Area bawah mata sering kali menjadi bagian wajah yang paling cepat menunjukkan tanda kelelahan dan penuaan. Kantung mata yang tampak menonjol bisa membuat wajah terlihat lebih tua, lesu, bahkan kurang segar meski kondisi tubuh sebenarnya sehat.
Karena itulah, banyak orang mulai mencari solusi estetika yang efektif, salah satunya melalui filler kantung mata yang kini semakin populer sebagai prosedur peremajaan area mata tanpa prosedur yang invasif. Namun, apakah filler kantung mata aman? Simak informasinya berikut ini!
Table of Contents
ToggleApakah Filler Kantung Mata Aman?
Kantung mata memang tidak selalu berbahaya, tetapi sering kali mengganggu penampilan dan membuat wajah terlihat lelah.
Kondisi satu ini sebenarnya bisa ditangani sementara secara mandiri melalui kompres dingin, tidur cukup, serta asupan nutrisi kaya kalium. Namun, jika Anda menginginkan hasil signifikan, prosedur medis seperti dermal filler adalah solusinya.
Dengan menyuntikkan zat seperti asam hialuronat ke area yang cekung, kulit akan tampak lebih kencang dan berisi secara instan. Hasil ini umumnya bertahan antara 6 bulan hingga 2 tahun, tergantung pada jenis bahan yang digunakan dan kondisi metabolisme kulit masing-masing pasien.
Sejatinya, prosedur ini relatif aman selama dilakukan oleh tenaga medis profesional yang bersertifikat. Meski demikian, risiko seperti kemerahan, bengkak, atau memar tetap ada sebagai reaksi alami tubuh terhadap suntikan.
Risiko yang lebih serius seperti infeksi atau jaringan parut dapat diminimalisir dengan sterilisasi yang tepat. Oleh karena itu, konsultasi mendalam dengan dokter sangat krusial untuk memastikan bahwa kondisi kulit Anda memang ideal untuk menjalani tindakan filler ini.
Baca Juga: Filler Calcium Hydroxylapatite: Manfaat, Cara Kerja
4 Jenis Filler Kantung Mata
Jenis filler memiliki karakteristik, daya tahan, dan mekanisme kerja yang berbeda. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi area bawah mata dan dilakukan berdasarkan evaluasi dokter.
- Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid): Membantu menambah volume pada area bawah mata yang cekung dan bersifat sementara.
- Kalsium Hidroksilapatit (Calcium Hydroxylapatite): Memiliki tekstur lebih padat dan memberikan efek volumisasi, tetapi penggunaannya di area bawah mata perlu dipertimbangkan secara khusus.
- Asam Poli-L-Laktat (Poly-L-Lactic Acid): Bekerja dengan merangsang pembentukan kolagen secara bertahap untuk membantu memperbaiki volume kulit.
- Polimetilmetakrilat (Polymethylmethacrylate/PMMA): Memiliki sifat lebih permanen dibandingkan filler yang dapat diserap tubuh sehingga penggunaannya membutuhkan pertimbangan medis yang lebih ketat.
Baca Juga: Kenali Penyebab Kantung Mata Menjadi Kendur dan Kehitaman
Masalah Bawah Mata yang Dapat Dibantu dengan Filler
Area di sekitar mata termasuk bagian wajah yang paling mudah memperlihatkan perubahan seiring bertambahnya usia.
Struktur kulitnya yang lebih tipis serta pergerakan otot yang cukup aktif membuat perubahan kecil pun bisa tampak jelas.
Selain membantu menyamarkan kantung mata, tindakan ini juga dapat mendukung perbaikan beberapa kondisi umum lain di sekitar mata:
1. Kantung Mata Terlihat Menonjol
Kantung mata yang menonjol dapat berkaitan dengan penumpukan lemak, perubahan posisi jaringan, atau cekungan di area bawah mata.
Pada kondisi tertentu, suntik filler dapat membantu mengatasi kantung mata yang tampak semakin jelas akibat perbedaan volume di sekitar mata.
Filler bekerja dengan menambah volume pada area yang cekung sehingga transisi antara bawah mata dan pipi terlihat lebih rata. Namun, suntik filler tidak menghilangkan lemak secara langsung dan hasilnya tidak bersifat permanen.
2. Mata Cekung atau Hollow
Mata cekung dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, pertambahan usia, atau berkurangnya volume jaringan. Kondisi ini membuat area bawah mata tampak lebih dalam dan wajah terlihat lelah.
Melalui suntik filler, dokter dapat menambah volume pada area yang mengalami kekurangan volume sehingga kontur bawah mata terlihat lebih seimbang. Filler bekerja terutama melalui efek volumisasi, bukan dengan merangsang produksi kolagen secara langsung.
Baca Juga: Pahami 5 Pantangan Setelah Filler Kantung Mata
3. Bayangan Gelap di Bawah Mata
Lingkaran hitam tidak selalu disebabkan oleh pigmentasi. Pada sebagian orang, cekungan di bawah mata dapat menciptakan bayangan yang membuat area tersebut terlihat lebih gelap.
Suntik filler dapat membantu menyamarkan bayangan tersebut dengan menambah volume pada area yang cekung dan membuat permukaan bawah mata terlihat lebih rata.
Namun, filler tidak mengubah pigmentasi kulit secara langsung sehingga hasilnya bergantung pada penyebab lingkaran hitam.
4. Tampilan Mata Terlihat Lelah
Kehilangan volume dan perubahan kontur di sekitar mata dapat membuat wajah terlihat lebih lelah. Dengan menambah volume pada area yang cekung, suntik filler dapat membantu membuat transisi antara kelopak bawah dan pipi tampak lebih halus.
