Jerawat terdiri dari beberapa jenis, di antaranya adalah jerawat mendem yang sering kali mengganggu penampilan dan ketidaknyamanan. Jerawat jenis ini cenderung muncul lebih dalam pada kulit, dengan bentuk yang besar, merah, terasa sakit saat disentuh, dan membutuhkan perawatan yang lebih intensif dibandingkan dengan jerawat biasa. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa saja penyebab jerawat mendem serta solusi terbaik untuk mengatasinya.
Baca juga: Kenali Macam-Macam Jerawat dan Cari Tahu Cara Menaganinya
Table of Contents
ToggleApa itu Jerawat Mendem?
Jerawat mendem adalah jenis jerawat yang berkembang di bawah permukaan kulit dan sering kali tidak terlihat secara langsung. Namun, keberadaannya dapat dirasakan sebagai benjolan yang menimbulkan rasa nyeri, kemerahan, dan sedikit peradangan. Berbeda dengan komedo putih dan komedo hitam yang muncul lebih dekat ke permukaan kulit, jerawat mendem biasanya disebabkan oleh kista atau nodul yang berkembang di lapisan dalam kulit.
Meskipun bentuknya sekilas mirip dengan jerawat kistik, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan utama antara jerawat mendem dan jerawat kistik terletak pada teksturnya. Jerawat kistik cenderung lebih kenyal karena berisi nanah, sementara jerawat mendem terasa lebih keras dan kencang akibat peradangan pada jaringan kulit.
Penyebab Munculnya Jerawat Mendem
Jerawat mendem tidak hanya disebabkan oleh satu faktor, melainkan beberapa faktor yang bekerja secara bersamaan. Berikut adalah beberapa penyebab jerawat mendem yang dapat Anda ketahui:
1. Perubahan Hormon
Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dapat memicu pertumbuhan jerawat, terutama ketika kadar hormon androgen meningkat atau hormon estrogen menurun. Kondisi ini sering terjadi pada masa pubertas, kehamilan, menjelang menstruasi, maupun menjelang menopause, di mana perubahan hormon cenderung lebih signifikan dan memicu munculnya jerawat mendem.
2. Stres
Stres yang berlebihan dapat memicu munculnya jerawat mendem, karena tubuh akan memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi saat mengalami tekanan. Hormon ini merangsang kelenjar sebum untuk bekerja lebih aktif, sehingga meningkatkan produksi minyak di kulit dan membuatnya lebih rentan terhadap jerawat.
3. Reaksi terhadap Produk Skincare
Tidak semua produk perawatan kulit cocok untuk setiap jenis kulit, terutama bagi pemilik kulit berminyak yang perlu lebih selektif dalam memilihnya. Penggunaan produk yang tidak sesuai dapat memicu produksi minyak berlebih, sehingga meningkatkan risiko munculnya jerawat mendem di wajah.
4. Efek Samping Pengobatan
Saat tubuh sedang sakit dan menjalani pengobatan, beberapa jenis obat dapat menimbulkan efek samping, termasuk memperburuk kondisi kulit. Misalnya, penggunaan obat kortikosteroid yang dapat memicu atau memperparah jerawat mendem. Jika mengalami efek samping seperti ini, sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter untuk mencari alternatif pengobatan yang lebih sesuai.
5. Kelebihan Produksi Minyak di Kulit
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Dermatology Research mengungkapkan bahwa produksi minyak berlebih oleh kelenjar minyak dapat menyumbat pori-pori, sehingga memicu munculnya jerawat mendem, terutama di area pipi dan dahi. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ketidakseimbangan hormon serta kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak.
6. Kebiasaan Menyentuh Wajah
Menyentuh wajah dengan tangan yang kotor dapat memindahkan bakteri, kotoran, dan minyak ke kulit, sehingga meningkatkan risiko munculnya jerawat mendem. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya kurangi kebiasaan menyentuh wajah dan selalu pastikan tangan dalam keadaan bersih sebelum menyentuh kulit.
7. Pembersihan Wajah yang Kurang Optimal
Tidak membersihkan wajah dengan baik dapat menyebabkan akumulasi kotoran, minyak, dan sel kulit mati, yang pada akhirnya dapat memicu timbulnya jerawat mendem.
8. Genetik
Jika jerawat nodul terus muncul meskipun sudah melakukan berbagai upaya pencegahan, kemungkinan besar faktor genetik berperan dalam kondisi kulit yang Anda miliki. Meskipun begitu, tetap penting bagi Anda untuk merawat kulit dengan baik agar jerawat yang muncul tidak semakin parah.
Baca juga: 6 Cara Mengatasi Maskne, Jerawat Akibat Memakai Masker
Ciri-Ciri Jerawat Mendem
Jerawat mendem memiliki ciri-ciri yang berbeda dibandingkan dengan jenis jerawat lainnya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang perlu Anda waspadai:
- Rasa nyeri saat terkena sentuhan
- Terletak pada area tertentu
- Benjolan dengan ukuran yang bervariasi
- Memiliki waktu penyembuhan yang cukup lama
- Permukaan kulit terasa kasar
- Bisa hilang dengan sendirinya atau tetap ada jika tidak diobati
Solusi Atasi Jerawat Mendem
Untuk mengatasi jerawat mendem, dibutuhkan perawatan yang tepat dan terkadang lebih intensif. Adapun beberapa solusi yang dapat membantu Anda dalam mengatasi jerawat mendem, berikut di antaranya:
1. Rajin Membersihkan Wajah
Membersihkan wajah secara teratur dua kali sehari dapat membantu mengurangi jerawat mendem, terutama jerawat yang muncul di area hidung, yang sering kali disebabkan oleh penyumbatan pori-pori.
