8 Perbedaan Physical Sunscreen dan Chemical Sunscreen

perbedaan physical sunscreen dan chemical sunscreen

8 Perbedaan Physical Sunscreen dan Chemical Sunscreen

12/05/2026

Di Tinjau oleh Dokter

Perbedaan physical sunscreen dan chemical sunscreen sering kali membingungkan banyak individu yang ingin melindungi kulitnya dari paparan sinar matahari. Padahal, memahami perbedaan mendasar antara kedua jenis sunscreen ini sangat penting agar Anda bisa memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. 

Pasalnya, sinar ultraviolet (UV) dari matahari menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini, bintik hitam, dan bahkan kanker kulit. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen secara rutin adalah langkah krusial dalam menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. 

Untuk membantu Anda dalam mengetahui apa saja perbedaan antara physical sunscreen dan chemical sunscreen, langsung saja simak artikel berikut ini hingga tuntas!

Baca Juga: 5 Manfaat Sunscreen yang Wajib Anda Ketahui

Apa Saja Perbedaan Physical Sunscreen dan Chemical Sunscreen?

Sebelum kita membahas lebih jauh, mari kita pahami dulu perbedaan mendasar dari kedua jenis sunscreen ini. 

Pada dasarnya, cara kerja kedua jenis sunscreen ini sangatlah berbeda, dan perbedaan ini juga memengaruhi bagaimana mereka berinteraksi dengan kulit Anda. Berikut adalah beberapa perbedaan physical sunscreen dan chemical sunscreen mendasar yang perlu Anda ketahui.

1. Bahan Utama yang Digunakan

Physical sunscreen mengandalkan mineral filter seperti Zinc Oxide dan Titanium Dioxide yang dikenal stabil serta tidak mudah terurai oleh sinar matahari. 

Sedangkan, chemical sunscreen memanfaatkan bahan kimia organik, seperti Avobenzone, Oxybenzone, Octinoxate, Homosalate, Octisalate, dan Octocrylene untuk menyerap radiasi UV lalu mengubahnya menjadi panas.

2. Daya Tahan Terhadap Air dan Keringat

Physical sunscreen mudah luntur bila terkena air atau keringat sehingga memerlukan re-apply lebih sering. Meski begitu, kini sudah terdapat varian dengan teknologi water-resistant. 

Chemical sunscreen sendiri cenderung lebih tahan terhadap air dan keringat karena menyerap ke dalam kulit, apalagi bila dilengkapi dengan teknologi waterproof atau long-wear. 

3. Mekanisme Perlindungan Kulit

Physical sunscreen bekerja seperti perisai di permukaan kulit yang langsung memantulkan sinar UV begitu diaplikasikan. 

Sementara itu, chemical sunscreen menyerap sinar UV dan melepaskannya kembali dalam bentuk panas. Karena membutuhkan waktu untuk meresap, sunscreen ini biasanya baru efektif setelah 15-20 menit. 

4. Perlindungan terhadap Indoor UV

Physical sunscreen lebih efektif melindungi dari sinar UVA yang menembus kaca jendela (misalnya saat Anda berada di dalam mobil atau ruangan dengan banyak cahaya matahari). 

Sementara itu, chemical sunscreen umumnya tidak sekuat mineral sunscreen dalam menangkal UVA dari paparan indoor. 

5. Stabilitas Perlindungan

Sunscreen berbasis mineral cenderung lebih stabil saat terkena sinar matahari, sehingga ideal untuk penggunaan sehari-hari, terutama pada kulit sensitif. 

Sebaliknya, sunscreen berbahan kimia lebih tahan lama di kulit sehingga efektif untuk aktivitas jangka panjang. 

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Muka Belang Akibat Sinar Matahari dengan Efektif

6. Tekstur dan Rasa di Kulit

Physical sunscreen biasanya lebih kental dan berisiko meninggalkan white cast. Namun, berkat teknologi Nano Zinc Oxide, banyak produk baru di pasaran yang lebih ringan dan transparan. 

Sebaliknya, chemical sunscreen lebih ringan, mudah menyerap, dan bebas white cast. Beberapa varian bahkan diformulasikan dengan tambahan pelembap atau efek matte sesuai kebutuhan kulit. 

7. Potensi Kombinasi Formula

Chemical sunscreen sering diformulasikan dengan tambahan skincare ingredients seperti antioksidan atau hydrating agents, sehingga memberikan manfaat ganda selain perlindungan matahari. 

Physical sunscreen biasanya lebih sederhana komposisinya dan fokus pada perlindungan mineral saja. 

8. Dampak Terhadap Lingkungan

Physical sunscreen lebih ramah lingkungan karena berbahan mineral yang tidak merusak ekosistem laut. 

Sementara itu, sebagian bahan kimia dalam chemical sunscreen, seperti Octinoxate dan Oxybenzone, terbukti berdampak buruk pada terumbu karang sehingga dilarang di beberapa wilayah.

Baca Juga: Mengenal Jenis Sunscreen untuk Kulit Berminyak

Untuk memudahkan Anda dalam memahami perbedaan physical sunscreen dan chemical sunscreen secara lebih jelas, simak tabel berikut ini.

