Dalam dunia kecantikan yang terus berkembang, perawatan kulit telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Berbagai metode inovatif terus bermunculan, salah satunya adalah dermapen. Perawatan ini semakin populer karena kemampuannya dalam meremajakan kulit dan mengatasi berbagai masalah kulit, mulai dari bekas jerawat hingga tanda-tanda penuaan seperti kerutan halus dan hiperpigmentasi.
Meski menawarkan segudang manfaat, perawatan dermapen memerlukan perhatian khusus setelahnya agar hasil yang didapatkan optimal. Perawatan pasca-dermapen sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah terjadinya iritasi. Dalam artikel ini, Plasthetic Clinic akan mengulas secara detail mengenai prosedur dermapen, manfaatnya, serta pantangan setelah dermapen. Dengan mengetahui informasi yang lengkap, Anda dapat merawat kulit dengan benar dan mendapatkan hasil yang maksimal.
Table of Contents
ToggleApa itu Dermapen?
Dermapen, sebuah istilah yang terinspirasi dari kata “dermatologi” dan “pena”, adalah sebuah inovasi dalam dunia perawatan kulit. Prosedur microneedling ini menggunakan alat kecil yang menyerupai pulpen untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti, kerutan halus, hiperpigmentasi, bekas jerawat, dan stretch mark.
Saat jarum-jarum mikro dermapen menembus lapisan kulit, tubuh akan merespons dengan mengaktifkan proses penyembuhan alami. Proses ini akan merangsang produksi kolagen dan elastin, dua protein penting yang berperan dalam menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.
Dengan meningkatnya produksi kolagen dan elastin, kulit Anda akan terlihat lebih muda, cerah, dan kenyal. Selain itu, luka mikro yang dihasilkan oleh dermapen juga dapat merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru, sehingga tekstur kulit menjadi lebih halus dan rata.
Prosedur treatment dermapen sendiri tergolong aman bila dilakukan oleh tenaga profesional, dan perawatan ini dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan kulit masing-masing individu. Meski hasilnya menjanjikan, prosedur perawatan dermapen dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi ringan setelahnya, sehingga penting untuk melakukan perawatan lanjutan yang tepat.
Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Penuaan Dini Agar Dapat Dicegah
Manfaat Dermapen
Sebagai salah satu prosedur perawatan kulit, tentu dermapen menawarkan berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan kulit. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari prosedur perawatan dermapen:
1. Memudarkan Luka dan Bekas Jerawat Membandel
Treatment dermapen adalah solusi efektif untuk mengatasi masalah bekas jerawat dan luka. Dengan teknologi microneedling, alat ini menciptakan luka-luka kecil pada kulit yang merangsang produksi kolagen. Kolagen inilah yang berperan penting dalam memperbaiki jaringan kulit yang rusak, sehingga bekas jerawat dan luka akan memudar secara signifikan.
2. Mengatasi Masalah Kulit Kendur dan Kerutan
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin dalam tubuh kita menurun, sehingga kulit menjadi kendur dan muncul garis halus. Dermapen hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan merangsang produksi kedua protein penting ini, Dermapen dapat membantu mengembalikan kekencangan dan elastisitas kulit, sehingga Anda terlihat lebih muda.
3. Membuat Kulit Tampak Lebih Bercahaya dan Sehat Alami
Treatment dermapen tidak hanya efektif dalam mengatasi masalah kulit seperti bekas jerawat atau garis halus, tetapi juga mampu meningkatkan kecerahan kulit secara keseluruhan. Dengan merangsang produksi kolagen dan elastin, perawatan ini membuat kulit tampak lebih cerah, halus, dan bercahaya.
Baca Juga: Ketahui 8 Cara Menghilangkan Kulit Bertekstur dengan Baik dan Benar
4. Membantu Mengatasi Masalah Hiperpigmentasi
Selain mengatasi jerawat dan bekas luka, perawatan dermapen juga menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi atau perubahan warna kulit. Dengan teknologi microneedling, dermapen mampu merangsang regenerasi sel kulit sehingga lapisan kulit yang rusak akibat hiperpigmentasi dapat diperbaiki. Perawatan ini dapat membantu menyamarkan noda-noda hitam atau warna kulit yang tidak merata, sehingga kulit tampak lebih cerah dan merata.
