5 Perbedaan Laser Keloid dan Keloid Injection

perbedaan laser keloid dan keloid injection

5 Perbedaan Laser Keloid dan Keloid Injection

10/03/2025

Di Tinjau oleh Dokter

Apakah Anda memiliki keloid dan sedang mencari informasi mengenai perbedaan laser keloid dan keloid injection? Anda berada di artikel yang tepat! 

Keloid menjadi salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh banyak individu, terutama bagi mereka yang pernah mengalami cedera atau operasi. Keloid sendiri merupakan jaringan parut yang tumbuh berlebihan dan melampaui batas luka aslinya, sehingga dapat mengganggu penampilan dan bahkan menyebabkan rasa tidak nyaman. 

Untungnya, ada beberapa metode perawatan untuk menghilangkan keloid, di antaranya adalah laser keloid dan keloid injection. Meskipun keduanya bertujuan untuk mengurangi ukuran dan penampilan keloid, masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda. Lalu, apa saja perbedaan di antara keduanya? Mari kita bahas lebih lanjut!

Baca Juga: 13 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat Secara Cepat dan Tepat

Perbedaan Laser Keloid dan Keloid Injection

Baik laser keloid maupun keloid injection merupakan dua metode yang umum digunakan dalam perawatan keloid. Namun, keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam hal proses, manfaat, dan hasil yang diharapkan. Untuk memahami lebih dalam, berikut adalah beberapa perbedaan laser keloid dan keloid injection yang perlu Anda ketahui.

1. Cara Kerja

Kedua metode ini memiliki cara kerja yang berbeda namun sama-sama efektif dalam mengatasi keloid. Suntikan kortikosteroid bekerja dengan cara meredakan peradangan dan menghentikan pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan pada keloid. Zat aktif dalam suntikan akan meresap ke dalam jaringan keloid dan memecah kolagen yang menumpuk. 

Sementara itu, terapi laser menggunakan energi cahaya untuk menghancurkan jaringan keloid yang abnormal dan merangsang pembentukan kulit baru yang lebih sehat. 

Singkatnya, suntikan kortikosteroid atau keloid injection bekerja dari dalam untuk mengurangi peradangan, sedangkan laser bekerja dari luar untuk memecah jaringan keloid. 

2. Frekuensi Perawatan

Laser keloid biasanya memerlukan beberapa sesi untuk mencapai hasil yang maksimal. Sesi perawatan dapat dilakukan dengan jarak beberapa minggu tergantung dari respon kulit terhadap laser. 

Sebaliknya, keloid injection umumnya diberikan dalam beberapa kali suntikan dengan interval waktu yang lebih teratur, seperti setiap beberapa minggu sekali hingga keloid mengecil.

3. Efek Samping

Baik terapi laser maupun suntikan kortikosteroid untuk keloid memiliki potensi efek samping yang perlu diperhatikan. Terapi laser dapat menyebabkan perubahan warna kulit di area yang dirawat, munculnya bekas luka baru, atau bahkan infeksi. 

Sementara itu, suntikan kortikosteroid dapat menimbulkan pembengkakan, rasa nyeri, perubahan warna kulit di sekitar bekas suntikan, penipisan kulit, dan ekimosis atau pecahnya pembuluh darah dalam kulit. 

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa tingkat keparahan dan jenis efek samping dapat bervariasi pada setiap individu. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar terhindar dari risiko dan efek samping. 

Baca Juga: 9 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Penyebabnya

4. Waktu Pemulihan

Perbedaan lain yang cukup signifikan adalah waktu pemulihan. Setelah menjalani laser keloid, biasanya pasien membutuhkan waktu hingga dua minggu untuk pulih, tergantung pada ukuran dan lokasi keloid. Sedangkan, setelah keloid injection, waktu pemulihan relatif lebih singkat karena prosedurnya yang minim invasif, umumnya satu minggu hingga dua minggu. 

5. Tingkat Efektivitas

Perbedaan laser keloid dan keloid injection selanjutnya terletak pada tingkat efektivitas kedua perawatan ini. Laser keloid sering kali digunakan untuk keloid yang sudah cukup besar atau resisten terhadap perawatan lain. 

