AHA BHA PHA Boleh Dicampur Dengan 5 Bahan Ini

aha bha pha boleh dicampur dengan

AHA BHA PHA Boleh Dicampur Dengan 5 Bahan Ini

08/08/2025

Di Tinjau oleh Dokter

Penggunaan AHA, BHA, dan PHA dalam produk perawatan kulit semakin marak. Pasalnya, ketiga jenis asam ini dikenal efektif dalam mengatasi berbagai masalah kulit. Namun, banyak yang penasaran apakah penggunaan AHA BHA PHA boleh dicampur dengan bahan skincare lainnya dalam rangka mendapatkan hasil yang lebih optimal atau justru menimbulkan efek samping. 

Dalam artikel Plasthetic Clinic berikut ini, kami akan membantu Anda untuk mengulas manfaat dari AHA, BHA, dan PHA, serta memberikan rekomendasi bahan-bahan yang aman untuk dipadukan guna meningkatkan efektivitas perawatan kulit. Penasaran? Yuk, langsung saja simak informasi selengkapnya hingga tuntas!

Baca Juga: 13 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat Secara Cepat dan Tepat

Manfaat AHA, BHA, PHA

AHA, BHA, dan PHA merupakan kelompok asam yang sering ditemukan dalam produk skincare, terutama untuk eksfoliasi. Masing-masing memiliki cara kerja dan manfaat tersendiri bagi kulit, terutama dalam mengatasi masalah seperti jerawat, kulit kusam, atau tanda penuaan dini. 

Namun, penting untuk memahami perbedaan dan manfaat spesifik dari ketiganya sebelum mencampur dengan bahan lain. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan dan manfaat dari AHA, BHA, dan PHA yang perlu Anda pahami terlebih dahulu. 

1. Manfaat AHA

AHA adalah singkatan dari Alpha Hydroxy Acid atau dalam bahasa Indonesia disebut asam alfa hidroksi. Sederhananya, AHA merupakan kelompok asam alami yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Asam-asam ini larut dalam air dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit.

Beberapa contoh AHA yang sering ditemukan dalam produk skincare adalah asam sitrat (dari jeruk), asam glikolat (dari tebu), asam laktat (dari karbohidrat), dan asam tartarat (dari anggur). Di antara berbagai jenis AHA, asam laktat dan asam glikolat menjadi favorit karena sifatnya yang lembut dan jarang menyebabkan iritasi pada kulit. 

AHA sendiri memiliki peran yang cukup penting dalam menjaga kesehatan kulit. Manfaat dari kandungan AHA pun sangat beragam, berikut di antaranya:

  • Menghilangkan bekas jerawat yang membandel
  • Mencegah munculnya jerawat baru
  • Mengontrol produksi minyak berlebih penyebab jerawat
  • Membersihkan pori-pori yang tersumbat
  • Meratakan warna kulit yang tidak merata
  • Meregenerasi sel kulit baru
  • Menghaluskan tekstur kulit
  • Mencegah proses penuaan

Untuk mendapatkan manfaat dari kandungan AHA, direkomendasikan untuk menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung AHA dengan konsentrasi di bawah 10%.

2. Manfaat BHA

Berbeda dengan AHA yang larut dalam air, BHA (Beta Hydroxy Acid), atau yang dalam bahasa Indonesia disebut asam beta hidroksi, merupakan asam larut lemak yang umumnya berasal dari tumbuhan seperti pohon willow, kayu manis, atau daun wintergreen. 

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh kandungan BHA adalah kemampuannya dalam melawan bakteri yang menyebabkan jerawat. Namun, dibalik itu, BHA juga memiliki segudang manfaat lain untuk kesehatan kulit, berikut di antaranya. 

  • Mengontrol produksi minyak berlebih
  • Meregenerasi sel kulit baru
  • Mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit wajah
  • Mencegah terbentuknya komedo
  • Mengurangi kemerahan pada wajah

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, BHA dikenal luas sebagai solusi efektif untuk mengatasi permasalahan jerawat. Untuk hasil yang optimal, disarankan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung BHA dengan konsentrasi antara 0,5% hingga 5%. Sebab, penggunaan produk dengan konsentrasi BHA di atas 5% berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit.

