Jerawat Saat Haid? Atasi dengan Cara Ini Segera!

jerawat saat haid

Jerawat Saat Haid? Atasi dengan Cara Ini Segera!

18/09/2025

Di Tinjau oleh Dokter

Jerawat saat haid sering kali menjadi masalah yang mengganggu bagi banyak wanita. Selain rasa tidak nyaman yang ditimbulkan, jerawat ini juga bisa menurunkan rasa percaya diri. Jika Anda sering mengalami hal yang serupa, jangan khawatir! Dalam artikel Plasthetic Clinic berikut ini, kami akan membantu Anda untuk mengetahui penyebab, cara mengatasi, hingga tips mencegah jerawat saat haid dengan solusi terbaik yang bisa Anda coba. 

Penyebab Jerawat Muncul Saat Haid

Ketika mendekati waktu menstruasi, tubuh wanita mengalami berbagai perubahan hormon yang signifikan. Salah satu hormon yang berperan besar adalah androgen. Hormon ini merangsang produksi sebum atau minyak alami kulit secara berlebih, yang kemudian menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Selain faktor hormon, terdapat juga beberapa penyebab jerawat muncul saat haid, di antaranya:

1. Stres yang Tidak Terkelola

Stres yang dialami menjelang atau selama haid dapat memengaruhi hormon dalam tubuh, yang dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak di kulit. Selain itu, stres sering kali membuat seseorang lalai dalam menjaga rutinitas perawatan kulit, seperti malas membersihkan kulit wajah, atau mendapatkan waktu tidur yang kurang. Kombinasi faktor ini dapat memperburuk kondisi kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat. 

  1. Penggunaan Produk Perawatan yang Tidak Sesuai

Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok dengan jenis kulit juga menjadi penyebab utama dari kemunculan jerawat saat haid. Produk yang bersifat komedogenik dapat menyumbat pori-pori, sehingga memperparah kondisi kulit selama siklus menstruasi. Selain itu, bahan aktif yang tidak sesuai kebutuhan kulit, seperti pelembap yang terlalu berat untuk kulit berminyak, dapat memicu produksi minyak berlebih dan menyebabkan munculnya jerawat.

3. Efek Samping Obat-obatan

Beberapa jenis obat, seperti kortikosteroid, hormonal, atau obat anti kejang, dapat memicu munculnya jerawat sebagai efek sampingnya. Obat-obatan ini dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh, yang pada akhirnya meningkatkan produksi minyak di kulit. Kondisi ini dapat membuat kulit lebih rentan terhadap jerawat, terutama selama masa haid ketika hormon tubuh sedang tidak stabil. 

Baca Juga: Apakah Eksfoliasi Aman Untuk Kulit Berjerawat? Simak Tipsnya di Sini!

4. Konsumsi Makanan yang Tidak Sehat

Pola makan yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi gula, berminyak, atau makanan cepat saji, juga dapat menjadi pemicu jerawat saat haid. Makanan jenis ini dapat memengaruhi kadar insulin dan hormon dalam tubuh, yang berpotensi meningkatkan produksi minyak di kulit. Akibatnya, pori-pori tersumbat dan jerawat lebih mudah muncul, terutama pada kulit yang sudah sensitif selama masa haid. 

Cara Atasi Jerawat Saat Haid

Mengatasi jerawat saat haid tentu akan memerlukan pendekatan yang tepat agar kulit kembali bersih dan sehat. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba:

1. Hindari Penggunaan Produk yang Memicu Iritasi

Produk seperti sunscreen yang berminyak, makeup yang berat, face oil, atau concealer yang terlalu tebal dapat menyumbat pori-pori dan memperburuk kondisi jerawat, terutama saat haid. Sebaiknya, pilihlah produk yang ringan, tidak komedogenik, dan cocok untuk jenis kulit Anda agar kulit tetap sehat dan bebas jerawat.

2. Melindungi Kulit dari Gesekan Berlebih

Faktor eksternal seperti gesekan dari kerah yang ketat, tali, helm, atau masker dapat memicu iritasi kulit dan memperparah jerawat. Untuk mencegahnya, gunakan pakaian yang nyaman dan pastikan aksesoris atau perlengkapan yang Anda kenakan tidak terlalu menekan kulit, terutama di area rawan jerawat. 

3. Membatasi Paparan Sinar UV dan Gunakan Pelembap dengan SPF

Paparan sinar matahari dapat memperburuk jerawat dan membuat kulit lebih sensitif. Dalam hal ini, Anda perlu melindungi kulit Anda dengan menggunakan pelembap yang mengandung SPF dan bersifat non-minyak. Jika memungkinkan, hindari terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung untuk menjaga kesehatan kulit selama haid.

