Penyebab bopeng di wajah paling sering adalah peradangan yang merusak jaringan kulit, terutama akibat jerawat yang parah. Selain itu, bopeng dapat terbentuk setelah cacar air, infeksi kulit, cedera, atau luka tertentu.
Untuk mengatasi masalah ini, kita perlu mengetahui berbagai faktor yang dapat memicu munculnya bopeng. Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini!
Table of Contents
ToggleBagaimana Bopeng Bisa Terbentuk di Wajah?
Bopeng bekas jerawat terbentuk melalui proses berikut:
- Jerawat mengalami peradangan atau luka yang cukup dalam.
- Peradangan merusak jaringan kulit hingga lapisan dermis.
- Tubuh memulai proses penyembuhan dan membentuk jaringan baru, termasuk kolagen.
- Jaringan baru yang terbentuk tidak cukup menggantikan jaringan yang rusak.
- Area kulit kehilangan volume sehingga tampak cekung.
- Cekungan tersebut kemudian terlihat sebagai bopeng atau bekas luka atrofi di wajah.
Apa Penyebab Bopeng Bekas Jerawat di Wajah?
Bekas luka di wajah bisa muncul dari berbagai faktor. Beberapa penyebabnya mungkin sudah Anda ketahui, tetapi ada pula yang sering kali luput dari perhatian. Berikut adalah delapan penyebab bopeng di wajah yang perlu Anda waspadai.
1. Jerawat Parah
Jerawat meradang dan tidak ditangani dengan baik sering kali menjadi penyebab utama terbentuknya bopeng di wajah.
Ketika jerawat pecah atau sengaja dipencet, lapisan kulit bagian dalam dapat mengalami kerusakan. Jika proses penyembuhannya tidak optimal, luka tersebut berisiko meninggalkan bekas yang menetap berupa bopeng permanen.
Baca Juga: Bisakah Wajah Bopeng Kembali Mulus?
2. Infeksi Kulit yang Menyisakan Bekas
Infeksi pada kulit, seperti abses atau bisul akibat bakteri, dapat menimbulkan luka dalam. Setelah sembuh, luka tersebut sering meninggalkan bekas berupa bopeng, terutama jika infeksi terjadi berulang kali atau tidak ditangani dengan tepat.
3. Luka atau Trauma Fisik pada Kulit
Cedera akibat kecelakaan, operasi, atau goresan fisik bisa merusak struktur kulit. Jika penyembuhan tidak optimal atau terjadi infeksi pada luka, bekas yang ditinggalkan bisa semakin dalam hingga menimbulkan bopeng.
4. Kebiasaan Memencet Jerawat
Memencet jerawat bukan hanya menyebarkan bakteri, tetapi juga bisa menimbulkan iritasi dan luka yang berujung pada bopeng. Kebiasaan mencungkil kulit juga memperbesar risiko munculnya kerutan.
Alih-alih memencet jerawat, lebih baik gunakan pembersih wajah yang khusus untuk kulit berjerawat atau produk perawatan dengan kandungan AHA yang sesuai untuk kulit berminyak dan rentan jerawat.
5. Pengelupasan Kulit yang Berlebihan
Eksfoliasi merupakan bagian penting dari perawatan kulit yang berfungsi mengangkat sel kulit mati serta kotoran yang menumpuk.
Namun, jika dilakukan terlalu sering, proses ini justru bisa menghilangkan minyak alami yang menjaga kelembapan kulit. Dampaknya, kulit berisiko menjadi kering, iritasi, kemerahan, bahkan timbul jerawat yang pada akhirnya bisa meninggalkan bopeng.
6. Merokok
Merokok bukan hanya berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, tetapi juga mempercepat penuaan kulit. Kebiasaan ini bisa menyebabkan kerutan, tekstur kulit kasar, hingga meningkatkan risiko kanker kulit sel skuamosa. Kondisi-kondisi tersebutlah yang dapat memperparah masalah bopeng di wajah.
7. Penyakit Kulit yang Menyebabkan Bekas Luka
Beberapa penyakit kulit seperti cacar air dapat meninggalkan bekas luka yang menyerupai bopeng. Meskipun kasus cacar air kini lebih jarang karena vaksinasi, bekasnya masih bisa terlihat jelas di wajah maupun bagian tubuh lain. Bopeng akibat penyakit kulit umumnya membutuhkan waktu lama untuk memudar.
8. Faktor Genetik
Beberapa orang mungkin memiliki predisposisi genetik untuk mengembangkan bopeng. Jika ada riwayat keluarga dengan bekas luka yang mudah terbentuk, kemungkinan besar Anda juga memiliki risiko yang sama.
Faktor genetik ini memengaruhi bagaimana kulit Anda memproduksi dan mengatur kolagen saat proses penyembuhan.
Baca Juga: Mengenal Laser CO2 untuk Bopeng: Dari Prosedur hingga Manfaatnya
Kenali Jenis Bopeng Sebelum Memilih Perawatan
Bopeng di wajah dapat memiliki bentuk dan kedalaman yang berbeda. Jenisnya dapat memengaruhi pendekatan perawatan yang dipilih, sehingga kondisi kulit perlu dievaluasi terlebih dahulu sebelum menentukan treatment.
