Ketahui 5 Cara Merapikan Gigi yang Renggang

cara merapikan gigi yang renggang

Ketahui 5 Cara Merapikan Gigi yang Renggang

Di Tinjau oleh Dokter

Gigi yang renggang mungkin dinilai sebagai masalah estetika yang kecil, akan tetapi gigi yang renggang sebenarnya dapat memiliki dampak yang lebih besar pada kesehatan mulut dan gigi secara keseluruhan. Untuk itu banyak orang mencari berbagai cara untuk dapat memperbaiki gigi yang renggang tersebut, mulai dari perawatan ortodontik tradisional hingga perawatan restorasi gigi. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter gigi untuk menentukan metode terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi gigi Anda. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat mencapai senyuman yang indah dan sehat yang selalu Anda impikan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi penyebab gigi renggang, dampaknya, serta solusi yang tersedia untuk mengatasi masalah ini.

Apa Itu Gigi Renggang?

Gigi renggang adalah kondisi di mana terdapat celah atau ruang kosong antara gigi-gigi. Hal ini dapat terjadi ketika gigi-gigi tidak berdekatan dengan rapat atau ada kehilangan gigi di antara mereka. Gigi renggang dapat mempengaruhi baik gigi depan maupun gigi belakang, dan dapat terjadi pada satu atau beberapa gigi dalam mulut seseorang.

Baca Juga: Perbedaan Veneer dan Tambal Gigi yang Jarang Orang Ketahui

Apa Saja Penyebab Gigi Renggang?

Gigi yang renggang dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berbeda. Berikut adalah beberapa penyebab umum dari gigi renggang:

1. Faktor Genetik

Struktur rahang dan ukuran gigi seseorang dapat menjadi faktor genetik yang menyebabkan gigi menjadi renggang. Jika seseorang memiliki rahang yang lebih besar atau gigi yang lebih kecil, maka kemungkinan terjadinya celah antara gigi-gigi akan lebih tinggi.

2. Kebiasaan Buruk

Beberapa kebiasaan buruk seperti menggigit pensil atau mengunyah permen karet secara berlebihan dapat mempengaruhi posisi gigi dan menyebabkan gigi menjadi renggang. Selain itu, kebiasaan mendorong gigi menggunakan lidah dan menggeretakkan gigi (bruxism) atau mengisap jempol pada usia dewasa juga dapat memengaruhi penempatan gigi.

3. Kehilangan Gigi

Jika ada gigi yang hilang karena cedera, penyakit periodontal, atau ekstraksi gigi, maka gigi-gigi di sekitarnya dapat cenderung bergeser dan meninggalkan celah di antara mereka.

4. Perawatan Ortodontik Sebelumnya

Dalam beberapa kasus, gigi renggang dapat menjadi hasil dari perawatan ortodontik sebelumnya yang tidak berhasil atau tidak dilakukan dengan benar. Jika retainer tidak digunakan secara teratur setelah perawatan ortodontik, gigi dapat kembali ke posisi semula dan menyebabkan celah antara gigi-gigi.

5. Gangguan Pertumbuhan Rahang

Beberapa gangguan pertumbuhan rahang seperti gigi taring yang terlalu besar atau rahang yang sempit dapat menyebabkan gigi menjadi renggang.

6. Tumbuhnya Frenulum Bibir yang Berlebih

Salah satu faktor lain yang dapat mengakibatkan gigi renggang adalah pertumbuhan berlebihan dari frenulum bibir. Frenulum bibir adalah lipatan kecil yang menghubungkan mukosa bibir dengan gusi. Jika frenulum tumbuh melebihi batas antara gigi dan gusi, hal ini dapat mengganggu perkembangan gigi dan menyebabkan celah antara gigi-gigi tersebut.

Baca Juga: 4 Cara Menghilangkan Gigi Hitam Secara Alami

Banner Plastic Dentist

Bagaimana Cara Merapikan Gigi yang Renggang?

Untungnya, ada beberapa solusi yang tersedia untuk mengatasi masalah gigi renggang. Apa saja solusi tersebut? Simak sampai habis.

1. Perawatan Ortodontik

Anda dapat mengunjungi dokter gigi atau ortodontis untuk mendapatkan perawatan ortodontik, seperti pemasangan kawat gigi atau alat penjepit lainnya. Ini akan membantu merapikan gigi yang renggang secara bertahap.

2. Pemakaian Karet Gigi

Cara mengatasi gigi renggang selanjutnya adalah Anda bisa menggunakan karet gigi atau rubber bands yang ditempatkan di sekitar gigi-gigi yang renggang. Karet ini akan membantu menarik gigi-gigi tersebut ke posisi yang lebih rapat.

