Setiap individu tentu akan memiliki ukuran pori-pori wajah yang bervariasi. Namun, individu yang memiliki tipe kulit berminyak cenderung memiliki pori-pori wajah yang lebih besar jika dibandingkan dengan individu dengan jenis kulit normal atau cenderung kering. Penyebab pori-pori wajah membesar sendiri didasari oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor genetik dan lingkungan.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai faktor-faktor apa saja yang dapat mengakibatkan pori-pori wajah menjadi besar, maka Anda bisa langsung menyimak artikel Plasthetic Clinic berikut ini sampai tuntas ya!
Table of Contents
ToggleApa Saja Penyebab Pori-pori Wajah Membesar?
Pori-pori merupakan salah satu bagian dari struktur kulit yang terdiri dari lubang kecil yang tersebar di seluruh permukaan kulit tubuh, termasuk pada wajah. Pori-pori sendiri berfungsi untuk melepaskan sebum, menjaga tingkat kelembapan dan elastisitas kulit, serta menjadi tempat tumbuhnya rambut di kulit.
Meskipun memiliki fungsi yang penting dalam struktur kulit, pori-pori nyatanya dapat bertumbuh besar dan dapat menyebabkan beberapa permasalahan pada kulit.
Adapun beberapa penyebab pori-pori wajah membesar yang dapat Anda ketahui, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Genetik
Faktor genetik memiliki peran yang cukup penting dalam ukuran pori-pori wajah setiap individu. Jika orang tua Anda memiliki tampilan pori-pori yang besar, maka akan ada kemungkinan bagi Anda untuk mengalami hal yang serupa pada kulit wajah Anda.
2. Usia
Seiring bertambahnya usia, kemungkinan Anda memiliki tampilan pori-pori wajah yang membesar juga semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh penurunan produksi kolagen dan elastin pada kulit akibat penuaan.
Kondisi ini dapat menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya dan dapat membuat kulit Anda mengalami kekenduran, yang pada gilirannya dapat membuat pori-pori wajah terlihat lebih besar.
Baca Juga: 4 Treatment untuk Mengecilkan Pori-Pori dengan Efektif!
3. Perubahan Hormon
Perubahan hormon dalam tubuh, terutama selama masa menstruasi pada wanita, nyatanya dapat memengaruhi ukuran pori-pori kulit.
Saat berada dalam fase tertentu, seperti ovulasi, tingkat hormon bisa mengalami peningkatan secara signifikan, yang kemudian memicu membesarnya pori-pori di wajah.
Namun, perubahan ini umumnya bersifat sementara, dan ukuran pori-pori akan kembali normal setelah kadar hormon kembali stabil.
4. Paparan Sinar Matahari yang Berlebih
Sinar matahari memang dapat menghadirkan beragam manfaat bagi kesehatan kulit. Namun, terkena paparan sinar matahari secara berlebihan nyatanya juga tidak baik bagi kesehatan tubuh Anda, karena dapat menghadirkan dampak buruk seperti penuaan dini dan hiperpigmentasi pada kulit.
Selain itu, paparan sinar UVA dan UVB dari matahari juga dapat memicu membesarnya tampilan pori-pori. Hal ini disebabkan dari kemampuan sinar UV yang dapat memperlambat produksi kolagen dan elastin pada kulit.
5. Mengonsumsi Makanan Berlemak
Mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan berminyak secara berlebihan dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit wajah, yang akhirnya dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori dan peradangan.
Maka dari itu, penting bagi Anda untuk menjaga pola makan yang seimbang dengan mengonsumsi makanan rendah lemak, sayuran, dan buah-buahan guna menjaga kesehatan kulit dan terhindar dari kondisi pori-pori wajah yang membesar.
6. Produksi Minyak Berlebih (Sebum)
Kulit wajah yang memproduksi minyak atau sebum secara berlebihan menjadi salah satu penyebab utama pori-pori tampak membesar.
Ketika minyak bercampur dengan kotoran, sel kulit mati, dan sisa makeup, campuran ini dapat menyumbat pori-pori. Akibatnya, pori-pori harus “meregang” agar kotoran bisa keluar, sehingga tampak lebih besar dari ukuran normal.
7. Kebersihan Wajah yang Kurang Terjaga
Jarang membersihkan wajah, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan, dapat menyebabkan penumpukan kotoran dan minyak di permukaan kulit.
