Coolsculpting: Pengertian, Prosedur, dan Bedanya dengan Sedot Lemak

coolsculpting adalah

Coolsculpting: Pengertian, Prosedur, dan Bedanya dengan Sedot Lemak

Di Tinjau oleh Dokter

Dalam upaya mencapai tubuh yang lebih ideal, banyak orang mencari metode yang efektif untuk menghilangkan lemak berlebih. CoolSculpting adalah salah satu teknologi terbaru yang menawarkan solusi non-invasif yang bertujuan untuk mengurangi lemak tubuh. Pada artikel kali ini, kami akan membantu Anda untuk mengetahui mengenai pengertian CoolSculpting, prosedur, dan perbedaannya dengan metode lain seperti sedot lemak. Langsung saja simak selengkapnya pada penjelasan di bawah ini!

Apa Itu Coolsculpting?

CoolSculpting, juga dikenal sebagai cryolipolysis, adalah prosedur medis non-bedah yang dirancang untuk mengurangi lemak tubuh dengan menggunakan suhu dingin ekstrem. Metode ini dikembangkan oleh ilmuwan Harvard yang menyadari bahwa sel lemak lebih rentan terhadap suhu dingin daripada jaringan kulit atau otot di sekitarnya. Teknologi ini bekerja dengan membekukan sel lemak, yang kemudian secara alami dihilangkan oleh tubuh dalam beberapa minggu setelah prosedur dilakukan.

Apa Saja Manfaat Coolsculpting?

CoolSculpting adalah inovasi yang menawarkan sejumlah manfaat bagi tubuh, khususnya bagi mereka yang mencari cara non-invasif untuk menghilangkan lemak berlebih. Berikut adalah beberapa manfaat CoolSculpting untuk tubuh, yaitu:

1. Mengurangi Lemak Secara Spesifik

CoolSculpting memungkinkan Anda dalam menargetkan area-area tertentu yang mengandung penumpukan lemak, seperti perut, pinggul, paha, lengan atas, dan dagu ganda. Hal ini dapat memungkinkan hasil yang lebih spesifik dan proporsional sesuai dengan tujuan yang Anda miliki.

2. Non-Invasif dan Tanpa Rasa Sakit

CoolSculpting tidak melibatkan pembedahan, sayatan, atau suntikan. Ini adalah metode non-invasif yang hanya menggunakan suhu dingin untuk membekukan sel-sel lemak tanpa merusak jaringan kulit atau otot di sekitarnya. Prosedur ini umumnya tidak menyakitkan dan pasien hanya akan merasakan sensasi dingin atau mati rasa selama sesi.

3. Tidak Memerlukan Waktu Pemulihan yang Lama

Setelah sesi CoolSculpting selesai, Anda dapat kembali ke aktivitas normal tanpa waktu pemulihan yang signifikan. Hal ini berarti bahwa Anda tidak perlu melakukan cuti panjang dari pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.

4. Menghasilkan Hasil Alami dan Bertahap

CoolSculpting dapat memungkinkan tubuh secara alami dalam menghilangkan sel-sel lemak yang telah dihancurkan oleh proses pembekuan. Hasilnya akan muncul secara bertahap, memberikan penampilan yang lebih alami tanpa perubahan drastis yang mencolok.

Baca Juga: Mengenal Liposuction (Sedot Lemak), Prosedur, dan Manfaatnya

Bagaimana Prosedur Coolsculpting?

Sebelum melakukan prosedur coolsculpting, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Konsultasi

Sebelum prosedur dimulai, pasien akan melakukan proses konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Nantinya, dokter akan mengevaluasi area yang ingin diobati dan merancang rencana perawatan yang sesuai.

2. Penempelan Aplikator

Selama sesi perawatan, aplikator khusus akan ditempatkan pada area tubuh yang ditargetkan. Aplikator ini akan memberikan pendinginan bertarget pada sel lemak tanpa merusak jaringan kulit di sekitarnya.

3. Pembekuan Lemak

Selama jangka waktu tertentu, suhu dingin yang dihasilkan oleh aplikator akan membekukan sel lemak. Pasien mungkin merasakan sensasi dingin dan mati rasa selama prosedur, tetapi ini umumnya tidak menyakitkan.

4. Pemijatan dan Pemecahan Lemak

Setelah proses pembekuan, area yang diperlakukan akan dipijat untuk membantu memecahkan sel lemak yang telah membeku.

5. Penghilangan Lemak Alami

Selama beberapa minggu setelah prosedur, tubuh secara alami akan menghilangkan sel lemak yang telah mati. Proses ini berlangsung perlahan-lahan dan hasilnya mulai terlihat dalam beberapa bulan.

Baca Juga: Cari Tahu 8 Cara Menghilangkan Lemak di Leher

Apa Saja Perbedaan Coolsculpting dan Sedot Lemak?

Sedot lemak, juga dikenal sebagai liposuction, adalah prosedur bedah yang melibatkan pengangkatan lemak dari tubuh dengan menggunakan alat khusus. Walaupun liposuction dan coolsculpting memiliki tujuan yang sama, namun terdapat juga beberapa perbedaan diantara keduanya, di antaranya sebagai berikut.

1. Invasivitas

CoolSculpting non-invasif, tidak memerlukan sayatan atau pemotongan pada kulit. Sedot lemak adalah prosedur invasif yang memerlukan sayatan untuk mengakses jaringan lemak.

2. Waktu Pemulihan

CoolSculpting umumnya memiliki sedikit atau tanpa waktu pemulihan, sementara sedot lemak sering memerlukan beberapa minggu untuk pemulihan penuh karena sifat invasifnya.

