Jika Anda baru memulai rutinitas perawatan kulit, mungkin akan sedikit bingung dengan berbagai jenis produk skincare yang ada. Salah satu yang sering membuat bingung adalah perbedaan serum dan moisturizer. Meski terlihat serupa, keduanya sebenarnya memiliki fungsi yang sangat berbeda dalam merawat kulit.
Memahami perbedaan mendasar antara serum dan moisturizer sangatlah penting untuk membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari masing-masing produk. Bukan hanya soal penampilan, tetapi juga untuk mendukung kesehatan kulit wajah secara menyeluruh.
Yuk, kita ulas secara lengkap perbedaan keduanya serta cara penggunaan yang tepat dalam rutinitas skincare Anda.
Table of Contents
Toggle3 Perbedaan Serum dan Moisturizer dari Berbagai Aspek
Meski sama-sama berfungsi untuk menjaga kelembapan dan menutrisi kulit, serum wajah dan moisturizer memiliki cara kerja yang berbeda. Perbedaan inilah yang sering kali membuat bingung saat menentukan urutan penggunaan atau memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
Serum memiliki formula yang lebih ringan dan mengandung konsentrasi bahan aktif yang tinggi, seperti antioksidan, vitamin, dan peptide. Dengan molekul-molekul kecil, serum dapat meresap lebih dalam ke lapisan kulit dan secara langsung menargetkan permasalahan kulit tertentu.
Sementara itu, pelembap memiliki tekstur yang lebih padat atau kental dan bekerja di lapisan permukaan kulit. Fungsi utamanya adalah mengunci kelembapan dan membentuk pelindung agar kulit tidak kehilangan cairan dan tetap terhidrasi dengan baik.
Berikut ini tiga perbedaan serum dan moisturizer:
1. Konsentrasi Bahan Aktif
Serum diformulasikan dengan bahan aktif dalam jumlah tinggi yang dapat bekerja secara intensif di dalam kulit. Karena molekulnya kecil, kandungan tersebut lebih mudah menyerap ke lapisan kulit terdalam.
Sebaliknya, pelembap memiliki konsentrasi bahan aktif yang lebih rendah karena fokusnya adalah menjaga kelembapan di permukaan kulit.
2. Tekstur
Serum umumnya bertekstur ringan, cair, dan mudah meresap. Sedangkan pelembap memiliki tekstur yang lebih kental dan creamy.
Tekstur yang lebih tebal ini berfungsi untuk menciptakan lapisan pelindung pada kulit agar kelembapan tidak menguap.
Baca Juga: Setelah Peeling Boleh Pakai Serum Niacinamide? Ini Jawabannya
3. Fungsi Utama
Serum dirancang untuk menangani masalah kulit spesifik, seperti penuaan dini, noda hitam, hingga kulit kusam. Sementara itu, pelembap lebih difokuskan untuk memberikan hidrasi dan melindungi kulit dari faktor eksternal yang bisa menyebabkan kekeringan atau iritasi.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, simak tabel perbandingan berikut ini:
| Aspek | Serum | Moisturizer |
| Tekstur | Ringan, cair, mudah meresap | Lebih kental, creamy, dan membentuk lapisan di permukaan kulit |
| Konsentrasi Bahan Aktif | Tinggi, bekerja secara intensif pada masalah kulit spesifik | Lebih rendah, fokus pada hidrasi dan perlindungan kulit |
| Ukuran Molekul | Molekul kecil, menembus hingga lapisan dalam kulit | Molekul lebih besar, bekerja di permukaan kulit |
| Fungsi Utama | Menangani masalah kulit seperti kerutan, flek hitam, jerawat, kusam, dll | Melembapkan kulit dan menjaga agar kulit tidak kehilangan cairan |
| Waktu Penggunaan | Digunakan sebelum pelembap, setelah toner | Digunakan setelah serum, sebagai langkah terakhir untuk mengunci kelembapan |
| Cara Kerja | Menutrisi dan memperbaiki kulit dari dalam | Melindungi kulit dan mempertahankan kelembapan di lapisan luar |
Urutan yang Benar, Serum Dulu atau Moisturizer?
Berdasarkan tabel di atas, Anda mungkin sudah mengetahui urutannya. Serum sebaiknya digunakan terlebih dahulu sebelum moisturizer.
Alasannya, serum perlu meresap lebih dalam ke lapisan kulit agar kandungan aktifnya dapat bekerja secara maksimal. Apabila moisturizer diaplikasikan lebih dulu, lapisan pelembap tersebut dapat menghalangi penyerapan serum ke dalam kulit.
Urutan Perawatan Kulit yang Tepat
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sangat penting mengikuti urutan penggunaan skincare yang benar. Berikut adalah urutan perawatan kulit harian yang bisa Anda ikuti:
Urutan Skincare Pagi Hari
Berikut langkah-langkah skincare pagi yang bisa Anda ikuti:
1. Facial Wash
Gunakan face wash untuk membersihkan minyak dan kotoran yang menumpuk selama tidur.
2. Toner
Toner membantu mengangkat sisa kotoran, menyegarkan kulit, dan mengembalikan pH wajah agar tetap seimbang.
3. Essence dan Serum
Essence digunakan terlebih dahulu untuk menghidrasi kulit dan membantu penyerapan serum. Serum mengandung bahan aktif yang menutrisi dan mengatasi masalah kulit seperti jerawat, kulit kusam, atau garis halus.