Jika dibiarkan, hal ini bisa menyumbat pori-pori dan memicu munculnya komedo maupun jerawat. Selain itu, sumbatan tersebut dapat memperbesar ukuran pori karena kulit harus bekerja ekstra untuk mengeluarkan kotoran yang menumpuk.
8. Kebiasaan Tidak Menghapus Makeup Sebelum Tidur
Kebiasaan tidur tanpa membersihkan makeup menjadi salah satu faktor yang paling sering menyebabkan pori-pori membesar. Sisa foundation, bedak, dan produk kosmetik lainnya bisa masuk ke dalam pori-pori dan menumpuk di sana.
Seiring waktu, hal ini membuat pori-pori tersumbat dan tampak lebih besar, serta meningkatkan risiko timbulnya jerawat dan kulit kusam.
Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Komedo di Hidung dengan Mudah
Bagaimana Cara Mengatasi Pori-pori Wajah Membesar?
Jika Anda mengalami permasalahan pori-pori wajah yang membesar, maka Anda tidak perlu khawatir lagi. Karena, kondisi pori-pori wajah yang membesar dapat ditangani melalui beberapa cara berikut ini.
1. Rutin Melakukan Double Cleansing
Membersihkan wajah secara menyeluruh dari kotoran, debu, sisa makeup, dan polusi yang menempel menjadi langkah yang penting dalam mencegah pori-pori wajah yang membesar. Salah satu teknik yang efektif dalam membersihkan wajah secara baik dan benar adalah double cleansing.
Teknik double cleansing sendiri dimulai dengan penggunaan pembersih wajah berbasis air, susu, atau minyak, yang diikuti dengan penggunaan facial wash yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
Dengan mengikuti teknik ini, maka Anda dapat memastikan bahwa kulit wajah Anda sudah benar-benar bersih dan pori-pori tetap sehat.
2. Melakukan Eksfoliasi
Penumpukan sel-sel kulit mati di lapisan kulit wajah dapat menyebabkan pori-pori wajah menjadi tersumbat dan dapat mendatangkan komedo dan jerawat.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan eksfoliasi secara rutin, sekitar 2 hingga 3 kali dalam seminggu.
Langkah ini dilakukan agar sel-sel kulit mati yang terdapat di lapisan kulit wajah dapat terangkat secara sempurna. Sehingga Anda dapat menjaga kulit wajah untuk tetap sehat dan terbebas dari komedo dan jerawat.
3. Menghindari Produk Comedogenic
Cara mengatasi pori-pori wajah yang membesar selanjutnya adalah dengan menghindari produk skincare maupun makeup yang comedogenic atau produk-produk yang dapat menyumbat pori-pori kulit dan memicu perkembangan komedo, baik itu komedo whiteheads maupun blackheads.
Umumnya, terdapat beberapa bahan comedogenic yang sering digunakan dalam produk skincare maupun makeup di pasaran, di antaranya seperti shea butter, minyak almond, dan minyak kelapa.
4. Menghindari Kebiasaan Menyentuh Wajah
Apakah Anda memiliki kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor? Jika iya, sebaiknya Anda menghindari kebiasaan satu ini, karena menyentuh wajah dengan tangan yang kotor dapat memindahkan debu, kuman, dan bakteri ke wajah.
Hal ini bisa menyebabkan penyumbatan pori-pori dan membuat pori-pori tampak lebih besar, serta meningkatkan risiko munculnya jerawat,
5. Menggunakan Sunscreen
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu faktor utama penyebab pori-pori membesar adalah paparan sinar UV berlebihan, yang dapat mengurangi kadar kolagen dan elastin pada kulit.
Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Komedo di Hidung dengan Mudah
Dampak Pori-Pori Besar pada Kulit Wajah
Setelah mengetahui penyebabnya, penting juga untuk memahami dampak dari pori yang membesar pada kulit wajah. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi tampilan kulit, tetapi juga kesehatan kulit secara keseluruhan. Ukuran pori setiap orang pun berbeda-beda, tergantung pada faktor genetik, jenis kulit, dan kebiasaan perawatan kulit yang dilakukan.
Beberapa dampak yang dapat terjadi, antara lain:
-
Kulit tampak kasar dan tidak halus
Tekstur kulit menjadi tidak rata sehingga mengganggu penampilan, terutama saat dilihat dari jarak dekat. -
Lebih mudah muncul komedo dan jerawat
Pori tersumbat akibat produksi minyak berlebih dari kelenjar minyak bisa menyebabkan penyumbatan pori-pori, yang kemudian memicu munculnya komedo dan jerawat. -
Makeup sulit menempel sempurna
Permukaan kulit yang tidak rata membuat hasil riasan tampak kurang halus dan membuatnya terlihat tidak merata. -
Kulit terlihat kusam dan kurang elastis
Kekenduran kulit akibat pori-pori besar dapat membuat wajah tampak lelah, kusam, dan kehilangan kekenyalan alaminya.