3. Hasil Akhir

Hasil CoolSculpting mungkin memerlukan beberapa bulan untuk terlihat sepenuhnya, sementara hasil sedot lemak biasanya lebih cepat terlihat tetapi dapat dipengaruhi oleh pembengkakan dan memerlukan waktu untuk merata.

4. Risiko dan Efek Samping

Sedot lemak memiliki risiko yang terkait dengan operasi, seperti infeksi, perdarahan, dan reaksi anestesi. CoolSculpting memiliki risiko yang lebih rendah karena sifat non-invasifnya, meskipun beberapa pasien mungkin mengalami efek samping ringan seperti kemerahan atau mati rasa sementara di area yang diobati.

Baca Juga: Ini Efek Samping Sedot Lemak yang Perlu Kamu Ketahui

Apa Saja Risiko Efek Samping Coolsculpting?

Meskipun CoolSculpting dianggap sebagai prosedur yang relatif aman dengan risiko yang lebih rendah daripada beberapa prosedur bedah lainnya, ada terdapat beberapa risiko dan efek samping yang perlu dipertimbangkan sebelum menjalani prosedur ini. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengkonsultasikan dokter sebelum memutuskan dalam melakukan CoolSculpting. Berikut ini adalah beberapa risiko dan efek samping prosedur CoolSculpting, antara lain:

1. Nyeri atau Sensasi Tidak Nyaman

Setelah prosedur CoolSculpting, beberapa pasien mungkin mengalami nyeri ringan atau sensasi tidak nyaman di area yang diobati. Sensasi ini biasanya bersifat sementara dan dapat diatasi dengan obat penghilang rasa sakit yang direkomendasikan oleh dokter.

2. Edema (Pembengkakan)

Beberapa pasien mungkin mengalami pembengkakan sementara di area yang diobati setelah sesi CoolSculpting. Pembengkakan ini biasanya akan mereda seiring berjalannya waktu.

3. Kemerahan dan Memar

Setelah prosedur, kulit di area yang diobati mungkin menjadi kemerahan atau memar. Ini adalah reaksi umum dan sementara yang biasanya akan hilang dalam beberapa hari atau minggu.

4. Mati Rasa atau Sensasi Tumpul

Beberapa pasien melaporkan sensasi mati rasa atau tumpul di area yang diobati setelah CoolSculpting. Ini juga biasanya bersifat sementara dan akan membaik seiring waktu.

Yaps, itu dia penjelasan mengenai risiko prosedur CoolSculpting, ya teman Plasthetic. Selain risiko di atas, akan memungkinkan juga terjadinya risiko lain yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh dokter  pada sesi konsultasi berlangsung. Maka dari itu, penting bagi teman Plasthetic untuk melakukan sesi konsultasi dengan dokter tersebut sebelum melakukan tindakan apapun, ya.

Banner Plastic Surgeon

Rekomendasi Perawatan Operasi Menghilangkan Lemak di Bagian Tubuh dari Plasthetic Clinic

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi operasi menghilangkan lemak di bagian tubuh yang dapat Anda lakukan di Plasthetic Clinic, antara lain:

1. Fat Freeze 

Fat Freeze, atau disebut juga cryolipolysis, adalah metode non-invasif yang digunakan untuk mengurangi penumpukan lemak di area tertentu dalam tubuh dengan menggunakan suhu dingin ekstrem. Metode ini bekerja dengan prinsip bahwa sel-sel lemak lebih rentan terhadap suhu dingin daripada jaringan kulit atau otot di sekitarnya. Dalam proses ini, suhu rendah akan diaplikasikan pada area yang diinginkan untuk membekukan sel-sel lemak. Sel lemak yang terpapar suhu dingin ekstrem akan mengalami kematian alami dan kemudian dihilangkan secara alami oleh tubuh dalam beberapa minggu atau bulan setelah prosedur.

2. Liposuction

Liposuction adalah prosedur bedah kosmetik yang digunakan untuk menghilangkan penumpukan lemak yang berlebihan dari area tertentu dalam tubuh. Prosedur ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil di kulit dan menggunakan tabung kecil yang disebut kanula untuk menghisap lemak keluar dari area yang diinginkan. Liposuction biasanya dilakukan di area seperti perut, pinggul, paha, lengan atas, dan leher.

Well, itu dia penjelasan mengenai CoolSculpting mulai dari pengertian, prosedur dan bedanya dengan sedot lemak, ya teman Plasthetic. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan saran perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. Tindakan konsultasi ini tentunya bersifat wajib karena setiap perawatan memiliki manfaat dan risikonya masing-masing, dokter nantinya akan menjelaskan dan membantu Anda untuk lebih memahami setiap perawatanya demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Eits, selain itu jangan sampai terlewatkan kesempatan untuk mendapatkan berbagai promo menarik serta kenyamanan pelayanan selama melakukan perawatan kesehatan dan kecantikan dalam perayaan Anniversary 4th Plasthetic Clinic, Yuk kunjungi Plasthetic Clinic Cabang Terdekat di Kotamu Sekarang juga!

*Semua yang tertulis di website memungkinkan terjadi perbedaan dari segi proses, resiko, komplikasi, dan hasil bagi setiap individu dan konsultasikan dulu kepada ahlinya.

Di Tinjau Oleh:

Tim Plasthetic Clinic Semarang

web-banner-disclaimer-1

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

beautiful-women-dressed-in-beautiful-pink-princess-dresses-are-s

Kenali Urutan Pemakaian Skincare Pagi dan Malam yang Tepat

Read More
close-beauty-portrait-of-a-topless-woman-with-perfect-skin-and-natural-make-up-plump-nude-lips-on-a-blue-background

Bagaimana Proses Operasi Bibir Tebal di Indonesia

Read More
cara menghilangkan bekas luka di wajah yang sudah lama

5 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah yang Sudah Lama dengan Mudah

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!