Berapa Kali Perlu Laser Fractional untuk Bopeng? Simak Selengkapnya!

berapa kali perlu laser fractional untuk bopeng

Berapa Kali Perlu Laser Fractional untuk Bopeng? Simak Selengkapnya!

02/06/2026

Di Tinjau oleh Dokter

Bopeng atau bekas jerawat yang meninggalkan cekungan pada kulit sering kali menjadi masalah kulit jangka panjang yang tidak bisa diatasi hanya dengan skincare biasa. 

Banyak orang kemudian mempertimbangkan tindakan medis seperti laser fractional untuk memperbaiki tekstur kulit. Namun, pertanyaan yang paling sering muncul sebelum menjalani perawatan ini adalah berapa kali perlu laser fractional untuk bopeng agar hasilnya benar-benar terlihat dan aman bagi kesehatan kulit?

Untuk menjawab pertanyaan Anda, yuk simak artikel berikut hingga tuntas!

Berapa Kali Perlu Laser Fractional untuk Bopeng?

Secara umum, laser fractional, termasuk laser CO₂, bekerja dengan cara menciptakan luka mikro terkontrol pada lapisan kulit. Luka mikro ini akan memicu proses penyembuhan alami tubuh, terutama produksi kolagen dan elastin baru yang berperan penting dalam memperbaiki tekstur kulit yang bopeng.

Lalu, berapa kali perlu laser fractional untuk bopeng yang sebenarnya dibutuhkan? Seperti halnya perawatan medis lainnya, hasil laser fractional tidak bisa dilihat secara instan.

Untuk memperoleh hasil yang optimal, umumnya diperlukan sekitar 3 hingga 6 kali sesi perawatan. Setiap sesi biasanya diberi jeda beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung respons kulit dan rekomendasi dokter.

Pemberian jarak antar sesi sangat penting dari sisi kesehatan. Pasalnya, kulit membutuhkan waktu untuk pulih, memperbaiki jaringan, dan membentuk kolagen baru secara maksimal. Jika perawatan dilakukan terlalu sering tanpa jeda yang cukup, risiko iritasi, peradangan, hingga komplikasi kulit bisa meningkat.

Perlu dipahami juga bahwa jawaban atas pertanyaan berapa kali perlu laser fractional untuk bopeng tidak bersifat mutlak. 

Jumlah sesi dapat berbeda pada setiap individu, tergantung pada kedalaman bopeng, jenis bekas jerawat, kondisi kulit secara keseluruhan, hingga teknologi laser yang digunakan.

Oleh karena itu, konsultasi langsung dengan dokter menjadi langkah penting untuk menentukan rencana perawatan yang aman dan efektif bagi Anda.

Baca Juga: Setelah Treatment Laser Apakah Boleh Pakai Skincare? Tips Merawat Kulit

Tips Agar Hasil Laser Fractional untuk Bopeng Lebih Optimal

Menjalani prosedur laser hanyalah sebagian dari perjalanan Anda. Separuh sisanya ditentukan oleh bagaimana Anda merawat kulit pasca-tindakan. Berikut adalah 6 tips agar hasil laser fractional Anda memberikan perubahan yang signifikan:

1. Perlindungan Maksimal dari Sinar Matahari

Setelah laser, kulit Anda akan berada dalam kondisi yang sangat sensitif (fotosensitif). Paparan sinar UV dapat memicu produksi melanin berlebih yang menyebabkan noda hitam. 

Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan hindari aktivitas luar ruangan yang intens selama setidaknya dua minggu pertama.

2. Fokus pada Hidrasi Kulit

Laser bekerja dengan memberikan energi panas ke dalam kulit, yang sering kali membuat kulit terasa kering dan kaku.

Gunakan pelembap yang mengandung bahan-bahan menenangkan seperti hyaluronic acid, ceramide, atau panthenol untuk membantu mempercepat pemulihan jaringan.

3. Jangan Mengelupas Kulit Secara Paksa

Beberapa hari setelah laser, kulit biasanya akan mengalami pengelupasan halus atau muncul crust (kerak tipis). 

Sangat penting bagi Anda untuk tidak mengelupas atau menggosok bagian tersebut. Biarkan kulit mengelupas secara alami untuk mencegah risiko infeksi dan pembentukan bekas luka baru.

Baca Juga: Microneedling vs Fractional Laser: Mana yang Lebih Baik untuk Kulit Anda?

4. Hindari Penggunaan Bahan Aktif Keras

Untuk sementara waktu (biasanya 5-7 hari), hentikan penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung retinol, AHA/BHA, atau Vitamin C dosis tinggi. Pasalnya, bahan-bahan ini dapat menyebabkan iritasi parah pada kulit yang baru saja dilakukan perawatan laser.

5. Jaga Pola Makan dan Hidrasi Tubuh

Regenerasi kolagen membutuhkan asupan nutrisi dari dalam. Pastikan Anda mengonsumsi makanan kaya protein dan Vitamin C, serta minum air putih yang cukup. Nutrisi yang baik akan menjadi bahan baku utama bagi tubuh untuk membangun jaringan kulit baru yang lebih sehat.

6. Konsisten dengan Jadwal Konsultasi

Jangan melewatkan sesi kontrol atau sesi lanjutan yang telah dijadwalkan. Dokter perlu memantau bagaimana kulit Anda merespons energi laser sebelumnya untuk menyesuaikan parameter laser pada sesi berikutnya agar hasil lebih optimal.

Efek Samping Laser Fractional yang Perlu Diketahui

Sebagai konsumen yang cerdas, Anda perlu memahami bahwa setiap tindakan medis memiliki profil risiko. Manfaat laser fractional memang beragam, tetapi Anda harus tahu bahwa tindakan ini juga memiliki efek samping, bahkan mungkin pula menyebabkan komplikasi.