4. Spot Treatment
Jika Anda memiliki masalah seperti bekas jerawat atau jerawat aktif, Anda bisa mengaplikasikan spot treatment setelah serum untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif.
5. Moisturizer (Pelembap)
Gunakan pelembap untuk mengunci kelembapan dan menjaga kulit tetap lembut. Pijat ringan dari leher ke wajah untuk meningkatkan sirkulasi darah.
6. Sunscreen
Langkah terakhir dan sangat penting adalah dengan mengaplikasikan sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari sinar UV. Pastikan untuk mengoleskannya 15-30 menit sebelum Anda keluar rumah.
Urutan Skincare Malam Hari
Di malam hari, kulit perlu dibersihkan dan diberi perawatan yang menenangkan. Berikut langkah-langkahnya:
1. Makeup Remover
Gunakan pembersih makeup untuk mengangkat sisa kosmetik dan kotoran. Tuangkan pada kapas, lalu usapkan dengan lembut ke wajah.
2. Facial Wash
Cuci wajah dengan facial wash untuk membersihkan sisa makeup dan kotoran secara menyeluruh.
3. Eksfoliasi
Lakukan eksfoliasi dua hingga tiga kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati. Anda bisa menggunakan scrub fisik atau produk yang mengandung AHA, BHA, atau PHA.
4. Toner
Aplikasikan toner untuk menghidrasi kulit dan menyeimbangkan pH. Pilihlah toner dengan bahan seperti glycerin atau hyaluronic acid untuk mendapatkan kelembapan ekstra,
5. Essence dan Serum
Gunakan essence dan serum untuk mempercepat regenerasi kulit selama tidur dan menjaga kulit tetap lembap.
6. Eye Cream
Oleskan eye cream di bawah mata untuk mengurangi lingkar hitam, kantung mata, atau garis halus.
7. Moisturizer/Night Cream
Langkah terakhir, aplikasikan pelembap malam untuk mengunci semua nutrisi dan membantu perbaikan kulit semalaman. Anda juga bisa menggunakan sleeping mask sebagai pelengkap.
Tips Memilih Serum dan Moisturizer Sesuai Jenis Kulit
Setiap jenis kulit tentu memiliki kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit agar hasilnya lebih efektif dan aman.
1. Untuk Kulit Kering
Kulit kering membutuhkan hidrasi ekstra dan perlindungan yang kuat. Pilihlah serum dengan kandungan hyaluronic acid atau glycerin yang dapat menarik dan menahan air.
Untuk moisturizer, cari yang memiliki tekstur krim kental dengan kandungan ceramide, squalane, atau shea butter. Bahan-bahan ini akan membentuk lapisan pelindung yang kuat untuk mencegah kulit dehidrasi.
2. Untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Fokus utama adalah mengontrol produksi minyak dan meredakan jerawat. Pilihlah serum dengan kandungan salicylic acid, niacinamide, atau tea tree oil yang dapat membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi peradangan.
Untuk moisturizer, pilih yang teksturnya ringan dan berbasis gel atau water-based. Hindari moisturizer yang terlalu kental karena dapat menyumbat pori-pori.
3. Untuk Kulit Sensitif
Kulit sensitif membutuhkan produk dengan formula yang lembut dan menenangkan. Pilihlah serum dengan bahan-bahan minimalis, bebas pewangi, dan mengandung bahan menenangkan seperti centella asiatica (Cica) atau chamomile.
Untuk moisturizer, cari yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif dengan kandungan menenangkan seperti colloidal oatmeal atau aloe vera.
Baca Juga: Perbedaan Essence dan Serum: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
Kesimpulan
Serum dan moisturizer memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. Serum bekerja lebih dalam mengatasi masalah kulit spesifik, sementara moisturizer menjaga kelembapan di permukaan kulit.
Agar mendapatkan hasil yang maksimal, Anda bisa menggunakan serum terlebih dahulu, lalu aplikasikan moisturizer sebagai langkah pelindung kulit.
Untuk perawatan yang lebih optimal, Anda bisa menggabungkan skincare harian dengan treatment di klinik perawatan wajah Plasthetic Clinic.
Tersedia berbagai treatment seperti Facial untuk membersihkan kulit, Shine Booster yang menutrisi dan mencerahkan kulit, Laser Rejuvenation untuk mengatasi tanda penuaan, hingga Premium Glow yang mampu memperbaiki pigmentasi kulit secara menyeluruh.
Yuk, konsultasikan kondisi kulit Anda bersama tim ahli kami di Plasthetic Clinic untuk mendapatkan rekomendasi perawatan yang sesuai dengan kondisi dan jenis kulit Anda. Semoga informasi mengenai perbedaan serum dan moisturizer di atas dapat bermanfaat untuk Anda!
Plasthetic Clinic, Enhance Quality of Life!
Ditinjau oleh: Team Plasthetic Clinic
Sumber:
https://www.colorescience.com/blogs/blog/serum-vs-moisturizer?srsltid=AfmBOoqaCl2TlYrfamz_udZlZ_uqgCnjM7mI7jyqh-Xw6dWvZyrIqNIS
https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/the-correct-skincare-routine-order-for-the-best-result
