Apakah Anda sedang mengalami masalah wajah bruntusan? Kondisi satu ini terkadang memang bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Bruntusan sendiri biasanya muncul sebagai bintik-bintik kecil atau benjolan halus di permukaan kulit, terutama di area wajah yang mudah terlihat.
Adapun salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan menjalani perawatan facial. Lalu, apa saja facial treatment untuk wajah bruntusan? Untuk mengetahuinya, Anda bisa menyimak artikel berikut ini hingga tuntas!
Table of Contents
TogglePenyebab Wajah Bruntusan
Bruntusan pada wajah bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kebiasaan sehari-hari. Berikut adalah beberapa penyebab yang dapat menyebabkan munculnya bruntusan pada wajah:
1. Penggunaan Produk Skincare
Pemilihan produk skincare yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat memicu munculnya bruntusan. Beberapa bahan yang perlu diwaspadai antara lain minyak kelapa yang bersifat komedogenik karena dapat menyumbat pori-pori, serta kandungan lain seperti fragrance dan sulfat yang berisiko menyebabkan iritasi.
Bagi kulit yang sensitif atau rentan bruntusan, penggunaan produk dengan bahan-bahan tersebut sebaiknya dihindari untuk mencegah reaksi yang tidak diinginkan.
Baca juga: Manfaat Facial Treatment: Dapatkan Kulit Sehat Setiap Hari!
2. Stres dan Kurang Tidur
Kurang istirahat tidak hanya membuat tubuh menjadi lelah, tetapi juga bisa memicu stres. Kondisi stres ini berdampak langsung pada kulit dengan merangsang produksi minyak atau sebum yang berlebih, yang merupakan salah satu pemicu utama munculnya bruntusan di wajah.
Untuk mencegah atau mengurangi masalah bruntusan yang terus-menerus, sangat penting untuk memastikan Anda mendapatkan kualitas tidur yang baik setiap malam. Dengan istirahat yang cukup, tubuh Anda akan memiliki kesempatan untuk memulihkan diri secara optimal, yang pada gilirannya akan membantu menjaga kondisi kulit tetap sehat dan terhindar dari masalah seperti bruntusan.
3. Kurangnya Asupan Cairan Harian
Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan kulit wajah menjadi lebih kering, yang kemudian memicu produksi minyak berlebih sebagai respons alami tubuh untuk menjaga kelembapan. Sayangnya, kelebihan minyak ini justru dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya bruntusan.
Untuk mencegah kondisi tersebut, penting menjaga hidrasi tubuh dengan cukup minum air setiap hari, idealnya sekitar delapan gelas, baik dari air putih maupun dari sumber cairan lain seperti jus buah.
4. Kebiasaan Merokok
Seperti yang sudah kita ketahui, kebiasaan merokok dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan tubuh, terutama paru-paru. Tak sampai disitu, dampak buruk dari kebiasaan merokok juga berpengaruh signifikan terhadap kondisi kulit.
Berdasarkan temuan penelitian, individu yang merokok memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami masalah kulit seperti bruntusan dan jerawat jika dibandingkan dengan non-perokok. Penyebabnya diyakini terkait dengan bagaimana rokok memengaruhi komposisi dan keseimbangan sebum (minyak alami kulit), di mana perubahan ini menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi perkembangan bruntusan dan jerawat.
5. Faktor Hormonal
Fluktuasi atau perubahan kadar hormon dalam tubuh merupakan salah satu pemicu umum munculnya bruntusan di kulit. Kondisi ini sering kali terlihat jelas pada remaja yang memasuki masa pubertas dan pada wanita menjelang atau selama periode menstruasi.
Ketidakstabilan hormon pada periode-periode tersebut dapat merangsang kelenjar kulit untuk menghasilkan minyak atau sebum dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya, sehingga meningkatkan risiko pori-pori tersumbat dan akhirnya menyebabkan timbulnya bruntusan.
Baca juga: 4 Treatment untuk Mengecilkan Pori-Pori dengan Efektif!
6. Kebiasaan Menyentuh Wajah
Salah satu pemicu yang dapat memicu munculnya bruntusan adalah kebiasaan melakukan kontak antara tangan dan area wajah. Baik sekedar sering menyentuh area wajah secara tidak sadar maupun tindakan memencet komedo atau jerawat, keduanya sama-sama berisiko memindahkan bakteri dan kotoran dari tangan langsung ke kulit.
Perpindahan kuman ini tidak hanya dapat memicu munculnya bruntusan atau jerawat baru, tetapi juga berpotensi memperburuk kondisi kulit yang sudah ada dengan menyebarkan infeksi lebih lanjut ke dalam pori-pori. Oleh karena itu, mengurangi kebiasaan menyentuh wajah adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit.
8. Sering Menggunakan Masker
Penggunaan masker wajah dalam waktu lama, terutama saat di transportasi umum, bisa memicu bruntusan akibat area tertutup yang lembap oleh keringat dan uap napas, sehingga menjadi tempat ideal bagi bakteri berkembang. Kondisi ini dikenal juga sebagai maskne.
Untuk mencegahnya, penting menjaga kebersihan masker dengan rutin mencuci masker kain atau mengganti masker medis setiap 4 jam atau saat basah, serta membawa cadangan. Selain itu, bersihkan wajah secara menyeluruh setelah seharian memakai masker dan gunakan face mist untuk menjaga kesegaran kulit.
9. Kebiasaan Memencet Jerawat
Kebiasaan memencet jerawat atau bruntusan sebaiknya dihindari karena justru dapat memperburuk kondisi kulit. Tindakan ini berisiko menimbulkan luka terbuka yang rentan terinfeksi bakteri, sehingga memicu peradangan dan memperparah jerawat, bahkan bisa menimbulkan bruntusan baru di area sekitarnya. Oleh karena itu, lebih baik menahan diri dan memilih penanganan jerawat yang aman dan tepat.