Efek samping yang dapat muncul bisa berupa perubahan warna kulit, kulit kemerahan, bengkak, gatal, kering, dan mengelupas. Namun, dokter biasanya akan meresepkan obat untuk mengurangi keluhan tersebut. 

Efek samping tersebut umumnya bersifat sementara dan merupakan bagian dari proses peradangan terkontrol yang memang sengaja diciptakan untuk memicu regenerasi.

Sementara itu, komplikasi yang bisa terjadi akibat laser fractional meliputi:

  • Infeksi: Baik itu infeksi bakteri maupun pengaktifan kembali virus herpes (jika Anda memiliki riwayat).
  • Munculnya Jerawat: Terkadang penggunaan salep oklusif pasca-laser dapat menyumbat pori-pori.
  • Terbentuknya Jaringan Parut: Jika pengaturan laser terlalu dalam atau perawatan pasca-tindakan buruk.
  • Milia: Bintil putih kecil yang muncul selama proses penyembuhan.
  • Perubahan Warna Kulit: Area laser bisa menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi) atau lebih terang (hipopigmentasi).
  • Kulit Terbakar: Akibat energi laser yang tidak sesuai dengan jenis kulit.

Komplikasi ini berisiko terjadi jika area kulit yang mendapatkan paparan sinar laser lebar dan dalam. 

Selain itu, risiko komplikasi juga meningkat bila persiapan sebelum prosedur tidak dilakukan dengan benar. Inilah mengapa pemilihan klinik dengan tenaga medis profesional sangat krusial.

Baca Juga: Berapa Lama Pemulihan Pasca Laser Wajah? Temukan Jawabannya

Kombinasi Treatment Selain Laser Fractional untuk Bopeng

Sering kali, untuk mencapai tekstur kulit yang benar-benar rata, dokter akan menyarankan kombinasi beberapa jenis perawatan. 

Hal ini dikarenakan bopeng biasanya terdiri dari berbagai tipe (seperti ice pick, boxcar, dan rolling scars) yang merespons perawatan secara berbeda. 

Berikut adalah beberapa pilihan kombinasi yang bisa Anda pertimbangkan:

1. Morpheus8

Morpheus8 merupakan perawatan menggunakan microneedling yang dikombinasikan dengan energi Radiofrequency (RF). 

Teknologi ini bertujuan untuk mengencangkan kulit, mengatasi kulit bertekstur (scars / stretchmark), serta merangsang pertumbuhan kolagen hingga ke lapisan dermis yang lebih dalam dibandingkan laser konvensional. Morpheus8 sangat efektif untuk bopeng yang disertai dengan kekenduran kulit.

2. Growth Factor Laser

Perawatan ini menggabungkan tindakan laser dengan pengaplikasian serum yang mengandung Growth Factor. 

Dari sisi kesehatan, Growth Factor bertindak sebagai sinyal kimia yang memerintahkan sel-sel kulit untuk membelah diri dan memperbaiki jaringan yang rusak lebih cepat. Kombinasi ini sangat baik untuk memperpendek masa pemulihan (downtime) sekaligus meningkatkan kualitas hasil akhir tekstur kulit.

3. Botox

Mungkin Anda mengenal Botox hanya untuk kerutan, namun perannya dalam penanganan bopeng cukup unik. 

Botox umumnya tidak digunakan sebagai perawatan utama untuk mengatasi bopeng atau bekas jerawat yang bertekstur. Namun, Botox dapat membantu mengurangi tampilan beberapa jenis bekas jerawat yang tertarik atau menonjol akibat kontraksi otot di sekitarnya. 

Dengan melemaskan otot tersebut, tegangan pada kulit berkurang sehingga tampilan bekas jerawat bisa menjadi lebih halus dan tidak terlalu mencekung ke dalam.

Banner Plasthetic Aesthetic

Kesimpulan 

Menangani bopeng memerlukan kesabaran dan keahlian medis yang tepat. Memahami berapa kali perlu laser fractional untuk bopeng hanyalah langkah awal dari perjalanan transformasi kulit Anda. Penting bagi Anda untuk tidak sembarangan memilih tempat perawatan, karena penggunaan laser yang tidak tepat justru berisiko memperburuk kondisi kulit.

Jika Anda mendambakan tekstur kulit yang lebih halus, sehat, dan bebas bopeng, berkonsultasi dengan tenaga ahli adalah pilihan yang bijak. Plasthetic Clinic hadir dengan teknologi laser terkini dan tim dokter berpengalaman yang siap membantu Anda dalam mencapai hasil yang maksimal.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai prosedur dan biaya, jangan ragu untuk mengunjungi klinik laser wajah Plasthetic Clinic dan jadwalkan sesi konsultasi Anda hari ini juga!

Selain itu, Plasthetic juga menyediakan liposuction Jakarta untuk mengurangi lemak tubuh Anda.

Semoga pertanyaan Anda mengenai berapa kali perlu laser fractional untuk bopeng bisa terjawab melalui penjelasan di atas!

Plasthetic Clinic, Enhance Quality of Life!

Ditinjau oleh: dr. Aema Y. Amir 

Sumber:

https://www.alodokter.com/laser-co2-kenali-manfaat-dan-efek-sampingnya 

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

operasi bibir tebal di indonesia

Bagaimana Proses Operasi Bibir Tebal di Indonesia

Read More
manfaat peeling

Cari Tahu Manfaat Peeling: Proses, hingga Rekomendasi Treatmentnya

Read More
dermal filler adalah

Dermal Filler: Pengertian, Tujuan, dan Prosedurnya

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!