3. Pemakaian Dental Bridge

Pengisian celah antargigi ini dilakukan dengan penggunaan pontik atau gigi palsu. Bahan yang biasanya digunakan untuk membuat pontik adalah porselen yang akan disesuaikan dengan warna gigi asli Anda. Metode ini sangat efektif, terutama ketika celah gigi disebabkan oleh gigi yang tanggal atau perbedaan ukuran gigi. Dental bridge terdiri dari pontik dan mahkota gigi yang digunakan untuk gigi yang terletak di antara celah tersebut.

4. Pemakaian Aligner Gigi

Aligner gigi adalah salah satu cara untuk merapatkan gigi renggang dengan menggunakan perangkat yang terbuat dari akrilik atau plastik transparan. Aligner gigi ini akan diproduksi sesuai dengan struktur gigi pasien. Alat ini bisa dipasang dan dilepas dengan fleksibel, oleh karena itu, banyak orang memilih metode ini untuk merapikan gigi mereka yang renggang.

5. Latihan Otot Wajah

Melakukan latihan-latihan otot wajah tertentu dapat membantu memperkuat otot-otot di sekitar gigi dan rahang. Hal ini dapat membantu merapikan celah pada gigi yang renggang secara alami.

Baca Juga: 4 Perbedaan Implan Gigi dan Gigi Palsu yang Perlu Kamu Tahu

Rekomendasi Perawatan Merapikan Gigi Renggang dari Plasthetic Clinic

Selain cara-cara diatas, Anda juga dapat melakukan perawatan di Plasthetic Clinic untuk dapat merapikan gigi yang renggang dan ditangani oleh dokter gigi dan mulut yang ahli. Penasaran? Simak selengkapnya.

1. Veneer atau Laminasi Gigi

Jika gigi Anda hanya sedikit renggang, Anda dapat mempertimbangkan veneer atau laminasi gigi. Prosedur ini melibatkan penempelan lapisan tipis bahan komposit atau porselen pada permukaan gigi untuk memberikan tampilan yang lebih rapat.

2. Pembuatan Gigi Tiruan

Jika gigi Anda memiliki celah yang besar, mungkin perlu dipertimbangkan pembuatan gigi tiruan seperti jembatan gigi atau gigi palsu. Ini akan mengisi celah antara gigi-gigi Anda dan memberikan tampilan yang lebih estetis.

3. Ekstraksi Gigi dan Pemasangan Implan

Dalam beberapa kasus, jika gigi yang renggang tidak dapat diperbaiki dengan cara lain, mungkin perlu dilakukan ekstraksi gigi yang renggang dan pemasangan implan gigi untuk mengisi celah tersebut.

4. Pemakaian Kawat Gigi

Kawat gigi, juga dikenal sebagai behel gigi, digunakan untuk dapat memperbaiki gigi yang tidak rata ataupun renggang. Pada umumnya behel digunakan oleh usia remaja, karena pada usia ini gigi masih bisa tumbuh. Selain itu, tujuan utama dari pemasangan kawat gigi adalah untuk dapat menyelaraskan gigi serta tulang rahang agar gigitannya benar serta dapat menciptakan senyuman yang indah. 

Nah, itu dia penjelasan mengenai berbagai cara merapikan gigi yang renggang ya, teman Plasthetic. Semoga membantu! Jika Anda pertanyaan yang masih  ingin ditanyakan, Jangan sungkan untuk dapat berkonsultasi dengan dokter gigi kami di Plasthetic Clinic Cabang Banda Aceh agar dapat mengatasi permasalahan Anda demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Eits, selain itu jangan lewatkan juga Grand Opening Plasthetic Clinic Cabang Semarang yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Dalam rangka merayakan momen istimewa ini, kami menawarkan berbagai promo menarik yang tidak boleh Anda lewatkan. So, jangan lewatkan kesempatan ini untuk merasakan pengalaman kecantikan yang luar biasa dengan harga yang terjangkau. Segera kunjungi Plasthetic Clinic Cabang Semarang dan nikmati promo-promo menarik yang telah kami siapkan untuk Anda.

*Semua yang tertulis di website memungkinkan terjadi perbedaan dari segi proses, resiko, komplikasi, dan hasil bagi setiap individu dan konsultasikan dulu kepada ahlinya.

Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life.

web-banner-disclaimer-1

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

efek-samping-veneer-gigi

Mengenal Efek Samping Veneer Gigi, Baca Selengkapnya Disini!

Read More
operasi-mengecilkan-betis

Cara Mengecilkan Betis dan Paha dengan Aman

Read More
penyebab-kantung-mata

Kenali Penyebab Kantung Mata Menjadi Kendur dan Kehitaman

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!