10. Pola Makan yang Tidak Sehat
Pola makan yang tidak sehat, seperti konsumsi berlebihan makanan tinggi lemak, fast food, gorengan, dan makanan manis, dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit. Jenis makanan tersebut dapat merangsang produksi minyak berlebih oleh kelenjar sebasea, yang kemudian menyumbat pori-pori dan memicu munculnya bruntusan di wajah. Oleh karena itu, penting untuk memerhatikan asupan makanan demi menjaga kondisi kulit tetap sehat.
11. Penggunaan Produk Kosmetik yang Tidak Tepat
Menggunakan produk kosmetik yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat menimbulkan efek samping, seperti munculnya bruntusan. Oleh karena itu, penting untuk lebih selektif saat memilih makeup, dengan mengutamakan produk yang memang diformulasikan khusus untuk jenis kulit Anda, baik itu normal, kering, berminyak, kombinasi, maupun sensitif.
Selain itu, biasakan juga untuk memeriksa daftar kandungan pada kemasan guna menghindari bahan yang bisa memicu iritasi atau menyumbat pori-pori wajah.
12. Tidak Membersihkan Wajah dengan Benar
Melewatkan rutinitas membersihkan wajah dapat berakibat pada akumulasi berbagai residu seperti kotoran, debu, dan minyak alami kulit di dalam pori-pori. Seiring waktu, penumpukan ini akan menyumbat pori-pori, menciptakan kondisi yang memicu munculnya bruntusan.
Oleh karena itu, membersihkan wajah secara rutin adalah langkah dasar yang sangat penting untuk mencegah timbulnya bruntusan. Disarankan untuk melakukannya minimal dua kali sehari, yakni di pagi dan malam hari, agar kotoran, minyak, dan sisa polusi yang menempel dapat terangkat dengan optimal sehingga pori-pori tetap bersih dan tidak tersumbat.
3 Facial Treatment untuk Wajah Bruntusan
Setelah mengetahui penyebab wajah bruntusan, langkah berikutnya adalah memilih perawatan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Di Plasthetic Clinic, kami menyediakan berbagai facial treatment yang dapat membantu membersihkan, merawat, dan menghidrasi kulit wajah Anda. Berikut adalah beberapa pilihan facial treatment untuk wajah bruntusan yang bisa Anda coba:
1. Classic Facial
Classic Facial adalah salah satu perawatan wajah yang paling klasik dan populer. Perawatan ini bertujuan untuk membersihkan kulit wajah dari kotoran dan minyak yang menumpuk. Prosesnya melibatkan langkah penting seperti ekstraksi untuk menghilangkan komedo dan pijatan lembut guna merelaksasikan otot-otot wajah.
Lebih dari sekadar membersihkan, perawatan ini juga dapat memberikan hidrasi dan efek mencerahkan, sehingga kulit wajah Anda akan terasa dan terlihat lebih segar serta sehat.
Baca juga: Penyebab Bruntusan pada Wajah yang Harus Kamu Ketahui!
2. Acne Facial
Bagi pemilik kulit yang mudah berjerawat, Acne Facial merupakan pilihan perawatan yang direkomendasikan karena dirancang khusus untuk mengatasi masalah jerawat. Perawatan ini bertujuan mengurangi jerawat aktif dan membersihkan pori-pori secara menyeluruh, biasanya melalui proses ekstraksi komedo dan jerawat.
Tak jarang juga dilengkapi dengan teknologi Intense Pulse Light (IPL) yang membantu meredakan peradangan serta membunuh bakteri penyebab jerawat. Dengan pendekatan yang aman dan nyaman, perawatan ini cocok untuk kulit sensitif dan acne-prone.
3. Aqua Pure Facial
Aqua Pure Facial merupakan perawatan wajah modern asal Korea Selatan yang dirancang untuk merevitalisasi kulit secara menyeluruh. Dengan teknologi canggih, perawatan ini mampu mengangkat sel kulit mati, membersihkan komedo, serta memberikan hidrasi dan nutrisi mendalam.
Hasilnya, kulit terasa lebih halus dan tampak lebih cerah. Karena mampu menembus hingga lapisan kulit yang lebih dalam, Aqua Pure Facial cocok bagi siapa pun yang menginginkan perawatan intensif untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Kesimpulan
Bruntusan pada wajah memang bisa menjadi masalah yang mengganggu, namun dengan perawatan yang tepat, masalah ini dapat diatasi. Di Plasthetic Clinic, kami menyediakan berbagai pilihan Facial Semarang yang dapat membantu membersihkan, merawat, dan memperbaiki kondisi kulit wajah Anda.
Dari Classic Facial yang klasik namun efektif, Acne Facial yang aman untuk kulit berjerawat, hingga Aqua Pure Facial yang menggunakan teknologi canggih untuk hasil yang maksimal, kami memiliki solusi untuk setiap jenis kulit. Jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter kami agar Anda mendapatkan rekomendasi facial treatment yang sesuai kondisi kulit wajah Anda.
Semoga informasi mengenai facial treatment untuk wajah bruntusan di atas dapat bermanfaat untuk Anda!
Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!
Ditinjau oleh: dr. Caecilia Linda
Sumber:
https://www.klikdokter.com/info-sehat/kulit/penyebab-wajah-bruntusan-wajib-tahu?srsltid=AfmBOooe36ij0sp2UP3w5SKthdOcbJlEEMuowRrNrLn_8Gf6YkmhiD6u
https://www.ponds.com/id/skinspiration/jerawat/penyebab-muka-bruntusan-dan-cara-mengatasinya.html
https://www.alodokter.com/10-penyebab-bruntusan-dan-cara-mengatasinya