4. Membersihkan Wajah Setelah Beraktivitas yang Membuat Berkeringat

Keringat yang menumpuk setelah berolahraga atau aktivitas berat dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat. Selalu cuci wajah Anda dengan pembersih yang lembut setelah berkeringat untuk mengangkat kotoran dan minyak berlebih dari kulit. Langkah ini dapat membantu menjaga kulit tetap segar dan bersih, terutama selama masa haid.

Baca Juga: Perbedaan Purging dan Jerawat serta Cara Mengatasinya

5. Menggunakan Kompres Hangat untuk Mengurangi Peradangan

Mengompres lesi jerawat kistik dengan kain hangat beberapa kali sehari dapat membantu meredakan peradangan dan mengurangi rasa sakit. Panas dari kompres dapat meningkatkan sirkulasi darah di area tersebut, sehingga mempercepat proses penyembuhan. Cara ini sangat efektif untuk mengatasi jerawat yang membengkak selama haid, tanpa harus menggunakan obat tambahan.

6. Hindari Memencet Jerawat untuk Mencegah Jaringan Parut

Meskipun terasa mengganggu, mengorek atau memencet jerawat sangat tidak disarankan, terutama saat haid. Kebiasaan ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit, meningkatkan risiko infeksi, dan meninggalkan bekas luka permanen. Sebaiknya, biarkan jerawat sembuh secara alami atau tangani dengan perawatan yang tepat untuk hasil yang lebih aman.

7. Gunakan Produk Topikal dengan Kandungan Benzoil Peroksida

Produk perawatan kulit yang mengandung benzoil peroksida dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan. Produk ini tersedia bebas di pasaran dan dapat digunakan sebagai solusi praktis untuk meredakan jerawat yang muncul saat haid. Gunakan sesuai petunjuk untuk menghindari iritasi, terutama pada kulit yang sensitif.

Tips Cegah Munculnya Jerawat Saat Haid

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Agar jerawat tidak lagi menjadi masalah setiap kali haid, berikut beberapa tips pencegahan yang bisa Anda terapkan:

1. Rutin Membersihkan Wajah Secara Lembut

 

Membersihkan wajah dua kali sehari dengan pembersih yang lembut sangat penting untuk mengurangi minyak berlebih dan kotoran penyumbat pori. Pilih pembersih dengan pH seimbang dan hindari menggosok kulit terlalu keras karena dapat merusak lapisan pelindung kulit, memicu iritasi, dan justru memperparah jerawat.

2. Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan kulit, termasuk mencegah jerawat. Melansir melalui Cleveland Clinic, penelitian pada tahun 2019 menunjukkan adanya hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat keparahan jerawat. Hal ini terjadi karena saat kurang tidur, kadar kortisol dalam tubuh meningkat, yang dapat mengganggu keseimbangan hormon lainnya dan memperburuk kondisi kulit.

3. Mengurangi Tingkat Stres

Pilih produk perawatan yang nonkomedogenik untuk mencegah penyumbatan pori-pori. Produk makeup, skincare, dan hair care dengan label nonkomedogenik dirancang agar tidak menumpuk di pori, sehingga kulit tetap sehat dan bebas jerawat, terutama menjelang haid. Anda juga bisa menambahkan produk dengan kandungan asam salisilat, karena bahan aktif ini membantu mengeksfoliasi lembut, mengurangi sel kulit mati, dan membersihkan pori-pori.

4. Menggunakan Produk Kulit Wajah Nonkomedogenik

Memilih produk yang nonkemedogenik juga sangat penting dalam mencegah munculnya jerawat saat haid. Meski terdengar rumit, istilah ini memiliki manfaat besar bagi  kesehatan kulit. Produk makeup, skincare, dan hair care dengan label nonkomedogenik dirancang khusus untuk mencegah penyumbatan pori-pori, sehingga membantu menjaga kulit tetap sehat dan bersih. 

Baca Juga: 13 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat Secara Cepat dan Tepat

5. Makan Makanan yang Seimbang

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Meskipun terdengar klise, apa yang Anda makan memang dapat memengaruhi kondisi jerawat. Memperbanyak asupan makanan sehat yang berbasis tanaman atau sayuran, sekaligus membatasi konsumsi gula, makanan olahan, dan alkohol, adalah langkah awal yang baik. 

Selain itu, Anda juga bisa menambahkan makanan yang dapat membantu melawan peradangan, kekeringan, dan stres oksidatif ke dalam pola makan Anda untuk mendukung kulit yang lebih sehat. 

