Mengenal Efek Samping Bleaching Gigi dan Tips Menghindarinya

efek-samping-bleaching-gigi

Mengenal Efek Samping Bleaching Gigi dan Tips Menghindarinya

03/10/2025

Di Tinjau oleh Dokter

Efek samping bleaching gigi penting untuk diketahui sebelum Anda memutuskan menjalani perawatan ini. Bleaching gigi adalah prosedur memutihkan gigi yang populer karena mampu menghilangkan noda dan membuat gigi putih dan bersih hanya dalam satu kali kunjungan.

Meski hasilnya instan dan menarik, prosedur ini juga bisa menimbulkan efek samping seperti gigi sensitif atau iritasi gusi. Ingin tahu lebih lanjut? Simak informasi lengkapnya dalam artikel terbaru dari Plasthetic!

Apa itu Bleaching Gigi?

Proses pemutihan gigi atau yang biasa dikenal sebagai bleaching gigi merupakan salah satu perawatan yang dilakukan untuk memutihkan gigi dengan membersihkan area gigi yang memiliki warna kekuningan. Meskipun bleaching gigi dapat membuat gigi tampak lebih putih, namun untuk gigi yang berwarna kecokelatan, ungu, atau kebiruan akan sulit untuk diputihkan kembali.

Secara umum ada dua cara untuk mengembalikan warna putih pada gigi dengan melakukan bleaching gigi. Yaitu melakukan bleaching gigi yang dilakukan oleh Dokter dan bleaching gigi yang dilakukan di rumah, seperti dengan produk pemutih gigi, dan pasta gigi khusus. Namun perlu diingat, kedua cara ini tetap perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Lakukan Ini Sebelum Bleaching Gigi

Sebelum menjalani prosedur bleaching gigi atau teeth whitening, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan untuk memastikan hasil yang optimal dan meminimalkan risiko efek samping:

  • Konsultasi dengan tenaga medis profesional – Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu untuk mengetahui apakah prosedur ini cocok untuk kondisi gigi Anda.
  • Hindari makanan dan minuman yang dapat meninggalkan noda – Kurangi konsumsi kopi, teh, dan makanan berwarna pekat agar gigi tetap bersih sebelum prosedur.
  • Batasi asupan makanan dan minuman asam atau bersoda – Minuman bersoda dan makanan asam dapat melemahkan enamel gigi, sehingga sebaiknya dihindari sebelum bleaching.
  • Jaga kebersihan gigi dengan baik – Sikat gigi secara teratur dan menyeluruh agar tidak ada plak atau kotoran yang bisa menghambat efektivitas prosedur pemutihan.

Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Bleaching Gigi?

Dokter dapat mempersiapkakn waktu yang cukup untuk melakukan perawatan ini. Seluruh proses pemutihan gigi kuning memakan waktu sekiranya sekitar dua jam. Hasil bleaching gigi dapat bertahan lama, tergantung pada jenis bahan kimia atau penggunaan produk pemutih gigi yang digunakan oleh Dokter Gigi dan Mulut.

Akan tetapi, rata-rata orang yang melakukan penggunaan produk pemutih bleaching gigi biasanya dapat memiliki gigi putih dalam jangka waktu sekitar satu tahun lamanya.

Baca Juga: Cara Mengecilkan Double Chin dengan Mudah dan Efektif

Bagaimana Prosedur Melakukan Bleaching Gigi oleh Dokter Gigi? 

Tentu saja melalukan bleaching gigi tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Hal yang pertama dilakukan untuk melakukan perawatan gigi ini, Dokter akan melihat kondisi gigi Anda secara keseluruhan. Jika kondisi gigi Anda cocok untuk melakukan prosedur memutihkan gigi, Dokter akan mulai membersihkan karang gigi Anda.

Selama proses memutihkan gigi, Dokter akan memasang pembatas antara gusi dan gigi sebelum mengoleskan bahan pemutih gigi. Setelah memasang pembatas dan mengoleskan bahan bleaching gigi, gigi pun akan disinari cahaya khusus untuk dapat mempercepat proses pemutihan gigi.

Setelah proses penyinaran satu kali, dokter akan menunjukkan hasilnya. Jika sudah puas, proses bleaching gigi sudah dianggap selesai.

Bagaimana Cara Melakukan Bleaching Gigi di Rumah?

Selain bisa dilakukan oleh dokter gigi di klinik, prosedur bleaching gigi juga bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Cara ini tentunya dari dokter gigi yang meresepkan perangkat khusus berupa gel dan cetakan gigi supaya kamu dapat melakukan pemutihan gigi secara mandiri. Berikut langkah-langkahnya:

  • Dokter gigi akan meresepkan dan membuat cetakan khusus yang sesuai dengan struktur gigi kamu.
  • Kemudian, kamu bisa mengoleskan gel hidrogen peroksida ke dalam cetakan gigi tersebut, dan tempelkan pada gigi selama kurang lebih 30–60 menit atau mengikuti dengan anjuran dokter gigi.
  • Dalam kurun waktu 1–2 minggu ke depan, dokter gigi akan menyarankan kamu untuk melakukan kontrol secara rutin yang bertujuan melihat perkembangan serta hasil bleaching gigi.

Baca Juga: 4 Cara Mengecilkan Perut yang Buncit

Apa Saja Manfaat Bleaching Gigi?

Lalu apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari proses bleaching gigi? Berikut adalah beberapa manfaat bleching gigi. 