Ice Pick Scar
Ice pick scar merupakan bopeng yang tampak seperti lubang kecil, sempit, dan masuk cukup dalam ke kulit.
- Lubang kecil dan sempit
- Tampak lebih dalam dibandingkan lebarnya
- Menyerupai bekas tusukan benda tajam
- Dapat membuat tekstur kulit tampak tidak rata
Boxcar Scar
Boxcar scar merupakan cekungan yang biasanya memiliki bentuk lebih lebar dengan tepi yang terlihat cukup jelas.
- Cekungan berbentuk bulat atau oval
- Memiliki tepi yang lebih tegas
- Lebih lebar dibandingkan ice pick scar
- Kedalamannya dapat bervariasi
Rolling Scar
Rolling scar dapat membuat permukaan kulit tampak bergelombang kerana adanya tarikan pada jaringan di bawah permukaan kulit.
- Membuat permukaan kulit tampak bergelombang
- Memiliki tepi yang lebih landai
- Tidak memiliki batas cekungan yang terlalu tegas
- Dapat terlihat lebih jelas pada pencahayaan tertentu
Bagaimana Cara Menghilangkan Bopeng di Wajah
Menghilangkan bopeng bekas jerawat memang membutuhkan waktu dan kesabaran. Ada berbagai metode, mulai dari perawatan topikal hingga prosedur medis yang lebih canggih.
Memilih metode yang tepat sangat bergantung pada tingkat keparahan bopeng Anda. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk mengatasi bopeng di klinik perawatan wajah.
1. Laser Scar
Prosedur Laser Scar menggunakan teknologi laser untuk merangsang produksi kolagen di bawah kulit. Sinar laser menargetkan bekas luka tanpa merusak jaringan di sekitarnya.
Kolagen yang baru terbentuk akan mengisi cekungan, sehingga tekstur kulit menjadi lebih halus dan bekas luka tersamarkan. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, biasanya diperlukan beberapa sesi perawatan.
2. Morpheus8
Morpheus8 adalah perawatan kombinasi dari microneedling dan radio frequency (RF). Jarum-jarum mikro akan membuat luka kecil di permukaan kulit, sementara gelombang RF memanaskan lapisan di bawahnya.
Panas ini dapat merangsang produksi kolagen secara signifikan, yang tidak hanya mengisi bopeng tetapi juga mengencangkan kulit. Perawatan ini sangat efektif untuk bekas luka yang dalam dan dapat memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan.
3. Filler
Untuk bopeng yang dangkal, injeksi Filler bisa menjadi solusi instan. Filler yang umumnya terbuat dari hyaluronic acid disuntikkan langsung ke dalam cekungan untuk mengisinya.
Hasil dari perawatan ini bisa terlihat langsung setelah prosedur. Namun, filler tidak bersifat permanen dan perlu diulang setiap 6 hingga 9 bulan untuk mempertahankan hasilnya.
4. Chemical Peeling
Chemical peeling menggunakan larutan kimia untuk mengangkat lapisan kulit terluar yang rusak. Proses ini merangsang pertumbuhan kulit baru yang lebih halus. Perawatan ini lebih cocok untuk bopeng yang ringan dan tidak terlalu dalam.
5. Dermabrasi dan Mikrodermabrasi
Dermabrasi adalah prosedur yang menggunakan alat khusus untuk mengikis lapisan terluar kulit. Ini adalah metode yang lebih agresif dan efektif untuk bopeng yang lebih dalam.
Sementara itu, mikrodermabrasi adalah versi yang lebih ringan, menggunakan kristal halus untuk mengelupas kulit. Keduanya bertujuan untuk merangsang regenerasi kulit baru.
Baca Juga: 5 Perbedaan Acne Spot dan Dark Spot, Ini Cara Mengatasinya!
Saatnya Pilih Perawatan Bopeng Sesuai Kondisi Kulit!
Melalui penjelasan di atas, tentu Anda sudah mengetahui beberapa penyebab bopeng di wajah. Mulai dari infeksi kulit, faktor genetik, hingga kebiasaan sehari-hari, nyatanya bisa berdampak pada munculnya bopeng.
Untuk mengatasi bopeng, tersedia berbagai perawatan medis yang efektif seperti Laser Scar, Morpheus8, dan Filler. Anda juga bisa melakukan perawatan facial Semarang sebagai perawatan awal untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Sebelum memulai perawatan, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter kami terlebih dahulu untuk mendapatkan rekomendasi yang paling sesuai dengan kondisi dan jenis kulit Anda.
Plasthetic Clinic, Enhance Quality of Life!
Ditinjau oleh: Team Plasthetic Clinic
Sumber:
https://jakartaaestheticclinic.co.id/blog/penyebab-bopeng-di-pipi/
https://www.haibunda.com/moms-life/20230711150506-72-310194/7-kebiasaan-sepele-yang-jadi-penyebab-kulit-bopeng-tekstur-kasar-di-wajah