Baca Juga: 9 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Penyebabnya

3. Manfaat PHA

Polyhydroxy Acid atau PHA merupakan turunan dari AHA yang memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan kulit. Namun, PHA memiliki ukuran molekul yang lebih besar dibandingkan AHA, sehingga dinilai lebih lembut dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Berikut adalah beberapa manfaat dari PHA yang dapat Anda ketahui:

  • Menghilangkan sel kulit mati yang menumpuk
  • Membuat kulit tampak lebih cerah merata
  • Meningkatkan elastisitas kulit
  • Memperlambat proses penuaan kulit

PHA merupakan jenis asam yang sangat lembut dan aman digunakan pada kulit, bahkan untuk kulit sensitif sekalipun. Berbeda dengan AHA dan BHA yang dapat menyebabkan iritasi pada beberapa orang, PHA memiliki tingkat keamanan yang lebih baik. 

Adapun beberapa jenis PHA yang umum ditemukan dalam produk skincare antara lain galactose, lactobionic acid, dan gluconolactone. Gluconolactone dinilai menjadi jenis PHA yang paling populer di antara ketiganya.

Bahan yang Boleh Dicampur dengan AHA, BHA, PHA

Setelah memahami manfaat dari AHA, BHA, dan PHA, langkah berikutnya adalah mengetahui bahan apa saja yang aman untuk digunakan bersamaan dengan ketiga bahan tersebut. Pasalnya, mencampur bahan yang salah bisa menyebabkan iritasi atau reaksi yang tidak diinginkan pada kulit. Namun, ada beberapa bahan yang justru bekerja sinergis saat dikombinasikan dengan asam-asam ini. 

Berikut adalah penjelasan mengenai AHA BHA PHA boleh dicampur dengan bahan apa saja. 

1. Hyaluronic Acid

Hyaluronic acid dan AHA, BHA, maupun PHA adalah kombinasi yang sempurna untuk perawatan kulit. Hyaluronic acid akan menjaga kelembapan kulit, sementara AHA, BHA, atau PHA akan mengangkat sel kulit mati dan menyamarkan noda bekas jerawat. Kombinasi ini sangat aman digunakan dan akan memberikan hasil yang maksimal, yaitu kulit yang bersih, cerah, dan sehat.

2. Ceramide

Ceramide adalah komponen yang penting dalam lapisan terluar kulit kita dalam menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari iritasi. Selain itu, ceramide juga berperan dalam menjaga kelembapan, elastisitas kulit, dan mencegah penuaan dini. 

Kabar baiknya, ceramide dapat dikombinasikan dengan eksfolian seperti AHA, BHA, atau PHA. Kombinasi ini sangat efektif karena eksfolian akan mengangkat sel kulit mati, sehingga ceramide dapat lebih mudah menembus kulit dan bekerja secara optimal dalam memperbaiki skin barrier.

3. Gliserin

Gliserin, atau gliserol, merupakan humektan alami yang berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit. Bahan ini bekerja dengan cara menarik molekul air dari udara sekitar dan menguncinya di lapisan kulit epidermis. 

Ketika digunakan bersamaan dengan AHA, BHA, atau PHA, gliserin membantu melindungi kulit dari kekeringan yang sering kali disebabkan oleh proses eksfoliasi. Kombinasi ini menghasilkan kulit yang bersih, cerah, dan terhidrasi dengan optimal.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Milia dan Syringoma: Penyebab dan Cara Mengatasinya

4. Petrolatum

Petrolatum adalah bahan pelembap alami yang membentuk lapisan pelindung pada kulit. Ketika dikombinasikan dengan AHA, BHA, dan PHA yang bersifat eksfoliasi, petrolatum berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit. 

Eksfoliasi menggunakan AHA, BHA, atau PHA dapat membuat kulit kering, namun petrolatum membantu mencegah iritasi dengan menciptakan penghalang alami. Selain itu, petrolatum juga membantu meningkatkan efektivitas AHA, BHA, dan PHA dengan menjaga skin barrier agar tetap sehat sehingga kandungan aktif dalam produk lebih mudah meresap.