1. Melindungi Gusi

Tidak hanya membuat gigi tampak lebih cantik dan bersinar. Dengan melakukan prosedur bleaching gigi, tentu saja prosedur ini akan melindungi enamel gigi dan gusi dengan sangat baik.

2. Untuk Membersihkan Karang Gigi

Bleaching gigi juga memiliki manfaat untuk membersihkan karang gigi yang menumpuk dan menyebabkan plak pada gigi. Dengan gigi yang bersih tersebut, maka akan terhindar dari plak dan karang gigi, sehingga kesehatan gigi juga akan semakin terjaga dengan baik serta terhindar dari gigi berlubang.

Baca Juga: Cara Mengecilkan Betis dan Paha dengan Aman

3. Meningkatkan Rasa Percaya Diri Seseorang

Memutihkan gigi dan memiliki warna putih pada gigi membuat rasa percaya diri seseorang meningkat dengan drastis. Bleaching gigi membuat Anda tidak lagi malu untuk menunjukkan gigi yang menawan karena gigi yang putih berkilau.

4. Menjaga Kesehatan pada Gigi

Bleaching gigi memiliki manfaat untuk memperkuat kekuatan gigi dan menjaga kesehatan gigi. Dengan melakukan prosedur bleaching gigi, Anda dapat mengurangi kemungkinan gigi mengalami gangguan dan penyakit gigi.

 

Adakah Kemungkinan Risiko dan Efek Samping Bleaching Gigi?

Selain dapat membuat gigi menjadi lebih putih, bleaching gigi juga menimbulkan efek samping yang mesti diperhatikan. Oleh karena itu, Anda juga harus mewaspadai beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah melakukan perawatan bleaching gigi.

1. Iritasi Gusi

Efek samping bleaching gigi yang pertama adalah iritasi yang terjadi pada gusi. Hal ini dikarenakan jika terjadi proses bleaching gigi yang terlalu berlebihan dan bersentuhan dengan gusi.

2. Gigi Menjadi Sensitif

Salah satu efek samping yaitu menyebabkan gigi menjadi sensitif. Umumnya, efek samping ini muncul pada tahap awal perawatan perubahan warna gigi menjadi lebih putih. Tetapi jika Anda merawat diri sendiri, efek samping gigi sensitif ini akan berkurang dan hilang.

3. Gigi Menjadi Rapuh

Efek samping bleaching gigi yang terakhir adalah gigi menjadi lebih rapuh. Hal ini karena penggunaan bahan kimia yang salah untuk memutihkan gigi dapat merusak struktur lapisan gigi dan menyebabkan kerusakan gigi yang berakibat gigi menjadi lebih rapuh.

4. Warna Bleaching Gigi Memudar

Seiring berjalannya waktu, gigi putih Anda yang di-bleaching akan kehilangan ketahanan warnanya sehingga menjadi pudar. Oleh karena itu, untuk menjaga gigi tetap putih, Anda perlu secara berkala dan rutin melakukan perawatan gigi ini.

Bagaimana Tips Menghindari Efek Samping Bleaching Gigi?

Berikut ini tips menghindari efek samping bleaching gigi yang bisa Anda lakukan agar hasilnya maksimal dan tetap aman:

1. Konsultasi dengan Dokter Gigi

Sebelum melakukan bleaching gigi, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Dokter akan membantu memilihkan metode dan produk bleaching yang tepat sesuai dengan kondisi gigi Anda, sehingga risiko efek samping bisa diminimalkan.

2. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu Noda

Setelah perawatan, hindari konsumsi makanan dan minuman yang bisa meninggalkan noda pada gigi, seperti makanan berminyak, tinggi gula, kopi, teh, dan minuman bersoda. Ini penting agar warna putih hasil bleaching tidak cepat memudar.

3. Sikat Gigi Secara Teratur

Pastikan Anda menyikat gigi minimal 2 kali sehari, terutama setelah makan dan sebelum tidur. Kebiasaan ini membantu mencegah penumpukan plak dan sisa makanan yang bisa mengubah warna gigi.

4. Hindari Merokok

Zat warna dalam rokok sangat mudah menempel pada gigi dan bisa membuat gigi kembali menguning atau kecoklatan. Setelah bleaching, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok agar hasil perawatan lebih tahan lama.

5. Gunakan Pasta Gigi yang Tepat

Pilih pasta gigi yang mampu menjaga kebersihan gigi tanpa bahan abrasif yang terlalu keras. Pasta gigi pemutih tidak bisa mengubah warna gigi secara drastis, tapi bisa membantu mempertahankan hasil bleaching lebih lama dengan mengangkat noda ringan.

Bleaching gigi tentu menjadi solusi yang efektif dan aman bagi anda yang menginginkan gigi putih berkilau. Lakukan prosedur ini dengan dokter gigi untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan terhindar dari efek samping bleaching gigi.

 

Di Review oleh: 

drg. Putri Rahmina

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

cara-menghilangkan-lemak-di-ketiak

Mengenal 8 Cara Menghilangkan Lemak di Ketiak dengan Tepat

Read More
pantangan makanan sakit gigi berlubang

7 Pantangan Makanan Sakit Gigi Berlubang yang Perlu Diketahui

Read More
Rekomendasi Perawatan Mengatasi Jerawat yang Gatal

Kenali Macam-Macam Jerawat dan Cari Tahu Cara Menaganinya

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!