6 Pantangan Setelah Laser Wajah yang Harus Anda Pahami

pantangan setelah laser wajah

6 Pantangan Setelah Laser Wajah yang Harus Anda Pahami

Di Tinjau oleh Dokter

Perawatan laser wajah telah menjadi salah satu metode kecantikan yang populer berkat kemampuannya dalam mengatasi berbagai permasalahan kulit. Namun, setelah menjalani prosedur ini, terdapat beberapa pantangan yang perlu Anda perhatikan guna memastikan proses penyembuhan yang optimal dan menghindari terjadinya komplikasi. Dalam artikel Plasthetic Clinic ini, kami akan membantu Anda untuk memahami lebih jauh mengenai apa itu laser wajah, pantangan setelah laser wajah, serta perawatan apa saja yang harus dilakukan setelah prosedur berlangsung. 

Apa Itu Laser Wajah?

Laser wajah merupakan salah satu prosedur perawatan kulit yang memanfaatkan teknologi laser untuk menangani berbagai masalah kulit, seperti bekas jerawat, kerutan, garis halus, hingga hiperpigmentasi. 

Prosedur dari laser wajah akan bekerja dengan cara mengirimkan energi cahaya yang terfokus ke area kulit yang membutuhkan perawatan. Energi dari laser ini dapat digunakan untuk menghilangkan lapisan kulit yang rusak di permukaan, merangsang pertumbuhan sel kulit baru, hingga merangsang produksi kolagen dan elastin. Kolagen dan elastin ini merupakan komponen penting dalam kulit yang berperan dalam menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit.

Perawatan laser wajah sendiri memiliki berbagai varian perawatan yang dibuat khusus untuk mengatasi masalah kulit spesifik. Beberapa contoh termasuk laser untuk mengurangi bekas jerawat, meratakan warna kulit, mengurangi kerutan dan garis halus, hingga pengobatan untuk kapiler atau pembuluh darah yang terlihat.

Apa Saja Pantangan Setelah Laser Wajah?

Setelah menjalani perawatan laser wajah, terdapat beberapa pantangan setelah laser wajah yang perlu Anda perhatikan guna menghindari potensi iritasi dan mempercepat proses penyembuhan, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Menyentuh Wajah

Pasca perawatan laser wajah, sangat penting untuk tidak menyentuh wajah dengan tangan, terutama jika tangan dalam keadaan kotor. Sebab, kulit wajah yang baru saja menjalani perawatan laser akan menjadi sangat sensitif, dan menyentuhnya dapat mengakibatkan iritasi atau infeksi. Selain itu, tangan yang tidak bersih juga bisa menyebabkan penyebaran kuman dan bakteri di permukaan kulit wajah, yang dapat memicu munculnya komedo dan jerawat.

2. Paparan Sinar Matahari Langsung

Setelah menjalani perawatan laser wajah, kulit Anda biasanya akan menjadi lebih rentan terhadap sinar UV. Oleh karena itu, Anda harus menghindari paparan sinar matahari secara langsung, karena ini dapat mengakibatkan iritasi dan menimbulkan hiperpigmentasi pada kulit. Jika Anda perlu beraktivitas di luar ruangan, maka Anda perlu menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi dan menggunakan topi atau payung untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap kulit.

3. Melakukan Aktivitas Fisik Berat

Di samping itu, penting juga bagi Anda untuk tidak melakukan aktivitas fisik berat yang dapat menyebabkan banyak keringat setidaknya selama 2 minggu setelah perawatan laser. Sebab, kulit wajah yang mengeluarkan keringat secara berlebihan dapat menghambat proses penyembuhan luka dan berpotensi mengiritasi kulit yang masih dalam tahap penyembuhan.

Baca Juga: Kenali 4 Manfaat Laser Black Doll untuk Perawatan Kulit Anda

4. Mengonsumsi Alkohol dan Merokok

Selain berdampak buruk pada kesehatan, ternyata mengonsumsi alkohol dan merokok setelah perawatan laser dapat menghambat proses penyembuhan dan mengurangi efektivitas perawatan laser wajah. Alkohol dapat menyebabkan pembengkakan, sementara rokok dapat memperlambat proses penyembuhan. Hal ini disebabkan oleh kandungan nikotin yang dapat menghambat aliran oksigen dan nutrisi ke kulit.

5. Menggunakan Produk Skincare yang Mengiritasi Wajah

Pasca perawatan laser wajah, Anda disarankan untuk tidak menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung bahan-bahan yang berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit, seperti AHA, BHA, retinol, dan alkohol. Jika Anda biasanya menggunakan produk perawatan kulit dengan bahan-bahan tersebut, sebaiknya Anda berhenti menggunakannya setidaknya selama 2 hingga 3 hari setelah perawatan. Ini disebabkan oleh kebutuhan kulit untuk pulih, maka penggunaan produk yang lebih lembut sangat disarankan.

6. Mengonsumsi Makanan Pemicu Alergi

Apabila Anda memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu atau kulit Anda sensitif terhadap beberapa jenis makanan, disarankan untuk menghindari makanan tersebut setelah menjalani perawatan laser. Karena mengonsumsi makanan yang dapat memicu alergi atau reaksi kulit dapat memperburuk kondisi kulit yang sedang dalam proses penyembuhan.

 

Banner Plastic AestheticBagaimana Perawatan Setelah Laser Wajah?