5. Membuat Permukaan Kulit Lebih Halus dan Rata
Salah satu manfaat yang telah terbukti dari perawatan dermapen adalah dapat memperbaiki tekstur kulit yang tidak rata. Tak hanya itu, dermapen juga dapat meningkatkan efektivitas produk perawatan kulit Anda.
Dengan menciptakan saluran mikro pada kulit, dermapen memungkinkan serum dan krim meresap lebih dalam, sehingga nutrisi dan kandungan aktifnya dapat bekerja secara optimal. Hasilnya, kulit akan terasa lebih halus, lembut, dan terlihat lebih sehat.
Baca juga: 7 Manfaat DNA Salmon untuk Kulit Sehat dan Cantik
6 Pantangan Setelah Dermapen
Setelah menjalani perawatan dermapen, kulit Anda akan menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap iritasi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengikuti pantangan-pantangan setelah dermapen yang akan dijabarkan pada penjelasan berikut ini.
1. Paparan Sinar Matahari Langsung
Setelah menjalani prosedur dermapen, kulit Anda akan sangat sensitif terhadap sinar matahari. Paparan sinar UV dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, bahkan memicu munculnya hiperpigmentasi pada kulit yang baru saja diperbarui.
Untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, sangat penting untuk menghindari paparan langsung selama beberapa hari setelah perawatan. Gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi setiap kali Anda beraktivitas di luar ruangan untuk menjaga kesehatan kulit yang baru saja mengalami regenerasi.
2. Gesekan pada Kulit
Kulit yang baru saja menjalani prosedur dermapen akan menjadi sangat sensitif dan membutuhkan perawatan ekstra. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menghindari aktivitas menggaruk atau menggosok area yang dirawat guna mencegah terjadinya iritasi dan infeksi.
Rasa gatal atau sedikit perih mungkin akan muncul pasca perawatan, namun Anda harus hindari menyentuh atau menggaruk area tersebut. Biarkan kulit Anda bernapas dan melakukan regenerasi secara alami. Selalu pastikan tangan Anda bersih jika perlu menyentuh wajah.
Baca Juga: Apa Penyebab Warna Kulit Tidak Merata? Kenali 4 Faktornya
3. Hindari Penggunaan Make Up atau Skincare yang Terlalu Berat
Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari perawatan dermapen, penting untuk merawat kulit dengan baik dan benar setelah prosedur. Dalam hal ini, Anda perlu menghindari penggunaan produk make up atau skincare yang terlalu berat atau berpotensi menyumbat pori-pori selama beberapa hari pertama setelah perawatan.
Pasalnya, kondisi kulit wajah yang baru menjalani perawatan dermapen akan menjadi sangat sensitif dan membutuhkan waktu untuk pulih. Oleh sebab itu, pilihlah produk dengan kandungan bahan-bahan yang ringan dan tidak menyebabkan iritasi.
4. Aktivitas yang Memicu Keringat
Agar hasil perawatan dermapen optimal, penting untuk menjaga kebersihan dan menghindari iritasi pada kulit. Dalam hal ini, Anda perlu menghindari aktivitas yang dapat membuat kulit terlalu lembap atau terpapar bakteri, seperti uap mandi, sauna, atau berenang selama 24-48 jam setelah perawatan. Hal ini akan membantu kulit tetap bersih dan kering, sehingga proses penyembuhan dapat berjalan dengan baik.
5. Penggunaan Eksfoliator Kimia
Untuk meminimalkan risiko iritasi dan mempercepat proses penyembuhan setelah menjalani prosedur dermapen, sebaiknya hindari penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung bahan aktif seperti AHA, BHA, retinol, atau vitamin C sesuai dengan arahan yang diberikan oleh dokter. Pasalnya, bahan-bahan ini dapat membuat kulit yang baru diperbarui menjadi lebih sensitif dan memperparah kemerahan.