Aspek Perbedaan Physical Sunscreen Chemical Sunscreen
Bahan Utama Zinc Oxide, Titanium Dioxide (stabil, tidak mudah terurai sinar matahari) Avobenzone, Oxybenzone, Octinoxate, Homosalate, Octisalate, Octocrylene
Daya Tahan Air dan Keringat Mudah luntur oleh air/keringat, perlu re-apply sering, beberapa sudah water-resistant Lebih tahan terhadap air/keringat, apalagi dengan formula waterproof/long-wear
Mekanisme Perlindungan Memantulkan sinar UV di permukaan kulit, langsung bekerja setelah diaplikasikan Menyerap sinar UV lalu melepaskannya dalam bentuk panas, efektif setelah 15–20 menit
Perlindungan Indoor UV Lebih efektif melindungi dari UVA yang menembus kaca (misal di mobil/ruangan) Kurang optimal dalam menangkal UVA dari paparan indoor
Stabilitas Perlindungan Stabil terhadap paparan sinar UV, cocok untuk kulit sensitif dan penggunaan harian Lebih tahan lama di kulit, efektif untuk aktivitas outdoor jangka panjang
Tekstur dan Rasa di Kulit Tekstur lebih kental, cenderung meninggalkan white cast Ringan, cepat menyerap, bebas white cast; ada tambahan pelembap atau efek matte
Kombinasi Formula Fokus pada perlindungan mineral saja Sering ditambah antioksidan atau hydrating agents untuk manfaat ganda
Dampak Lingkungan Ramah lingkungan, tidak merusak ekosistem laut Beberapa bahan (Oxybenzone, Octinoxate) merusak terumbu karang, dilarang di beberapa negara

Mana Jenis Sunscreen yang Lebih Baik?

Memilih sunscreen yang terbaik sebenarnya kembali pada kebutuhan dan kondisi kulit Anda. Baik physical maupun chemical sunscreen memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. 

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif atau memerlukan perlindungan ekstra dari sinar matahari, physical sunscreen bisa menjadi opsi yang lebih aman. Sementara itu, bagi Anda yang menginginkan tekstur ringan, mudah meresap, dan bebas white cast, chemical sunscreen sering kali lebih cocok digunakan sehari-hari. 

Hal terpenting dalam memilih sunscreen adalah menyesuaikannya dengan kondisi kulit serta aktivitas harian. Apa pun jenisnya, penggunaan sunscreen harus dilakukan secara merata dan dalam jumlah cukup agar perlindungan terhadap kulit tetap maksimal sepanjang hari. 

Namun, perlu Anda ketahui, bahwa penggunaan sunscreen dalam perawatan kulit saja tidak cukup. Anda bisa melakukan perawatan tambahan di klinik kecantikan untuk menjaga kesehatan kulit wajah Anda. 

Contohnya seperti perawatan terbaru dari Plasthetic Clinic, yaitu Royal Glow Treatment, perawatan wajah eksklusif dengan sentuhan premium untuk mengembalikan kilau alami, melembapkan secara mendalam, dan memberikan sensasi kemewahan bagi kulit. 

Anda juga dapat menjalani perawatan Laser Darkspot untuk menyamarkan area gelap pada kulit akibat efek buruk sinar matahari, sehingga warna kulit lebih merata dan tampak lebih sehat.

Banner Plasthetic Aesthetic

Kesimpulan 

Dari penjelasan di atas, Anda sudah mengetahui beberapa perbedaan physical sunscreen dan chemical sunscreen yang mendasar. 

Physical sunscreen menggunakan mineral (Zinc Oxide, Titanium Dioxide) untuk memantulkan sinar UV, cocok untuk kulit sensitif, namun sering meninggalkan white cast. Sebaliknya, chemical sunscreen menyerap sinar UV dengan bahan kimia, bertekstur ringan, mudah meresap, dan tidak meninggalkan white cast.

Pilihan terbaik tentu tergantung pada jenis kulit dan preferensi yang Anda miliki. Yang terpenting, gunakan sunscreen secara rutin, baik saat kegiatan di luar ruangan maupun di dalam ruangan. 

Untuk perawatan kulit lebih lanjut untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi akibat efek buruk sinar UV, Anda bisa mengunjungi klinik kecantikan kulit Plasthetic Clinic yang menawarkan perawatan seperti Royal Glow Treatment dan Laser Darkspot. 

Semoga penjelasan mengenai perbedaan physical sunscreen dan chemical sunscreen di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Plasthetic Clinic, Enhance Quality of Life!

Ditinjau oleh: dr. Caecilia Linda 

Sumber:

https://www.anessa.id/for-you/physical-vs-chemical-sunscreen 

https://www.nivea.co.id/saran/matahari/perbedaan-physical-suncreen-dan-chemical-sunscreen#:~:text=Pilih%20Sunscreen%20yang%20Tepat%20Sesuai%20Kulitmu&text=Jika%20kamu%20memiliki%20kulit%20sensitif,jadi%20pilihan%20yang%20lebih%20sesuai. 

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

cara mengatasi gigi keropos

11 Cara Mengatasi Gigi Keropos dengan Mudah dan Tepat

Read More
Tips-kulit-sehat-saat-puasa

10 Tips Kulit Sehat Saat Puasa Agar Tetap Glowing

Read More
cara menghilangkan jerawat batu di pipi

Cara Menghilangkan Jerawat Batu di Pipi dengan Cepat dan Efektif

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!