi Perawatan Gigi Terbaik di Plasthetic

Berikut ini adalah berbagai perawatan gigi terbaik di Plasthetic Clinic yang dirangkum khusus untuk Anda, yaitu:

1. Veneer Gigi 

Veneer  merupakan salah satu prosedur medis di mana veneer dipasang di bagian depan gigi. Tujuan pemasangan veneer gigi adalah untuk dapat memperbaiki penampilan pada gigi, serta bentuk dan warna gigi.

2. Behel Gigi

Behel gigi adalah prosedur pemasangan benda asing pada gigi yang bertujuan untuk dapat merapikan susunan pada gigi yang tidak teratur. Pemasangan behel ini adalah prosedur medis yang wajib dilakukan oleh dokter gigi, ya teman Plasthetic. Nah, jika pemasangan behel gigi dilakukan secara sembarangan, maka dapat menimbulkan gigi serta mulut lainnya.

3. Tambal Gigi

Penambalan gigi merupakan prosedur medis untuk dapat memperbaiki kerusakan gigi atau gigi yang rusak dengan menempatkan tambalan pada gigi yang bermasalah. Metode penambalans serta bahan penambalan yang digunakan pada proses penambalan ini nantinya akan disesuaikan dengan kondisi pada gigi pasien sendiri.  

Nah, itu dia penjelasan mengenai veneer gigi, semoga bermanfaat ya teman Plasthetic. Jika masih ada pertanyaan yang ingin disampaikan, Anda dapat mendatangi Plasthetic Clinic Cabang Banda Aceh untuk melakukan sesi konsultasi. So? Tunggu apalagi? Kunjungi Plasthetic Clinic Cabang Banda Aceh sekarang juga!

Di Review Oleh:

drg. Putri Rahmina

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

Kenali Macam-Macam Jerawat dan Cari Tahu Cara Menaganinya

Read More

Coolsculpting: Pengertian, Prosedur, dan Bedanya dengan Sedot Lemak

Read More

Cari Tahu 5 Cara Mengecilkan Hidung Jambu

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!