6. Mengonsumsi Alkohol
Menghindari konsumsi alkohol setelah dermapen merupakan langkah penting untuk mempercepat proses penyembuhan kulit. Alkohol bersifat diuretik yang dapat menyebabkan dehidrasi, sementara kulit yang baru saja menjalani perawatan membutuhkan hidrasi optimal agar dapat memperbaiki dirinya dengan baik. Selain itu, alkohol juga dapat memperluas pembuluh darah dan meningkatkan risiko peradangan atau kemerahan pada kulit yang sedang dalam proses pemulihan.
Efek Samping Treatment Dermapen
Setelah menjalani treatment dermapen, wajar jika Anda mengalami beberapa efek samping ringan sebagai bagian dari proses penyembuhan kulit. Namun, penting untuk memahami apa saja efek samping treatment dermapen agar Anda bisa melakukan perawatan lanjutan dengan tepat dan mencegah risiko yang tidak diinginkan.
1. Kemerahan pada Kulit
Efek samping paling umum setelah dermapen adalah kemerahan pada kulit, mirip seperti saat Anda mengalami sunburn ringan. Kondisi ini muncul karena adanya luka mikro yang dibuat oleh jarum-jarum kecil pada alat dermapen.
2. Sensasi Terbakar atau Perih
Setelah prosedur, Anda mungkin akan merasakan sensasi panas, perih, atau terbakar pada area yang dirawat. Hal ini merupakan reaksi normal karena kulit sedang bereaksi terhadap luka mikro yang dibuat untuk merangsang regenerasi.
3. Kulit Kering dan Mengelupas
Beberapa hari setelah treatment, Anda mungkin akan mengalami kulit kering dan mengelupas. Ini adalah tanda bahwa proses regenerasi kulit sedang berlangsung, di mana sel-sel kulit mati terangkat dan digantikan oleh lapisan kulit baru yang lebih sehat. Penting untuk tidak mengelupasnya secara paksa agar kulit tidak iritasi atau mengalami infeksi.
4. Pembengkakan Ringan
Pembengkakan ringan juga bisa terjadi, terutama jika area yang dirawat cukup sensitif. Biasanya, bengkak terjadi karena peradangan sementara akibat penetrasi jarum. Kondisi ini akan hilang secara bertahap dalam 1–2 hari dengan perawatan yang tepat, seperti menggunakan kompres dingin.
5. Rasa Gatal
Ketika kulit mulai sembuh dan memperbaiki dirinya, Anda mungkin akan merasakan gatal ringan. Ini adalah bagian dari proses penyembuhan, tetapi penting untuk tidak menggaruk area tersebut karena bisa menyebabkan luka baru atau bahkan infeksi.
Dermapen adalah perawatan kulit yang efektif untuk berbagai masalah kulit seperti bekas jerawat, kerutan, hiperpigmentasi, dan tekstur yang tidak merata. Dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan, dermapen bisa menjadi pilihan yang tepat untuk peremajaan kulit Anda. Namun, sangat penting untuk mematuhi pantangan setelah melakukan perawatan ini agar hasil yang didapatkan lebih maksimal dan kulit terhindar dari masalah tambahan.
Apabila Anda tertarik untuk mendapatkan manfaat dari perawatan dermapen, Anda bisa mencobanya di Plasthetic Clinic melalui perawatan Plasma Nourish atau yang dikenal juga dengan perawatan PRP. Melalui prosedur perawatan PRP, Anda bisa mendapatkan kulit yang bebas dari jerawat, pori-pori yang mengecil, meratakan tekstur wajah, hingga meremajakan area kulit wajah secara keseluruhan.
Perawatan PRP sendiri dilakukan dengan menggunakan trombosit dari darah tubuh pasien sendiri. Namun, perawatan ini juga bisa dilakukan dengan kandungan serum khusus yang tersedia. Untuk mendapatkan pilihan terbaik, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim kami di sini agar terhindar dari risiko dan efek samping yang tentunya tidak Anda inginkan.
Semoga informasi mengenai pantangan setelah dermapen di atas dapat bermanfaat untuk Anda!
Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!
Ditinjau oleh: dr. Tasya, Sp.B.P.R.E., Subsp.E.L.,(K)