Selain mengetahui pantangan setelah perawatan laser wajah, penting juga untuk memahami jenis perawatan yang perlu dilakukan pasca-laser wajah guna mencapai hasil yang terbaik. Berikut beberapa perawatan pasca-laser wajah yang perlu Anda ketahui.

1. Tidak Menggunakan Makeup

Setelah menjalani perawatan laser wajah, sangat disarankan untuk tidak menggunakan makeup setidaknya selama 24 jam pertama, atau lebih lama sesuai dengan rekomendasi dokter. Hal ini bertujuan untuk menghindari iritasi pada kulit yang sedang dalam tahap penyembuhan serta untuk mengurangi terjadinya risiko infeksi. Sebab, kulit yang baru saja diobati dengan laser cenderung lebih sensitif dan rentan terhadap iritasi dari bahan-bahan yang terkandung dalam produk makeup.

2. Rutin Membersihkan Wajah

Membersihkan wajah secara teratur adalah kunci untuk mencegah infeksi dan membantu dalam proses penyembuhan. Gunakan pembersih wajah yang lembut dan hypoallergenic untuk menghindari risiko iritasi. Cucilah wajah Anda dengan lembut dua kali sehari, saat pagi dan malam hari, untuk menghilangkan kotoran dan minyak tanpa mengganggu proses penyembuhan kulit. Selain itu, hindari menggunakan air panas saat mencuci wajah dan gunakanlah air hangat atau suhu normal untuk membersihkan wajah.

Baca Juga: Laser Q-Switched Nd YAG, Prosedur, dan Manfaatnya untuk Kulit

3. Menjaga Kulit Tetap Terhidrasi

Memastikan kulit tetap terhidrasi merupakan hal yang sangat penting setelah menjalani perawatan laser wajah. Hal ini karena kulit yang memiliki tingkat kelembapan yang baik akan mempercepat proses penyembuhan dan membantu mencegah iritasi. Anda disarankan untuk menggunakan pelembap yang dikhususkan untuk kulit sensitif atau yang direkomendasikan oleh dokter Anda. Gunakanlah pelembap dengan lembut dan secara teratur untuk menjaga keseimbangan kelembapan kulit.

Dengan mematuhi perawatan dan pantangan setelah perawatan laser wajah yang telah diuraikan sebelumnya, Anda dapat mengurangi risiko komplikasi dan mencapai hasil perawatan yang terbaik.

Jika Anda tertarik untuk menjalani perawatan laser wajah, Anda dapat melakukannya di Plasthetic Clinic terdekat di kota Anda. Plasthetic Clinic sendiri menawarkan berbagai jenis perawatan laser yang telah dirancang khusus untuk menangani berbagai masalah kulit yang Anda hadapi, termasuk beberapa perawatan berikut ini.

1. Laser Rejuvenation

Laser Rejuvenation atau Laser Rejuve adalah salah satu jenis perawatan yang memiliki manfaat untuk merangsang produksi kolagen dalam kulit, sehingga kulit menjadi lebih cerah, bersih, dan tanda-tanda penuaan seperti keriput dapat berkurang. 

Perawatan Laser Rejuvenation menggunakan teknologi mesin laser karbon CO2 yang canggih untuk merapatkan pori-pori kulit dan meningkatkan kecerahan kulit. Mesin ini bekerja dengan menghasilkan gelombang cahaya singkat dan intensitas tinggi untuk menghilangkan kotoran yang dapat menyumbat pori-pori kulit.

2. Laser Acne

Jika Anda memiliki permasalahan kulit yang berjerawat, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan perawatan Laser Acne yang dirancang untuk meredakan peradangan pada jerawat.

Selain itu, perawatan ini juga memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan kulit wajah, termasuk dalam upaya meremajakan kulit, mengatasi masalah jerawat, dan mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit.

Baca Juga: Laser Resurfacing: Jenis, Manfaat, Risiko, serta Prosedurnya

3. Growth Factor Laser

Growth Factor Laser merupakan salah satu jenis perawatan lainnya yang memanfaatkan laser CO2 yang efektif untuk memperbaiki tekstur kulit yang mengalami kerusakan, terutama yang disebabkan oleh bekas jerawat atau bopeng. 

Prosedur perawatan ini melibatkan teknik subsisi wajah, yang mencakup pemutusan jaringan ikat yang menarik kulit. Perawatan ini juga melibatkan penggunaan serum growth factor yang memiliki kemampuan efektif dalam memperbaiki tekstur kulit.

Sebelum Anda memutuskan untuk menjalani salah satu dari perawatan laser wajah yang disebutkan di atas, sangat penting untuk melakukan konsultasi dengan dokter yang ahli dalam bidang ini. Melalui konsultasi, dokter yang berkompeten akan mengevaluasi kondisi kulit Anda dan memberikan rekomendasi perawatan yang paling sesuai untuk Anda.

Untuk melakukan konsultasi, Anda bisa langsung mengunjungi Plasthetic Clinic maupun menghubungi tim kami di sini. Semoga informasi mengenai pantangan setelah laser wajah di atas dapat bermanfaat untuk Anda. 

Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!

Ditinjau oleh: dr. Caecilia Linda

web-banner-disclaimer-1

SHARE THIS ARTICLE IN:

Recent Articles

cara membentuk jawline

Cara Mempertegas Jawline yang Membuat Bentuk Rahang Terlihat Proporsional

Read More
jenis mata panda

3 Jenis Mata Panda, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Read More
cara-menghilangkan-kelopak-mata-terlipat

Cari Tahu 5 Cara Menghilangkan Kelopak Mata Terlipat

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!