Keratosis Pilaris Adalah: Penyebab, Gejala, dan Cara Menanganinya

Keratosis-pilaris-adalah

Keratosis Pilaris Adalah: Penyebab, Gejala, dan Cara Menanganinya

28/01/2025

Di Tinjau oleh Dokter

Keratosis pilaris cenderung lebih sering diderita oleh sebagian orang yang berusia lebih muda serta sering memburuk saat masa pubertas. Bayi dan juga remaja tentunya sangat mungkin terkena kondisi ini. Apa sebenarnya keratosis pilaris pada kulit itu? Simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Keratosis Pilaris?

Keratosis pilaris adalah kondisi kulit yang belang seperti kulit ayam serta kasar jika disentuh. Munculnya keratosis pilaris umumnya akan terasa kasar saat disentuh, tetapi tidak menimbulkan gatal ataupun tidak terasa nyeri. Kondisi ini juga bisa ditandai dengan benjolan kecil, kasar, dan berwarna putih yang muncul pada area kulit. Benjolan ini terbentuk akibat penumpukan keratin.

Keratosis pilaris pada kulit atau yang biasa disebut penyakit kulit ayam ini bukanlah suatu penyakit yang berbahaya. Namun, penyakit ini bisa mengganggu penampilan. Meski biasanya sering terjadi pada anak-anak dan remaja, dan akan membaik atau hilang dengan sendirinya saat dewasa, tetapi tak jarang juga keratosis pilaris bisa menyerang orang dewasa atau bahkan tidak kunjung hilang.

Oleh karena itu, pasien yang terkena penyakit keratosis pilaris disarankan untuk dapat berkonsultasi dengan dokter, ya teman Plasthetic. 

Baca Juga : Kenapa Bekas Operasi Terasa Nyeri? Cari Tahu Penyebabnya!

Ketahui Penyebab Keratosis Pilaris pada Kulit

Bintik-bintik yang disebabkan oleh keratosis pilaris terjadi ketika pori-pori menjadi tersumbat oleh endapan keratin. Perlu teman Plasthetic ketahui bahwa keratin sendiri merupakan protein padat yang dapat melindungi kulit dari zat berbahaya seperti polutan serta infeksi sekaligus membantu pertumbuhan rambut dan kuku.

Sebenarnya, masih belum diketahui apa penyebab pasti penumpukan keratin, namun kondisi ini diyakini didorong oleh beberapa faktor risiko yaitu penyakit genetik dan kondisi kulit yang cenderung kering.

Penyakit ini lebih sering terjadi pada beberapa kondisi berikut:

  1. Jenis kelamin wanita

  2. Dalam keluarga ada riwayat yang memiliki keratosis pilaris

  3. Orang dengan kulit yang kering dan mengalami jenis penyakit kulit lain seperti seperti eksim, dermatitis atopik, dan lain sebagainya

Apa Saja Gejala Keratosis Pilaris?

Keratosis pilaris ini dapat mudah ditandai dengan adanya bercak pada kulit yang menyerupai spot hitam. Bintik-bintik ini dapat muncul di permukaan kulit tempat tumbuhnya rambut secara normal, seperti paha, pipi, bokong, wajah, lengan serta kulit kepala. Ciri-ciri dari kondisi kulit ayam lainnya adalah:

  • Terdapat adanya bercak merah ataupun coklat

  • Permukaan kulit akan menjadi terasa lebih kering serta kasar

  • Penampakan kulitnya mirip dengan kulit ayam

Bercak yang diakibatkan oleh keratosis pilaris biasanya lebih terlihat ataupun bertambah besar saat kulit kering, seperti dari udara dingin. Dalam beberapa kasus, pada saat kehamilan juga bisa membuat keratosis pilaris menjadi lebih parah, lho.

Baca Juga : 6 Cara Menghilangkan Selulit di Paha dengan Perawatan Medis

Banner-Plastic-Aesthetic

Bagaimana Cara Menangani Keratosis Pilaris dan Pencegahan Kondisi Kulit Ayam?

Meski ini merupakan kondisi yang umum terjadi, banyak orang yang merasa tidak nyaman serta mencari berbagai cara untuk dapat mengatasi kondisi keratosis pilaris ini.

Salah satu cara mengatasi keratosis pilaris adalah dengan menggunakan krim khusus yang mencegah penyumbatan folikel dan mengandung Vitamin A untuk mempercepat pergantian sel kulit. Meskipun keratosis pilaris ini tidak dapat dicegah, ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu meringankan kondisi keratosis pilaris ini.

Kali ini kita akan membahas semua pantangan keratosis pilaris dan cara mengobatinya yang bisa Anda praktikkan.

1. Menggunakan Krim Eksfoliasi Untuk Mengangkat Sel Kulit Mati

Menghilangkan sel kulit mati akan dapat membantu untuk meringankan keratosis pilaris dari waktu ke waktu, lho teman Plasthetic. Salah satu cara terbaik adalah dengan eksfoliasi menggunakan krim yang mengandung bahan-bahan aktif tertentu seperti AHA BHA atau penggunaan scrub.

2. Jangan Kasar Saat Menyentuh Kulit

Perawatan mencukur seperti tindakan menggosok kuat ataupun menghilangkan folikel rambut pada kulit akan dapat mengiritasi kulit serta memperburuk kondisinya. Oleh karena itu, hindari pemakaian sabun yang keras serta kering dan mengaplikasikannya secara kasar pada kulit.