Untuk mencegah pori-pori wajah yang membesar, penting bagi Anda untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan menggunakan tabir surya atau sunscreen dan perlindungan fisik seperti topi atau pakaian yang menutupi kulit.
Namun, perlu Anda ingat pula, bahwa tidak semua produk sunscreen cocok di kulit wajah Anda. Maka dari itu, pastikan untuk memilih jenis sunscreen dengan formula non-comedogenic yang tidak akan menyumbat pori-pori wajah Anda.
Baca Juga: 5 Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah Secara Alami
Rekomendasi Perawatan Mengecilkan Pori-pori Wajah Membesar dari Plasthetic Clinic

Jika Anda mengalami permasalahan pori-pori wajah yang membesar dan sulit untuk diatasi, maka Anda bisa melakukan perawatan kecantikan yang bertujuan untuk mengecilkan tampilan pori-pori wajah yang membesar.
Melakukan perawatan mengecilkan pori-pori wajah yang membesar sendiri bisa Anda lakukan di Plasthetic Clinic melalui beberapa perawatan berikut ini.
1. Aqua Pure Facial
Aqua Pure Facial merupakan perawatan kecantikan yang bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati, mencerahkan, mengencangkan, dan melembapkan kulit wajah.
Perawatan kecantikan satu ini akan dilakukan dengan prosedur membersihkan kulit wajah secara mendalam, sehingga pori-pori wajah Anda terbebas dari segala jenis kotoran dan dapat menghadirkan tampilan pori-pori yang mengecil. Aqua Pure Facial bisa dilakukan oleh seluruh jenis kulit.
Baca Juga: Oxy Facial Treatment: Pengertian, Manfaat, dan Prosedurnya
2. Instant Detox
Instant Detox adalah salah satu perawatan wajah yang cocok dilakukan bagi Anda yang hanya memiliki waktu terbatas, namun tetap menginginkan hasil perawatan yang maksimal.
Perawatan Instant Detox sendiri memiliki tujuan dalam melembapkan, membersihkan, dan mencerahkan kulit wajah. Perawatan wajah satu ini akan dilakukan dengan penggabungan dari prosedur perawatan facial, mikrodermabrasi, dan IPL.
3. Laser Rejuvenation
Laser Rejuvenation merupakan jenis perawatan yang akan dilakukan dengan menggunakan mesin laser karbon CO2 yang canggih guna mengencangkan pori-pori dan mencerahkan kulit.
Tidak hanya itu, perawatan satu ini juga memiliki tujuan dalam meremajakan kulit dan mengatasi tanda-tanda penuaan seperti keriput dan garis-garis halus pada wajah. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda bisa melakukan perawatan Laser Rejuvenation secara berulang.
4. Micro Botox
Micro Botox atau Botox merupakan sebuah perawatan yang bertujuan untuk merelaksasikan otot-otot wajah. Tidak hanya itu, perawatan Micro Botox juga bisa dilakukan guna mengurangi tampilan kerutan pada wajah, mengencangkan kulit wajah, dan mengecilkan tampilan pori-pori di wajah.
Cara kerja dari perawatan ini adalah dengan menginjeksikan Botulinum Toxin ke beberapa area di kulit wajah yang sudah mulai terlihat tampilan garis kerutan.
Dilengkapi dengan alat-alat yang canggih dan dokter-dokter yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, Anda bisa melakukan perawatan kecantikan tersebut dengan aman dan nyaman guna mengatasi pori-pori wajah yang membesar, mencerahkan, dan membuat kulit wajah terlihat lebih sehat.
Yuk, Konsultasi Masalah Kulit Anda Sekarang!
Namun, sebelum Anda melakukan perawatan tersebut, pastikan bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter yang terkait terlebih dahulu agar mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit wajah yang Anda miliki.
Selain itu, melakukan konsultasi sebelum melakukan prosedur perawatan juga dapat membantu Anda dalam mengetahui risiko dan efek samping yang mungkin muncul. Untuk melakukan konsultasi, Anda bisa langsung mengunjungi Plasthetic Clinic terdekat di kota Anda atau langsung menghubungi tim kami di sini.
Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!
Ditinjau Oleh: dr Aema Y. Amir
