Apa Saja Jenis Milia dan Bagaimana Cara Yang Tepat Untuk Menghilangkan Milia? Cari Tahu Disini!

Apa Saja Jenis Milia dan Bagaimana Cara Yang Tepat Untuk Menghilangkan Milia? Cari Tahu Disini!

Di Tinjau oleh Dokter

Apakah bintik-bintik kecil mulai muncul di permukaan wajah Anda? Jika iya, Anda mungkin mengalami milia, namun jangan khawatir, milia atau bercak susu merupakan kondisi normal yang terjadi pada bayi maupun orang dewasa. 

Munculnya milia disebabkan oleh sel-sel kulit mati yang menumpuk dan bercampur dengan sebum membentuk keratin. Lalu bagaimana cara mengatasi milia? Simak penjelasan dibawah ini, ya.

Apa Itu Milia?

Milia merupakan kumpulan tonjolan kecil, biasanya berwarna putih yang terkumpul di kulit wajah. Tonjolan putih tersebut merupakan kista kecil yang sering kali timbul dibagian pipi, hidung, mata, serta kelopak mata. Kondisi ini dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan usia, tempat tumbuhnya, dan penyebab benjolan tersebut.

Baca Juga: Apa itu Skindemic? Yuk Cek Apa Saja Permasalahan Kulit Selama Pandemi!

Apa Saja Jenis-jenis Milia?

Sebelum kita mengetahui cara menghilangkan milia, perlu kita ketahui bahwa milia sendiri memiliki lima jenis dan karakteristik yang berbeda. Simak berikut ini!

1. Milia neonatal

Milia neonatal ialah jenis milia yang biasa ditemukan pada bayi baru lahir. Milia pada bayi baru lahir sering terjadi dan disebabkan oleh terperangkapnya protein keratin kulit di bawah permukaan kulit bayi.

2. Milia primer

Kedua ialah milia primer, bintik putih yang biasa ditemukan pada kulit anak-anak maupun orang dewasa. Pada milian jenis ini biasanya muncul di kelopak mata, dahi, dan pipi. 

3. Milia sekunder

Berbeda dengan dua jenis milia sebelumnya, milia sekunder memiliki saluran yang menghubungkan ke permukaan kulit yang diakibatkan adanya cedera, luka bakar, ataupun lecet yang menyebabkan sel-sel kulit terperangkap pada bagian bawah permukaan kulit.

4. Plak milia

Selanjutnya ialah Plak Milia. Pada Milia jenis ini dapat tumbuh sangat luas dan diameternya lebih besar dari jenis milia lainnya. Plak milia biasanya muncul di kelopak mata, di belakang telinga, pipi, atau dagu dan umum terjadi pada wanita paruh baya.

5. Milia eruptif

Terakhir, Milia eruptif. Jenis milia yang ini cukup jarang ditemukan. Milia muncul pada permukaan area wajah, lengan atas, ataupun bagian tubuh bagian atas dalam bentuk berkelompok.

Baca Juga: Cara Mengencangkan Pipi Kendur: Wajib Diketahui Sebelum Usia 30 Tahun!

Bagaimana Cara Menghilangkan Milia?

Beberapa orang menilai bahwa aadanya milia pada wajah dapat merusak penampilan mereka. Oleh karena itu, banyak orang mencari cara untuk dapat menghilangkan milia, berikut cara-cara menghilangkan milia : 

1. Menutrusi Kulit Dengan Menggunakan Makser Madu

Penggunaan masker yang terbuat dari bahan-bahan alami untuk perawatan kulit termasuk madu. Madu dianggap kaya akan sifat antibakteri dan antioksidan yang dapat melembabkan kulit, mengurangi peradangan serta mencegah radikal bebas.

2. Rutin Membersihkan Wajah

Jerawat, noda makeup, komedo, serta debu tidak hanya menempel di wajah, tetapi juga dapat menyebabkan terjadinya milia. Hal ini karena kotoran yang menumpuk dapat menyumbat pori-pori dan merangsang pertumbuhan miliapada kulit. Untuk itu bersihkan wajah secara rutin dengan metode double cleansing setiap hari!

3. Melakukan Eksfoliasi untuk Mengangkat Sel Kulit Mati

Ada banyak manfaat yang bisa Anda rasakan setelah melakukan eksfoliasi kulit, salah satunya adalah membersihkan wajah dan meminimalkan hiperpigmentasi, mengurangi jaringan parut jerawat yang dangkal, menghilangkan noda, dan menghilangkan milia.

Jika milia bisa timbul dari sel-sel kulit mati yang terperangkap, maka eksfoliaso kulit juga menjadi salah satu cara menghilangkan milia di wajah yang baik dan aman.

4. Memakai Krim yang Mengandung Retinoid

Krim yang mengandung retinoid topikal sudah direkomendasikan oleh beberapa peneliti sebagai salah satu cara untuk menghilangkan milia di wajah. Retinoid mengandung vitamin A yang sangat penting untuk menghilangkan milia di wajah.

Baca Juga: 6 Manfaat Hyaluronic Acid untuk Kulit Wajah yang Perlu Kamu Tahu!

5. Rutin Memakai Sunscreen

Memang sudah seharusnya Anda memakai sunscreen setiap hari untuk melindungi kulit wajah dari sinar matahari, baik di dalam dan di luar ruangan. Menggunakan sunscreen secara rutin sangat ampuh untuk mengurangi iritasi kulit wajah yang dapat menyebabkan milia.

6. Konsultasi dengan Dokter Kulit

Umumnya milia akan sembuh dan hilang sendiri setelah beberapa minggu. Jika Anda mengalami milia yang sulit untuk hilan dan muncul terus menerus, maka ada baiknya Anda pergi ke Klinik Kecantikan dan konsultasi dengan dokter kulit.

Nah, sekarang anda sudah mengetahui jenis-jenis mila dan cara mengatasi milia itu kan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari masalah kulit ini. Tindakan pencegahan ini sesederhana rutinitas pembersihan wajah juga dengan mengunakan sunscreen serta perawatan kulit esktra dengan perawatan yang diawasi oleh dokter yang berpengalaman. 

Untuk hal ini anda tentunya anda bisa mengandalkan Plasthetic Clinic, nih! Plasthetic Clinic menawarkan perawatan electrocauter yang ditangani oleh dr. Anesia Tania,Sp.KK untuk mengatasi permasalahanmu lho. So, what are you waiting for? Segera kunjungi Plasthetic Clinic dan bersihkan wajah secara rutin rutin agar kulit tetap bersih, sehat dan lembab alami!

Di Review oleh: 

dr. Anesia Tania

https://plasthetic.com/team-member/dr-anesia-tania-sp-kk/

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

8 Pantangan Setelah Cabut Gigi yang Harus Diperhatikan

Read More

3 Treatment Operasi Mengecilkan Betis agar Terlihat Langsing

Read More

Brow Lift: Pengertian, Prosedur dan Efek Sampingnya

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!