Hasilnya dapat membuat area bawah mata terlihat lebih segar dan proporsional. Filler tidak memberikan hasil permanen, sehingga dokter perlu mengevaluasi kondisi pasien untuk menentukan jenis, jumlah, dan teknik penyuntikan yang sesuai.
Prosedur Filler Kantung Mata Secara Umum
Meskipun terlihat sederhana, prosedur filler kantung mata memerlukan ketelitian tinggi karena area ini memiliki banyak pembuluh darah dan struktur penting.
Oleh sebab itu, tindakan selalu diawali dengan pemeriksaan menyeluruh agar hasilnya aman sekaligus sesuai dengan karakter wajah pasien.
Prosesnya tergolong cepat, biasanya hanya memakan waktu 20–40 menit, namun tetap membutuhkan keahlian dokter agar distribusi filler merata dan tidak menimbulkan komplikasi.
1. Konsultasi dan Analisis Area Mata
Tahap awal dimulai dengan sesi konsultasi untuk memahami keluhan utama pasien, riwayat kesehatan, serta ekspektasi hasil.
Dokter akan menganalisis ketebalan kulit, struktur tulang wajah, hingga kondisi kantung mata apakah disebabkan oleh lemak, cekungan, atau kombinasi keduanya.
Pada tahap ini juga ditentukan jenis filler, jumlah yang dibutuhkan, serta teknik penyuntikan yang paling sesuai agar hasilnya natural dan tidak berlebihan.
2. Proses Penyuntikan Filler
Sebelum penyuntikan, area bawah mata akan dibersihkan dan biasanya diberikan krim anestesi topikal untuk meminimalkan rasa tidak nyaman. Dokter kemudian menyuntikkan filler menggunakan jarum halus atau kanula khusus dengan teknik bertahap.
Penyuntikan dilakukan secara perlahan sambil terus mengevaluasi bentuk dan keseimbangan kedua sisi wajah. Pasien umumnya hanya merasakan sedikit tekanan atau sensasi tertarik ringan selama prosedur berlangsung.
3. Evaluasi Hasil Setelah Tindakan
Setelah filler disuntikkan, dokter akan melakukan pengecekan ulang untuk memastikan hasil simetris dan tidak ada penumpukan bahan di satu titik.
Area yang telah diisi biasanya dipijat ringan agar filler menyebar merata. Pasien juga akan diberikan instruksi perawatan pasca tindakan, seperti menghindari tekanan berlebihan di area mata, tidak berolahraga berat selama beberapa hari, serta mengompres dingin bila terjadi pembengkakan ringan.
Hasil awal biasanya langsung terlihat, namun bentuk akhir akan semakin natural setelah beberapa hari ketika bengkak sudah mereda.
Baca Juga: Berapa Biaya Menghilangkan Kantung Mata? Faktor dan Alternatif Terbaiknya
Efek Samping Setelah Filler Kantung Mata
Sebagian besar efek samping filler kantung mata tergolong ringan dan bersifat sementara. Beberapa di antaranya meliputi:
- Kemerahan
- Bengkak di area mata
- Titik merah kecil di tempat suntikan
- Memar
Jika filler disuntikkan terlalu dekat dengan permukaan kulit, area tersebut bisa tampak kebiruan atau bengkak. Kondisi ini dikenal sebagai efek Tyndall.
Cara paling efektif untuk mencegah efek samping serius adalah dengan memilih klinik serta dokter kulit atau dokter estetika yang bersertifikat dan berpengalaman dalam prosedur filler kantung mata. Praktisi yang kurang terlatih berisiko menyebabkan komplikasi seperti penyuntikan tidak merata atau mengenai pembuluh darah.
Efek samping serius yang jarang namun mungkin terjadi meliputi:
- Hasil tidak simetris
- Benjolan kecil di bawah kulit
- Kelumpuhan saraf
- Jaringan parut
- Gangguan penglihatan hingga kebutaan
Karena itu, pemilihan tenaga medis profesional menjadi faktor paling penting dalam tindakan estetika ini.
Baca Juga: 13 Cara Menghilangkan Lemak Pipi dan Penyebabnya
Wujudkan Tampilan Wajah Lebih Segar dengan Treatment Filler di Plasthetic Clinic!
Jika kamu berencana menjalani Treatment Filler, penting untuk memilih klinik dengan tenaga medis yang berpengalaman. Plasthetic Clinic menyediakan layanan filler yang ditangani langsung oleh dokter profesional dengan penggunaan produk berkualitas. Setiap prosedur disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan wajah pasien agar hasilnya tetap alami serta seimbang.
Selain treatment filler, Plasthetic juga dikenal sebagai klinik operasi kantung mata. Kamu juga bisa dengan mudah mengakses layanan yang tersedia di Plasthetic Clinic melalui berbagai lokasi strategis seperti Bendungan Hilir, Alam Sutera, dan Pantai Indah Kapuk, sehingga perawatan menjadi lebih praktis tanpa harus bepergian jauh.
Semoga, informasi mengenai filler kantung mata di atas bisa bermanfaat untuk Anda!
Plasthetic Clinic, Enhance Quality of Life!
Ditinjau oleh: Tim Plasthetic Clinic
Sumber:
https://www.alodokter.com/komunitas/topic/apa-sajakah-bahaya-dari-suntik-filler-pada-kantung-mata-
https://www.halodoc.com/artikel/4-jenis-filler-kantung-mata-dan-efek-samping-yang-mungkin-terjadi?srsltid=AfmBOooCI4kaTd3jZVYg10gDbAgoCds03k6vlfMP0Gmz1E95bgpp_skz
