Apa Itu Purging dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

apa-itu-purging

Apa Itu Purging dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Di Tinjau oleh Dokter

Anda baru saja mencoba produk skincare baru, dan tiba-tiba wajah Anda terasa kering ataupun berminyak, dan berjerawat. Jika iya, mungkin Anda sedang mengalami gejala purging. Sebelum membahas lebih jauh, yuk kita kenalan terlebih dahulu apa itu definisi dari purging itu sendiri.

Apa Itu Purging?

Purging merupakan suatu proses regenerasi kulit yang melibatkan penggantian sel kulit mati dengan sel kulit baru, atau bisa juga disebut dengan istilah detoksifikasi. Proses ini biasanya cenderung mengeringkan kulit dan menghasilkan minyak yang terlalu berlebih sebelum lapisan kulit baru muncul. Nah, minyak yang dihasilkan pada tahap ini bisa menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat.

Apa Saja Ciri-Ciri Purging?

Setelah mengetahui apa itu purging, hal berikutnya yang perlu kamu ketahui adalah ciri-ciri dari purging, berikut diantaranya.

1. Kulit Mengelupas

Tanda pertama paling mudah untuk Anda mengetahui bahwa Anda sedang mengalami purging adalah terjadinya pengelupasan kulit tipis pada wajah. Seperti dijelaskan di atas, purging sendiri merupakan proses penggantian sel kulit mati dengan sel kulit baru terutama mengarah pada pengelupasan lapisan pertama kulit.

2. Kulit Menjadi Kemerahan

Tanda selanjutnya pada purging sendiri ialah munculnya bercak kemerahan pada kulit wajah. Hal ini terjadi karena adanya proses penyesuaian ketika peningkatan pergantian sel kulit mati menjadi baru. Akan tetapi, Anda dapat meminimalkannya dengan menghindari menyentuh area kulit yang memerah di wajah serta melakukan perawatan secara bertahap untuk dapat mengatasi purging tersebut. 

Baca Juga: Apa itu Skindemic? Yuk Cek Apa Saja Permasalahan Kulit Selama Pandemi!

3. Kulit Menjadi Gatal

Selain itu, ciri purging yang biasa Anda rasakan adalah gatal-gatal pada kulit wajah. Dipercaya bahwa rasa gatal yang terjadi akibat reaksi kulit terhadap racun yang berasal dari kulit di wajah. Tak ayal, rasa gatal yang terjadi pasti akan membuat Anda merasa tidak nyaman.

4. Kulit terasa lebih cerah dan bersih

Nah, proses purging ini tentu saja sangat merepotkan dan tidak nyaman. Namun dibalik proses yang tidak menyenangkan tersebut, kulit wajah terlihat lebih bersih dan cerah, jadi jangan khawatir. Setelah kotoran pada kulit Anda terlepas, tentunya akan muncul permukaan  kulit baru yang sehat akan muncul.

BAS

Apa Perbedaan Purging dan Breakout?

Purging dan breakout merupakan dua istilah yang berbeda dalam dunia kecantikan. Purging merupakan kondisi kulit (terutama wajah) mengalami reaksi “pembersihan” dan regenerasi akibat penggunaan produk skincare. Terutama produk dengan kandungan eksfoliator (pengelupas kulit)  seperti asam alfa-hidroksi, asam beta-hidroksi, dan retinoid. 

Reaksi purging umumnya akan memunculkan jerawat di tempat yang pernah ditumbuhi sebelumnya. Meski begitu, jerawat yang tumbuh akibat purging biasanya akan cepat hilang, apabila dibandingkan dengan jerawat breakout.

Dilansir dari Healthline, purging akan memicu pergantian sel, sehingga kulit akan melepaskan sel-sel kulit mati lebih cepat dari biasanya. Akibatnya, sel-sel kulit yang segar akan terekspos ke permukaan, dan membuat kulit lebih bersih dan tampak awet muda. 

Sayangnya, sebelum sel-sel baru yang sehat tersebut dapat naik ke permukaan, minyak berlebih, sebum, serpihan kulit mati, serta penumpukan kotoran akan terlebih dahulu naik ke permukaan. Nah, itulah alasan mengapa purging juga menimbulkan jerawat. 

Sementara itu, breakout umumnya merupakan reaksi ketidakcocokan kulit dengan produk skincare yang digunakan dan malah menyebabkan iritasi pada kulit. Apabila produk yang digunakan tidak mengandung bahan eksfoliator yang dapat memicu pergantian sel kulit, maka kemungkinan besar itu adalah breakout

Namun, breakout juga dapat dipicu oleh beberapa hal lain. Contohnya seperti stres yang tidak terkendali, hingga pola makan yang kurang sehat. Alhasil, penanganannya pun harus disesuaikan dengan faktor penyebabnya. 

Apa yang Menyebabkan Terjadinya Purging?

Secara keseluruhan, purging  sendiri terjadi saat sel kulit mati di dalam kulit naik ke permukaan, sehingga hal tersebut menyebabkan kulit menjadi mengelupas, kering, iritasi serta kemerahan. Berikut merupakan penyebab terjadinya purging, yakni:

1. Menggunakan Skincare Yang Berbahan Dasar Retinoid/Asam Hidroksi

Purging adalah kondisi yang terjadi karena produk produk yang diaplikasikan pada wajah mendorong pengelupasan kulit dan pergantian sel. Kondisi ini paling sering terjadi setelah menggunakan retinoid topikal. Penting untuk mengetahui berapa banyak yang terkandung retinol topical yang terdapat dalam skincare Anda.