6. Konsultasikan Masalah Kulit dengan Tenaga Medis

Jika Anda mengalami jerawat saat haid dan tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan. Dokter kandungan atau tenaga medis dapat membantu menentukan pengobatan yang sesuai dengan jenis kulit Anda, seperti meresepkan retinoid, spironolakton (obat anti-androgen), atau kontrasepsi. 

Apabila pengobatan tersebut tidak menunjukkan hasil yang memuaskan setelah beberapa bulan, Anda dapat dirujuk ke dokter kulit atau dokter estetika. Selain itu, jika Anda mengalami gejala lain, seperti menstruasi tidak teratur atau pertumbuhan bulu berlebih, dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendeteksi kemungkinan kondisi medis yang mendasari, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Kesimpulan 

Jerawat yang tumbuh saat haid memang mengganggu, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya. Jangan lupa, bahwa mencegah jerawat lebih mudah daripada mengobatinya. Mulailah dengan pola hidup sehat dan perawatan kulit yang sesuai. 

Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang lebih optimal, percayakan perawatan kulit Anda pada Plasthetic Clinic. Plasthetic Clinic menawarkan berbagai perawatan yang akan membantu Anda dalam menangani permasalahan jerawat, berikut di antaranya:

1. Facial Acne

Facial Acne adalah perawatan yang difokuskan untuk membersihkan pori-pori secara mendalam, mengangkat sel kulit mati, dan mengurangi produksi minyak berlebih. Perawatan ini mampu membantu mengurangi peradangan pada jerawat dan mencegah munculnya jerawat baru. Hasilnya, kulit Anda akan terasa lebih segar, bersih, dan sehat. 

2. Laser Acne

Laser Acne adalah perawatan yang dirancang khusus untuk mengatasi jerawat aktif secara efektif. Teknologi laser ini bekerja langsung pada area yang bermasalah dengan cara membunuh bakteri penyebab jerawat, mengurangi peradangan, dan mengontrol produksi minyak berlebih. Selain itu, perawatan ini juga membantu mencegah munculnya jerawat baru tanpa merusak jaringan kulit di sekitarnya.

3. Morpheus8

Morpheus8 adalah prosedur yang menggabungkan microneedling dengan teknologi radiofrekuensi untuk perawatan kulit yang lebih dalam. Perawatan ini efektif dalam mengurangi bekas jerawat, mengecilkan pori-pori, dan memperbaiki tekstur kulit. Morpheus8 juga membantu mengontrol produksi minyak berlebih, sehingga cocok untuk mengatasi jerawat saat haid.

4. Acne Injection

Acne Injection adalah salah satu perawatan efektif untuk mengatasi jerawat yang muncul saat haid, di mana jerawat sering kali menjadi lebih meradang akibat perubahan hormon. Perawatan ini dilakukan dengan menyuntikkan obat khusus langsung pada jerawat untuk mengurangi peradangan, kemerahan, dan ukuran jerawat dalam waktu singkat. Dengan hasil yang cepat, Acne Injection menjadi solusi ideal bagi mereka yang ingin mengatasi jerawat dengan lebih praktis dan aman, terutama selama periode menstruasi.

Ketiga perawatan tersebut merupakan beberapa jenis perawatan yang terbukti efektif dalam mengatasi masalah jerawat. Sebelum memutuskan melakukan perawatan di Plasthetic Clinic, pastikan Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan menghubungi tim kami di sini. 

Proses konsultasi sendiri bertujuan agar Anda mendapatkan jenis perawatan yang sesuai dengan jenis kulit Anda serta agar Anda terhindar dari risiko dan efek samping yang tentunya tidak diinginkan. Semoga informasi mengenai jerawat saat haid di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Banner Plasthetic Aesthetic

Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!

Ditinjau oleh: dr. Aema Y. Amir

Sumber:
https://www.alodokter.com/ketahui-penyebab-jerawat-saat-haid-dan-cara-mengatasinya#:~:text=Kemunculan%20jerawat%20saat%20haid%20dikaitkan,justru%20akan%20menyumbat%20pori%2Dpori. 

https://www.healthline.com/health/period-acne#treatment 

https://www.arlingtonvaderm.com/why-do-i-breakout-on-my-period/ 

https://health.clevelandclinic.org/period-acne 

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

manfaat dermaroller

7 Manfaat Dermaroller untuk Wajah dan Cara Menggunakannya

Read More
laser acne adalah

Laser Acne Adalah: Pengertian, Manfaat, hingga Faktor Risikonya

Read More
cara menghilangkan tato

5 Cara Menghilangkan Tato dengan Efektif dan Aman

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!