2. Gunakan Produk Skincare yang Mengandung Niacinamide
Skincare dengan kandungan niacinamide untuk jerawat mendem dikenal karena kemampuannya menenangkan kulit secara mendalam, mengurangi kemerahan, memberikan kelembapan, serta membantu memudarkan bekas jerawat. Banyak orang memilih produk skincare dengan kandungan bahan ini karena efeknya yang lembut namun efektif, terutama dalam memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi peradangan yang sering muncul akibat jerawat mendem.
3. Jangan Memencet Jerawat
Mencoba untuk memencet atau mengeluarkan jerawat yang belum matang justru akan memperburuk keadaan kulit dan meningkatkan kemungkinan timbulnya bekas luka. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari kebiasaan memencet jerawat agar kondisi kulit tidak semakin parah.
4. Lakukan Kompres Hangat
Menggunakan kompres hangat pada area jerawat yang masih tertutup dapat menjadi salah satu cara efektif untuk membantu mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan. Panas yang dihasilkan oleh kompres hangat akan membantu membuka pori-pori kulit, sehingga memungkinkan kotoran dan minyak terlepas lebih mudah.
Selain itu, kompres hangat juga dapat meningkatkan sirkulasi darah di area tersebut, yang pada gilirannya akan mendukung proses regenerasi kulit dan mempercepat pemulihan jerawat. Namun, pastikan suhu kompres tidak terlalu panas agar tidak menyebabkan iritasi pada kulit.
5. Terapkan Pola Makan Seimbang
Mengonsumsi makanan sehat yang seimbang, termasuk banyak sayuran dan buah-buahan, dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh, yang berperan penting dalam mencegah timbulnya jerawat, termasuk jerawat mendem.
Makanan yang kaya akan vitamin, serat, dan antioksidan dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan kulit agar tetap sehat dan terhindar dari peradangan. Sebaiknya, hindari konsumsi makanan yang tinggi gula dan lemak jenuh, karena dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit, yang berpotensi menyebabkan jerawat.
Baca Juga: 11 Penyebab Bruntusan di Dahi dan Cara Mengatasinya
6. Kelola Stres dengan Efektif
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Stress-Related Hormones and Acne, melakukan praktik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dalam dapat efektif dalam mengurangi tingkat stres, yang sering kali menjadi pemicu munculnya jerawat mendem.
Oleh karena itu, mencoba untuk menjalani gaya hidup yang lebih santai dan rileks, dengan rutin melibatkan diri dalam aktivitas yang menenangkan, tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan mental, tetapi juga dapat mendukung kulit tetap sehat dan terhindar dari masalah jerawat.
7. Perawatan Profesional di Plasthetic Clinic
Jika perawatan di rumah tidak memberikan hasil yang memuaskan, Anda dapat mempertimbangkan untuk mencoba perawatan profesional di Plasthetic Clinic, terutama jika jerawat mendem sudah berlangsung lama dan mulai menimbulkan rasa tidak nyaman.
Berikut ini adalah beberapa pilihan perawatan yang dapat Anda coba untuk mendapatkan kulit yang lebih sehat dan terbebas dari jerawat.
- Acne Injection
Perawatan Acne Injection dapat membantu mengurangi peradangan pada jerawat mendem. Dengan menggunakan obat yang disuntikkan langsung ke area jerawat, peradangan dapat diredakan dan jerawat akan lebih cepat sembuh.
- Electrocauter
Electrocauter adalah teknik yang menggunakan arus listrik untuk menghancurkan jaringan yang menyebabkan jerawat. Proses ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan yang terjadi pada jerawat mendem.
Baca juga: Mengenal Penyebab Jerawat Pustula serta Cara Mengatasinya
Kesimpulan
Jerawat mendem memang bisa menjadi masalah kulit yang sangat mengganggu, namun dengan penanganan yang tepat, Anda dapat mengurangi kemunculannya dan mempercepat proses penyembuhannya.
Plasthetic Clinic menawarkan berbagai perawatan yang dapat membantu mengatasi jerawat mendem, seperti Acne Injection dan Electrocauter. Perawatan ini dirancang untuk memberikan hasil yang lebih cepat dan efektif, membantu kulit Anda kembali sehat dan bebas jerawat.
Namun, sebelum memulai perawatan, pastikan Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter di klinik kami untuk menentukan prosedur yang paling cocok untuk kondisi kulit Anda.
Ayo, jangan biarkan jerawat mendem mengganggu penampilan Anda, segera lakukan perawatan di klinik perawatan kulit wajah Plasthetic Clinic dan rasakan perbedaannya! Semoga informasi mengenai penyebab jerawat mendem di atas dapat bermanfaat untuk Anda!
Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!
Ditinjau oleh: dr. Tasya, Sp.B.P.R.E., Subsp.E.L.,(K)
Sumber:
https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/blind-pimple#home-remedies
https://diricare.com/artikel/menghilangkan-jerawat-mendem
https://www.klikdokter.com/info-sehat/kulit/jerawat-mendem?srsltid=AfmBOooXJ3ye5SIKpQTXS581eJq9ANKBB25AEHDLA-ugEOp7O7u_cChZ
https://www.larocheposay.co.id/article/jerawat-mendem#ciriciri-jerawat-mendem
