3 Cara Menghilangkan Hypertrophic Scar

3 Cara Menghilangkan Hypertrophic Scar

Di Tinjau oleh Dokter

Hypertrophic Scar ini adalah bekas luka yang terlihat dan menonjol jika dilihat dari permukaaan kulit. Meski hypertrophic scar  ini sekilas mirip  dengan keloid, namun kedua bekas luka tersebut justru sangat berbeda, lho. Munculnya hypertrophic scar  pada kulit ini tentunya cukup mengganggu Anda dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, ya teman Plasthetic. Untuk itu, Plasthetic Clinic akan menjelaskan untuk Anda bagaimana cara menghilangkan hypertrophic scar, Penasaran? Yuk baca sampai habis!

Apa Itu Hypertrophic Scar?

Parut hipertrofik atau hypertrophic scar merupakan bekas luka yang tampak terlihat meninggi jika dilihat bekas luka ini seperti benjolan ringan di atas area bekas luka. Hal ini terjadi karena kelebihan kolagen diproduksi sebagai respons terhadap luka, menyebabkan luka “menebal” dan bekas luka benar-benar terbuka. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini membaik dengan sendirinya.

Apa Saja Penyebab Hypertrophic Scar?

Berikut ini Plasthetic Clinic telah merangkum khusus untuk Anda mengenai beberapa penyebab yang memungkinkan bisa menimbulkan hypertrophic scar, yaitu:

1. Peradangan

Selain diakibatkan oleh iritasi kimia serta trauma fisik, hypertrophic scar  pun dapat diakibatkan oleh adanya peradangan. Peradangan yang disebabkan oleh bekas luka yang tidak sembuh-sembuh atau kondisi lain dapat menyebabkan hypertrophic scar  tersebut muncul.

2. Trauma Fisik

Trauma fisik adalah salah satu kemungkinan penyebab hypertrophic scar. Hal Ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh menjadi lemah serta menyebabkan reaksi abnormal terhadap trauma.

Baca Juga: Penyebab Bruntusan pada Wajah yang Harus Kamu Ketahui!

3. Iritasi Kimia

Hypertrophic scar  ini biasanya diakibatkan oleh trauma fisik atau rangsangan kimia, tetapi bisa juga disebabkan karena faktor genetik, lho. Iritasi kimia ini biasanya disebabkan oleh peradangan ataupun infeksi yang mengakibatkan kulit memproduksi kolagen dengan berlebihan. Iritasi kimia ini biasanya berasal dari penggunaan kosmetik yang keras ataupun bersumber pada produk skincare lainnya.

Bagaimana Cara Menghilangkan Hypertrophic Scar?

Keberadaan hypertrophic scar  yang sangat mengganggu penampilan ini, tentu sangat membuat orang yang mengalaminya, mencari berbagai cara agar dapat hypertrophic scar, berikut ini adalah cara yang dapat Anda lakukan ketika ingin menghilangkan hypertrophic scar , ya teman Plasthetic!

1. Perawatan di Klinik Kecantikan

Hypertrophic scar  merupakan bekas luka yang dapat hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, ada beberapa perawatan di klinik kecantikan yang tentunya dapat membantu  Anda untuk mempercepat penyembuhannya, perawatan tersebut termasuk  dengan laser, suntik flamicort, ataupun dengan menggunakan silikon gel dan silikon sheet.

Baca Juga: Hypertrophic Scar: Pengertian, Penyebab, Ciri-ciri, dan Cara Mengobatinya

2. Menggunakan Perban Tekanan

Selain itu, hypertrophic scar  ini dapat disembuhkan dengan menggunakan perban bertekanan. Teknik ini dilakukan dengan cara diaplikasikan perban elastis yang bertekanan tinggi pada area bekas luka. Hal Ini dilakukan untuk dapat membatasi oksigen, aliran darah, serta nutrisi ke luka, yang tentu dapat mengurangi adanya produksi kolagen.

Rekomendasi Perawatan untuk Hypertrophic Scar

Banyak cara untuk dapat menghilangkan hypertrophic scar ini, salah satunya cara yang paling ampuh ialah dengan melakukan perawatan di klinik kecantikan, lho teman Plasthetic. Kini, Plasthetic Clinic hadir untuk Anda sebagai solusi bagi siapapun yang mempunyai masalah kulit seperti hypertrophic scar . 

1. Laser CO2

Laser CO2 adalah bagian dari prosedur pelapisan ulang laser yang mengurangi munculnya kerutan dan bekas luka. Kemudian, laser resurfacing ini juga banyak digunakan untuk dapat mengencangkan kulit dan meratakan bagian warna kulit (pigmentasi).

2. Suntik Flamicort 

Suntikan flamicort dapat digunakan untuk mengobati alergi, peradangan kulit, dan sebagai terapi tambahan untuk radang sendi. Suntikan flamicort ini tidak boleh dianggap remeh, dikarenakan suntik flamicort harus dilakukan oleh dokter yang memang sudah berkompeten dalam hal tersebut, ya teman Plasthetic!

Baca Juga: Acne Scar: Pengertian, Mitos, Fakta, dan Cara Menanganinya

3. Silikon Gel dan Silikon Sheet

Untuk perawatan rutin hypertrophic scar ini, dokter biasanya merekomendasikan penggunaan silikon gel dan silikon sheet. Silikon gel serta silikon sheet ini merupakan perawatan yang relatif baru yang dikembangkan sebagai alternatif untuk mengobati hypertrophic scar. Penelitian membuktikan, bahwa sekitar 30-an orang dengan berbagai jenis bekas luka, termasuk hypertrophic scar , bekas luka superfisial, dan keloid, berhasil diobati dengan silikon gel ataupun silikon sheet ini. Selain itu, hasil yang diberikan oleh silikon gel dan silikon sheet ini sangat memuaskan, lho. Keren banget ya?

Silikon gel ataupun silikon sheet ini tentu saja efektif dan aman untuk pengobatan hypertrophic scar dan keloid. Silikon gel dan silikon sheet sangat mudah diaplikasikan serta dapat diterima dengan baik secara kosmetik.

Nah, itulah penjelasan mengenai cara menghilangkan hypertrophic scar, ya temman Plasthetic. Sebelum mengambil tindakan di atas, konsultasikan terlebih dahulu dengan spesialis kulit dan kelamin (dr. spkk) di Plasthetic Clinic, ya. Di klinik kecantikan yang satu ini kamu dapat menjadwalkan kedatanganmu untuk berkonsultasi bersama dokter dengan mudah, yaitu menghubungi nomor telepon 0811-1769-199. Selain itu, klinik kecantikan yang satu ini sudah terbukti terpercaya dan aman untuk melakukan prosedur menghilangkan hypertrophic scar. Untuk itu, yuk segera hubungi Plasthetic Clinic sekarang!

Di Review Oleh:

dr Anesia Tania, Sp.KK

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

Bagaimana Cara Eksfoliasi untuk Pemula? Ini 5 Langkah-langkahnya

Read More

Cari Tahu 6 Cara Menghilangkan Selulit di Paha dengan Perawatan Medis

Read More

Membedah Efek Veneer Gigi dan Risikonya

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!