Angkat kulit mati secara lembut dengan menggunakan waslap. Nah setelah mandi, keringkan kulit Anda dengan menepuk-nepuknya dengan menggunakan handuk secara lembut.

3. Menjaga Kulit tetap Lembap

Jika kulit masih basah setelah mandi, gunakan pelembap yang tentunya mengandung bahan seperti, lanolin, petroleum jelly, ataupun gliserin. Bahan bahan tersebut dipercaya akan dapat menenangkan kulit kering serta dapat membantu mempertahankan kelembapan.

Penggunaan pelembap pada kulit ini akan dapat membantu mencerahkan tampilan kulit ayam. Agar menjaga kelembapan kulit setiap saat, sangat direkomendasikan untuk mengaplikasikan produk ke kulit beberap kali sehari, terutama setelah mandi.

4. Mandi Dengan Menggunakan Air Hangat

Mandi dengan menggunakan air hangat dipercaya akan dapat membantu membuka sumbatan serta pori-pori. Selain itu, menggosok kulit dengan sikat khusus juga bisa menghaluskan bintik-bintik yang muncul pada kulit.

Akan tetapi, perlu diingat untuk dapat membatasi waktu mandi Anda, karena air hangat serta mandi yang lama akan dapat menghilangkan minyak alami tubuh Anda. Batasi waktu mandi hingga 10 menit serta ingatlah untuk menggunakan air yang hangat bukan air panas, ya teman Plasthetic.

5. Gunakan Retinoid Topikal

Krim turunan vitamin A, contohnya retinoid topikal, akan dapat membantu mengobati keratosis pilaris dengan mempercepat proses pergantian sel serta akan dapat mencegah penyumbatan folikel rambut.

Akan tetapi, penting untuk diingat bahwa produk perawatan kulit tersebut dapat mengiritasi serta dapat mengeringkan kulit. Wanita hamil ataupun menyusui mungkin juga perlu menghindari penggunaan retinoid topikal ini ataupun dapat memilih perawatan lain. Maka dari itu, konsultasikan dahulu hal ini dengan dokter.

6. Pola Hidup Sehat

Menjaga pola hidup sehat sangat penting dalam mengurangi gejala. Hal ini termasuk mengonsumsi makanan sehat yang kaya akan vitamin dan antioksidan, seperti buah-buahan, sayuran, dan protein sehat.

Penting juga untuk minum cukup air setiap hari sebab kulit yang memiliki tingkat hidrasi cukup akan lebih sehat dan terhindar dari berbagai masalah. Selain itu, rutin berolahraga juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme yang baik untuk kesehatan kulit secara keseluruhan.

7. Hindari Pemicu Iritasi

Hindari faktor-faktor yang dapat memperburuk kondisi seperti menghindari paparan yang berlebihan terhadap matahari, karena sinar UV dapat membuat kulit lebih kering dan memperparah keratosis pilaris. Selain itu, pemilihan pakaian yang lembut dan tidak mengiritasi kulit juga dapat membantu mengurangi gejala.

Baca Juga : 7 Cara Alami Mengencangkan Kulit Wajah Berminyak

 

Rekomendasi Perawatan Menghilangkan Keratosis Pilaris Terbaik di Plasthetic

Untuk memaksimalkan penampilan, teman Plasthetic tentu ingin menghilangkan masalah kulit ini dengan aman. Diagnosis keratosis pilaris biasanya dilakukan oleh profesional medis melalui wawancara medis yang mendetail dan pemeriksaan fisik kulit. Perawatan dengan dokter ahli bisa jadi solusi yang tepat.

Berikut ini adalah rekomendasi perawatan terbaik untuk dapat menghilangkan keratosis pilaris di klinik perawatan kulit Plasthetic Clinic, khusus untuk Anda:

1. Smart Rejuvenation (IPL)

Perawatan ini menggunakan Intensed Pulsed Light Technology yang dapat berfungsi untuk memperbaiki kualitas pada kulit serta akan dapat membantu mencerahkan wajah dan meremajakan kulit pada wajah.

2. Premium Glow

Perawatan ini dapat mengatasi segala macam permasalahan pada semua jenis kulit wajah, seperti memperbaiki pigmentasi kulit serta akan dapat membuat kulit terlihat lebih cerah, bersinar, serta sehat.

3. Growth Factor Laser

Perawatan ini bertujuan untuk dapat memperbaiki tekstur kulit. Setelah melakukan laser, akan diaplikasikan growth factor serum yang bertujuan untuk dapat mempercepat recovery serta memberikan hasil yang lebih efektif, lho teman Plasthetic.

Nah, itu dia penjelasan mengenai keratosis pilaris, ya teman Plasthetic. Jika masih Anda pertanyaan yang membingungkan, Anda dapat langsung menghubungi Plasthetic Clinic untuk dapat melakukan konsultasi dengan dokter kami terlebih dahulu.

Yuk segera kunjungi Plasthetic Clinic cabang terdekat di kotamu sekarang juga!

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

pemasangan gigi crown

Proses Pemasangan Gigi Crown, Jenis, dan Tujuannya

Read More
suntik jerawat

Suntik Jerawat, Apakah Efektif untuk Mengatasi Jerawat Meradang?

Read More
bentuk puting tidak normal

Ciri-Ciri Bentuk Puting Tidak Normal, Ini Penjelasannya!

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!