Baca Juga: Apa Itu Noda Hitam di Wajah? Penyebab dan Cara Menghilangkannya

2. Menggunakan Produk Perawatan Kulit Yang Mengandung Bahan AHA/BHA

Alpha hydroxy acid (AHA) dan beta hydroxy acid (BHA) juga dapat menjadi penyebab terjadinya purging. Pada kandungan AHA BHA ini umumnya kita jumpai berbentuk seperti asam glikolat, asam salisilat, maupun asam azelaic. 

Selain itu, bahan aktif dalam produk perawatan kulit, serta bahan aktif dalam prosedur medis tertentu, dapat menyebabkan terjadinya purging, seperti, tindakan laser, mikrodermabrasi, sampai chemical peeling.

Bagaimana Cara Mengatasi Purging?

Lalu, bagaimanakah cara untuk menghilangkan purging pada wajah? Berikut ini cara-cara untuk mengatasi purging yang bisa Anda lakukan.

1. Tetap Lanjutkan Pemakaian Skincare

Ketika kulit bereaksi terhadap skincare serta hal tersebut dapat menyebabkan jerawat, banyak orang berhenti menggunakan skincare karena dianggap tidak sesuai dengan jenis kulit mereka. 

Sebenarnya, keadaan ini merupakan pertanda baik bahwa skincare yang Anda aplikasikan bekerja secara efektif pada kulit Anda dengan menghilangkan sisa sel kulit mati yang masih terperangkap di lapisan terdalam kulit wajah Anda.

2. Jangan Menyentuh Wajah dengan Tangan

Hindari menyentuh wajah Anda untuk mengurangi risiko mentransfer bakteri dari tangan Anda ke wajah Anda. Memencet jerawat secara manual juga tidak disarankan. Itu hanya akan menyebabkan jerawat baru tumbuh. 

Baca Juga: Mudah dan Aman, Begini Tips Mengencangkan Kulit Wajah!

3. Jangan Menggunakan Make Up Tebal

Selama fase pembersihan, kulit wajah sangat sensitif terhadap bahan aktif. Jika tidak, hal itu bisa memperburuk kondisi jerawat yang ada. Disarankan untuk tidak menggunakan make-up agar proses pemulihan lebih cepat. Gunakan hanya riasan ringan jika perlu.

4. Sering Melakukan Double Cleansing

Jika Anda masih memakai riasan, jangan lupa untuk melakukan pembersihan dengan dengan menggunakan metode double cleansing, ya teman Plasthetic!

Dengan cara ini, pembersihan wajah lebih efektif dan menjaga sisa riasan tidak menempel di kulit Anda.

5. Melakukan Eksfoliasi

Walaupun istilah purging mengacu pada proses pembersihan kulit, namun tetap penting bagi kamu untuk melakukan eksfoliasi guna memastikan kulit wajah tetap bebas dari sel-sel kulit mati. Kamu dapat memilih produk eksfoliasi kimia dengan kandungan bahan aktif yang rendah agar tidak menyebabkan iritasi pada kulit.

Selain itu, kamu disarankan untuk melakukan eksfoliasi menjadi sekali seminggu atau sekali dalam dua minggu. Eksfoliasi ini berperan untuk membantu proses pergantian sel kulit, sehingga purging pun dapat berlangsung lebih cepat.

6. Memilih Produk Skincare yang Lembut dan Ringan

Selama menunggu proses purging selesai, kamu disarankan untuk merawat kulit wajah menggunakan produk skincare untuk kulit sensitif yang lembut dan ringan. Nantinya setelah proses purging selesai, kamu bisa kembali menggunakan produk skincare secara normal seperti sebelumnya.

Bagaimana Cara Mencegah Purging?

Salah satu cara mencegah terjadinya purging di wajah adalah dengan penggunaan retinol. Anda dapat meminimalkan risiko efek samping purging, dengan mengaplikasikan retinol atau dalam tahapan skincare perawatan kulit. Retinol merupakan zat yang mengandung vitamin A dan seringkali digunakan untuk perawatan kulit, karena bermanfaat untuk mencegah serta mengatasi berbagai masalah kulit. Aplikasikan retinol pada kulit wajah sebanyak 2-3 kali seminggu.

Selain menggunakan retinol, terdapat beberapa zat lain dalam skincare yang bisa membantu mencegah purging, diantaranya seperti:

  • Aloe vera
  • Hyaluronic acid
  • Ceramide
  • Glycolic acid
  • Salicylic acid
  • Vitamin C
  • Oat extract
  • dan sebagainya.

Itulah pengertian dan ciri-ciri purging yang bisa dijadikan panduan untuk kondisi kulitmu. Teman Plasthetic! Apabila Anda sedang merasakan ciri-ciri purging yang telah dijabarkan pada poin-poin di atas, Anda tak perlu risau! Karena hal tersebut masih dalam keadaan normal ya.

Tetapi apabila Anda memang tidak nyaman dengan kondisi tersebut anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter agar Anda lebih paham hal apa yang harus Anda lakukan untuk menangani purging tersebut. Plasthetic Clinic merupakan solusi yang tepat untuk  anda, klinik kecantikan yang satu ini menawarkan berbagai rangkaian perawatan yang dapat membantu setiap permasalahan kulit anda. So, Segera datangi Plasthetic Clinic sekarang!

Di Review oleh:

dr. Anesia Tania, Sp.KK

https://www.plasthetic.com/doctor/dr-anesia/
web-banner-disclaimer-1

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

Rekomendasi Perawatan Mengatasi Jerawat yang Gatal

Kenali Macam-Macam Jerawat dan Cari Tahu Cara Menaganinya

Read More
mancungkan-hidung-1

Begini Cara Mancungkan Hidung Tanpa Operasi

Read More
manfaat-peeling

Cari Tahu 6 Manfaat Peeling untuk Kecantikan Wajah

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!