Sementara itu, keloid injection lebih efektif untuk keloid yang lebih kecil dan baru berkembang. Dalam beberapa kasus, kombinasi keduanya dapat memberikan hasil yang optimal.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Milia dan Syringoma: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab Munculnya Keloid

Sebelum menentukan metode perawatan yang tepat, penting untuk memahami penyebab munculnya keloid. Meskipun keloid sering kali terjadi setelah cedera, ada beberapa faktor lainnya yang juga dapat memicu pertumbuhan jaringan parut berlebihan ini, berikut di antaranya. 

  • Genetika
  • Pernah menjalani prosedur bedah
  • Bekas luka akibat jerawat dan cacar air
  • Luka akibat terbakar
  • Memiliki tindikan di telinga atau badan
  • Memiliki tato
  • Luka gigitan serangga
  • Pernah divaksinasi

Rekomendasi Perawatan Lain untuk Menghilangkan Keloid di Plasthetic Clinic

Banner Plasthetic Aesthetic

Apabila Anda memiliki keloid dan sedang mempertimbangkan untuk menghilangkannya, Anda bisa mengunjungi Plasthetic Clinic terdekat di kota Anda. Pasalnya, Plasthetic Clinic menyediakan beberapa perawatan yang dapat membantu mengurangi atau menghilangkan keloid, berikut di antaranya. 

1. Keloid Injection

Keloid Injection adalah salah satu metode perawatan yang efektif untuk mengatasi keloid. Prosedur ini melibatkan penyuntikan obat, seperti kortikosteroid, langsung ke jaringan keloid.

Perawatan ini bertujuan untuk mengurangi peradangan, menghambat pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan, serta membantu meratakan keloid secara bertahap. Keloid injection biasanya memerlukan beberapa kali sesi untuk mendapatkan hasil yang optimal, dan efek sampingnya minimal. Metode ini sangat cocok untuk keloid yang kecil atau baru berkembang.

2. Eksisi 

Eksisi merupakan prosedur bedah di mana keloid diangkat sepenuhnya. Metode ini biasanya direkomendasikan untuk keloid yang berukuran besar atau tidak merespons perawatan non-invasif lainnya. 

Setelah eksisi, dokter mungkin akan merekomendasikan terapi tambahan, seperti keloid injection atau terapi radiasi, untuk mencegah keloid tumbuh kembali. Meskipun eksisi efektif dalam menghilangkan keloid, ada kemungkinan keloid muncul kembali, sehingga tindak lanjut perawatan sangat penting.

3. Laser Keloid

Laser Keloid merupakan prosedur medis yang efektif untuk mengatasi pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan atau keloid. Laser keloid bekerja dengan mengurangi ukuran, kemerahan, dan ketidakrataan pada jaringan parut tersebut, sehingga memberikan tampilan kulit yang lebih halus dan alami.

Setelah memahami perbedaan antara laser keloid dan keloid injection, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan metode mana yang paling sesuai dengan kondisi kulit dan jenis keloid Anda. Keduanya memiliki manfaat dan cara kerja yang berbeda, sehingga pilihan perawatan perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu. 

Di Plasthetic Clinic, Anda dapat menemukan berbagai metode perawatan keloid yang dilakukan oleh para profesional dengan teknologi canggih. Jika Anda sedang mencari solusi untuk keloid, pertimbangkanlah untuk mencoba salah satu prosedur di Plasthetic Clinic dan rasakan hasilnya secara langsung.

Namun, sebelumnya Anda harus melakukan konsultasi terlebih dahulu agar terhindar dari risiko dan efek samping yang tentunya tidak Anda inginkan. Untuk melakukan konsultasi secara mudah, Anda bisa langsung menghubungi tim kami di sini. 

Semoga informasi mengenai perbedaan laser keloid dan keloid injection di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Plasthetic Clinic, Enhance Your Quality Of Life!

Ditinjau oleh: dr. Nadya Arini Puspasari

web banner disclaimer

SHARE THIS ARTICLE IN:

Plasthetic Clinic Logo New-01 (3) (2)

Recent Articles

cara menghilangkan keringat berlebih di ketiak

6 Cara Menghilangkan Keringat Berlebih di Ketiak

Read More
bahaya polusi udara untuk kulit wajah

Bahaya Polusi Udara untuk Kulit Wajah dan Cara Mengatasinya

Read More
cara mengatasi gigi keropos

11 Cara Mengatasi Gigi Keropos dengan Mudah dan Tepat

Read More

We Prioritize our Customers

Dapatkan perawatan dan prosedur terbaik hanya di Plasthetic Clinic!