Pernahkah Anda menemukan bintik-bintik kecil pada wajah seperti jerawat yang tidak kunjung hilang bahkan setelah menggunakan produk perawatan kulit yang berbeda? Kemungkinan bintik-bintik kecil tersebut bukanlah jerawat, melainkan jerawat yang disebabkan oleh jamur ataupun lebih dikenal dengan nama fungal acne. Fungal acne ini sangatlah berbeda dengan memar, meski sekilas terlihat mirip. Untuk melakukan ini, pelajari perbedaan fungal acne serta bruntusan dan cara mengatasinya, simak pembahasannya berikut ini!
Table of Contents
ToggleApa Itu Fungal Acne?
Fungal acne merupakan suatu kondisi kulit yang mungkin terlihat seperti jerawat. Fungal acne ini biasanya terjadi pada area yang lembab serta mudah berkeringat seperti pada area punggung, bahu, serta dada.
Apa Itu Bruntusan?
Bruntusan adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan munculnya bintik-bintik kecil atau tekstur tidak rata pada permukaan kulit. Bruntusan biasanya disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat akibat penumpukan sel kulit mati, minyak berlebih, atau reaksi alergi terhadap produk tertentu.
Baca Juga: 11 Penyebab Bruntusan di Dahi dan Cara Mengatasinya
Apa Saja Perbedaan Bruntusan dan Fungal Acne Pada Kulit?
Berikut ini adalah berbagai perbedaan bruntusan dan fungal acne pada kulit, yaitu:
1. Penyebab
Perbedaan fungal acne dan bruntusan yang pertama adalah kondisi “jerawat” yang disebabkan oleh pertumbuhan infeksi jamur Malassezia di folikel rambut ini lebih dikenal dengan fungal acne.
Adapun penyebab dari fungal acne ini seperti gangguan sistem kekebalan pada tubuh, dan juga penggunaan pakaian ketat dan lingkungan yang panas dan lembab.
Sedangkan, bruntusan disebabkan oleh adanya pertumbuhan bakteri dan penumpukan sel kulit mati serta minyak di pori-pori.
Bakteri penyebab bruntusan ini disebut Propionibacterium acnes (P. Acnes)
2. Ukuran
Perbedaan antara bruntusan dan fungal acne lainnya yaitu dapat dilihat dari ukurannya. Fungal acne ini biasanya memiliki ukuran yang sama serta sering muncul sebagai komedo putih kecil yang berkelompok.
Sedangkan, bruntusan biasanya memiliki ukuran yang bervariasi dari kecil hingga sedang hingga besar. Kehadirannya biasanya lebih kecil, terisolasi dan dapat tersebar di beberapa area kulit.
Baca Juga: Apa Itu Fungal Acne dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
3. Lokasi
Perbedaan antara bruntusan dan fungal acne juga bisa dilihat dari lokasinya. Fungal acne ataupun jerawat jamur ini kebanyakan terjadi atau muncul di area pada punggung, dada, serta lengan.
Pada saat yang sama, memar lebih sering terjadi di zona-T, yang cenderung berminyak, seperti di dahi, hidung dan dagu. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bruntusan juga dapat terjadi pada area dada, leher, bahu, punggung, serta lengan.
4. Cara Mengatasi Fungal Acne dan Bruntusan
Perbedaan antara bruntusan dan fungal acne juga dapat terletak pada cara menghilangkannya. Jangan pernah Anda salah langkah untuk mengatasi kedua kondisi tersebut.
Bahkan, mengobati fungal acne ini dengan obat jerawat justru bisa membuat kondisi kulit Anda semakin parah, lho. Gunakan obat jerawat antijamur topikal yang mengandung ketoconazole, butenafine, dan clotrimazole seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.
Hindari penggunaan antibiotik yang biasa digunakan pada kulit berjerawat agar tidak semakin parah.
Sementara itu, untuk mengatasi bruntusan gunakanlah obat perawatan bruntusan khusus untuk dapat untuk menghilangkan berbagai bakteri penyebab bruntusan ini.
5. Penampilan
Fungal acne umumnya terlihat sebagai benjolan kecil, rata, dan meradang yang muncul dalam kelompok, sering kali tanpa tanda-tanda kemerahan yang jelas seperti pada jerawat biasa. Mereka dapat terasa gatal atau tidak nyaman.
Di sisi lain, bruntusan biasanya terlihat sebagai benjolan kecil, kemerahan atau berwarna kulit, dengan tekstur yang lebih kasar. Beberapa bruntusan juga dapat terasa lebih sakit atau meradang saat disentuh.
Berikut ini tabel perbedaan bruntusan dan fungal acne:
| Aspek | Fungal Acne | Bruntusan |
|---|---|---|
| Penyebab | Infeksi jamur Malassezia di folikel rambut, dipicu kelembapan, pakaian ketat, lingkungan panas, atau gangguan imun. | Pori-pori tersumbat akibat minyak, sel kulit mati, dan bakteri Propionibacterium acnes. |
| Ukuran | Biasanya seragam, kecil, dan muncul berkelompok. | Bervariasi (kecil hingga sedang), terisolasi, dan bisa menyebar di berbagai area kulit. |
| Lokasi Umum | Punggung, dada, lengan. | Umumnya di zona-T (dahi, hidung, dagu), tapi bisa juga di dada, leher, bahu, punggung, dan lengan. |
| Cara Mengatasi | Gunakan obat antijamur topikal (ketoconazole, butenafine, clotrimazole) sesuai arahan dokter. Hindari antibiotik jerawat. | Gunakan obat atau skincare khusus untuk bruntusan yang menargetkan bakteri penyebab. |
| Penampilan | Benjolan kecil, rata, meradang, berkelompok, biasanya gatal. | Benjolan kecil kemerahan atau berwarna kulit, tekstur kasar, bisa nyeri saat disentuh. |
Bagaimana Tips Menghilangkan Bruntusan dan Fungal Acne Pada Kulit?