5. Panthenol

Panthenol, atau pro-vitamin B5, merupakan senyawa alami yang banyak ditemukan dalam makanan seperti telur, daging, dan susu. Dikenal sebagai humektan dan emolien yang efektif, panthenol mampu menarik dan mengunci kelembapan pada kulit. 

Dengan demikian, kulit akan terasa lebih lembap, kenyal, dan sehat. Sifatnya yang lembut membuat panthenol cocok digunakan untuk kulit sensitif dan dapat dikombinasikan dengan eksfolian seperti AHA, BHA, atau PHA tanpa menimbulkan iritasi.

Banner Plasthetic Aesthetic

Rekomendasi Perawatan Kulit di Plasthetic Clinic

Bagi Anda yang ingin mendapatkan hasil optimal dari penggunaan AHA, BHA, dan PHA, Plasthetic Clinic menyediakan berbagai perawatan kulit yang dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit dan penampilan kulit Anda. Berikut adalah beberapa rekomendasi perawatan di Plasthetic Clinic yang bisa Anda pertumbangkan. 

1. Facial

Facial adalah perawatan kulit yang bertujuan untuk membersihkan, melembapkan, dan menutrisi kulit secara mendalam. Di Plasthetic Clinic, perawatan Facial dilakukan dengan langkah-langkah yang teliti, seperti pembersihan, eksfoliasi, ekstraksi, hingga pemberian masker khusus sesuai dengan kebutuhan kulit. 

Perawatan Facial ini dapat membantu menghilangkan kotoran dan minyak berlebih yang menyumbat pori-pori, mengangkat sel kulit mati, dan meningkatkan sirkulasi darah. Hasilnya, kulit akan terlihat lebih segar, lembut, dan bercahaya setelah perawatan. 

2. Microbubble Exfoliation

Microbubble Exfoliation adalah teknik eksfoliasi modern yang menggunakan gelembung mikro untuk membersihkan pori-pori secara mendalam dan mengangkat sel kulit mati tanpa menyebabkan iritasi.

Gelembung mikro tersebut bekerja dengan sangat lembut di permukaan kulit, membantu memperbaiki tekstur dan mencerahkan kulit yang kusam. Selain itu, perawatan ini juga meningkatkan hidrasi kulit, menjaga kelembapan, dan membuat kulit tampak lebih bersih dan bercahaya.

3. Laser Rejuvenation

Laser Rejuvenation adalah perawatan menggunakan teknologi laser yang dirancang untuk meremajakan kulit dan mengatasi berbagai masalah kulit seperti garis halus, hiperpigmentasi, dan bekas jerawat. Laser ini bekerja dengan merangsang produksi kolagen di lapisan dalam kulit, yang membantu memperbaiki tekstur kulit, mengencangkan, dan mengurangi tanda-tanda penuaan. 

AHA, BHA, dan PHA adalah bahan eksfoliasi yang sangat bermanfaat dalam perawatan kulit. Namun, penting untuk memahami cara penggunaannya dan kombinasi bahan yang tepat guna mendapatkan hasil yang optimal tanpa merusak kulit. 

Dengan mencampur bahan-bahan seperti xxx, Anda dapat meningkatkan manfaat dari eksfoliasi sambil menjaga kelembapan dan kesehatan kulit. Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan perawatan kulit di Plasthetic Cinic, seperti Facial, Microbubble Exfoliation, dan Laser Rejuvenation, untuk mendapatkan kulit wajah yang lebih sehat dan bercahaya. 

Sebelumnya, pastikan Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter estetika kami di sini agar mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit yang Anda miliki dan terhindar dari risiko dan efek samping yang tidak Anda inginkan. 

Semoga, informasi mengenai AHA BHA PHA boleh dicampur dengan bahan skincare lainnya di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!

Ditinjau oleh: dr. Mardhatillah

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

efek samping laser wajah flek hitam

Efek Samping Laser Wajah Flek Hitam yang Perlu Anda Ketahui

Read More
profhilo adalah

Profhilo Adalah: Definisi, Manfaat dan Bedanya dengan Skin Booster

Read More
arm-lift-brachioplasty

Arm Lift Brachioplasty: Pengertian, Prosedur, dan Efek Sampingnya

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!