Pada prinsipnya pencegahan bruntusan dan fungal acne hampir sama. Cegah tubuh dari keringat berlebih untuk dapat menghilangkan bruntusan. Sementara itu, cara menghilangkan fungal acne dengan membuang kotoran serta sel kulit mati yang dapat menjadi pemicu bakteri penyebab fungal acne ini.
Berikut ini adalah berbagai tips lainnya untuk dapat menghilangkan bruntusan dan fungal acne!
1. Rutin Membersihkan Wajah
Agar terhindar dari masalah kulit, pertama-tama bersihkan wajah secara rutin minimal dua kali yaitu pada pagi hari sebelum Anda mulai beraktivitas serta malam hari sebelum tidur. Gunakan juga metode double cleansing untuk dapat memastikan wajah Anda benar-benar bersih dari adanya kotoran, ya teman Plasthetic.
Baca Juga: Laser Fractional Adalah: Cara Kerja, Manfaat dan Efek Samping
2. Gunakan Pelembab
Gunakan pelembab bebas minyak secara teratur untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan ternutrisi. Gunakanlah produk toner serta serum sebelum menggunakan pelembab. Pastikan Anda memilih dan juga mengaplikasikan produk perawatan kulit sesuai dengan jenis dari kulit wajah serta permasalahan kulit yang ingin Anda atasi.
3. Oleskan Tabir Surya
Selalu lindungi wajah Anda dari paparan sinar matahari dengan menggunakan produk tabir surya. Tabir surya adalah salah satu produk untuk perawatan wajib digunakan. Apalagi jika Anda menyukai kegiatan di luar ruangan.
4. Eksfoliasi Wajah
Langkah umum yang tak juga kalah penting dalam perawatan wajah merupakan eksfoliasi untuk dapat mengangkat sel kulit mati. Sel-sel kulit yang terakumulasi bercampur dengan bakteri, yang dapat menyebabkan stretch mark yang cukup mengganggu.
Eksfoliasi pada wajah ini sebaiknya dilakukan seminggu sekali dengan menggunakan produk eksfoliasi yang sudah sesuai dengan jenis kulit Anda, ya teman Plasthetic.
5. Memakai Pakaian Longgar
Pakaian yang ketat dapat menimbulkan gesekan dan menghambat aliran udara ke kulit, sehingga membuatnya lembab dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur pada kulit.
Maka dari itu, pilihlah pakaian yang longgar agar sirkulasi udara dapat masuk ke dalam kulit dengan lancar dan mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri.
6. Mengurangi Konsumsi Karbohidrat
Kemudian, kamu juga perlu mengurangi konsumsi makanan yang mengandung tinggi karbohidrat untuk mencegah fungal acne dan bruntusan. Hal ini dikarenakan jamur penyebab fungal acne dapat berkembangbiak dari asupan karbohidrat dan gula yang tinggi.
Oleh karena itu, kamu perlu menyeimbangkan pola makan sehari-hari dengan konsumsi makanan kaya akan vitamin seperti buah, sayur, daging-dagingan rendah lemak.
7. Jaga Kebersihan Handphone dan Aksesori Wajah
Handphone dan aksesori wajah seperti kacamata atau masker dapat menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan bruntusan atau fungal acne. Untuk itu, pastikan untuk rutin membersihkan handphone dan aksesori yang sering bersentuhan dengan wajah Anda.
Gunakan tisu antibakteri atau kain lembut yang dibasahi dengan cairan pembersih untuk menjaga kebersihan barang-barang tersebut, mengurangi risiko transfer kuman ke kulit Anda.
Rekomendasi Perawatan Menghilangkan Bruntusan dan Fungal Acne pada Kulit dari Plasthetic
Berikut ini adalah berbagai perawatan menghilangkan bruntusan dan fungal acne pada area kulit di Plasthetic Clinic, simak sampai habis ya!
1. Acne Facial
Acne facial dapat berfungsi untuk mengurangi dan membersihkan kulit pada wajah yang berjerawat melalui eksfoliasi dengan menggunakan IPL untuk memberikan kulit yang lebih bersih serta nyaman.
2. Microbubble Exfoliation
Microbubble exfoliation memiliki fungsi untuk dapat mengeksfoliasi, melembabkan dan mencerahkan kulit pada wajah. Perawatan microbubble exfoliation ini dapat membantu Anda untuk meningkatkan pertumbuhan kolagen dan menghasilkan kulit yang lebih halus dan sehat.
Baca Juga: 6 Pantangan Wajah Berjerawat yang Perlu Diperhatikan
3. Instant Detox
Instant Detox adalah suatu perawatan yang bertujuan untuk melembabkan, membersihkan serta mencerahkan kulit wajah secara instan dalam waktu sesingkat mungkin namun dengan hasil yang maksimal. Nah, itu dia ulasan mengenai perbedaan bruntusan dan fungal acne yang harus dipahami. Ambil langkah-langkah untuk mencegah hal ini dengan benar dan aman serta menjaga kulit Anda tetap sehat serta ternutrisi dengan baik.
Selanjutnya, jika fungal acne dan juga bruntusan tersebut tidak membaik, segeralah konsultasikan permasalahan ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Anda dapat melakukan perawatan yang tepat di Plasthetic Clinic. Yuk, segera kunjungi Plasthetic Clinic sekarang juga!
Di Review Oleh:
